@niama00j: #fyppp #bojackhorseman #noflop

holi
holi
Open In TikTok:
Region: ES
Thursday 14 May 2026 14:29:23 GMT
211621
48783
85
2556

Music

Download

Comments

alexisleroyy
Alexissleroy :
If you pay attention bojack hits so hard
2026-06-16 23:39:42
791
null.2211
✞ RTJLU :
Mine can be fix I just need more money 😣
2026-07-03 15:50:24
0
fckw_hope1
hope🌀🫐 :
I was so depressed watching this show I wish I would’ve watched it at a happier time
2026-06-20 10:50:16
72
allthingzmiah
allthingzmiah :
live,laugh,love bojack.
2026-06-26 16:04:35
0
user1pw3m66niv
Marceline :
This really stuck w me
2026-06-19 14:10:29
31
rainbowasf00
jen :
I really miss watching this
2026-06-20 02:20:50
10
_nylaarenaee
nylaa💋 :
My fav show
2026-06-22 15:46:49
5
._nomeconocees._
. :
préstame el HDMI que me voy a proyectar
2026-05-20 08:11:07
82
siennadacherry
𝒮🐞 :
i miss watching bojack for the first time
2026-06-21 07:41:18
3
hattimawer
h xx :
2026-06-13 22:37:35
14
soicen
DOÑA CHAVE :
Justo en el momento correcto
2026-06-02 16:52:14
13
supersswagalistic
❦𝒋𝒖𝒍𝒚𝒅𝒆𝒆𝒛 :
i loved her
2026-06-18 19:22:36
9
pinksparkleclouds
☾⋆⁺₊⋆ 𝒂𝒍𝒍𝒚 ⋆₊⁺⋆☾ :
i watched this show once & never again
2026-06-20 02:18:46
6
synedoches
￴￴ ￴￴￴￴ ￴￴ ￴￴ ￴￴￴￴￴￴￴ ￴￴￴ :
Underrated episode
2026-06-17 04:56:25
7
To see more videos from user @niama00j, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Sumbu pendek pada nyala, nuduh seolah-olah Presiden pakai uang rakyat buat ibadah pribadinya. Tolong pakai akal sehat dan stop telan mentah-mentah framing murahan ini! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada posisi beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, urusan kurban personal ya pakai uang pribadi. Tapi, 1.098 sapi ini statusnya adalah Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah sangat jelas: Bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini murni program resmi negara yang dimandatkan melalui jabatan Presiden. Sapi-sapi ini tidak lari ke Istana, bukan buat keluarga Presiden, dan apalagi buat pesta pejabat. Sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas! Kalian mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai warga negara memang berhak dan wajib mengawasi. Tapi awasi apanya? Awasi penyalurannya! Apakah transparan? Apakah tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar butuh? Itu baru namanya kritik yang sehat dan berbobot. Tapi kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah "Prabowo beramal pribadi pakai uang rakyat", itu bukan kritik, bos. Itu murni penggiringan opini yang licik. Beda pilihan politik itu sah. Nggak suka sama tokoh tertentu itu hak kalian. Tapi jangan sampai kebencian buta bikin kalian memfitnah dan menolak mentah-mentah bantuan yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanFraming #BantuanRakyat #NetizenCerdas #IndonesiaMaju

About