@fox_theonlyrc_1:

RC_ABSIMA_1_🇩🇪
RC_ABSIMA_1_🇩🇪
Open In TikTok:
Region: DE
Thursday 14 May 2026 21:02:22 GMT
33515
1255
123
346

Music

Download

Comments

meisgreat5
ネイサン🚲🚘⛩️ :
At least you have more clearance
2026-05-27 09:12:04
1
tommy.saunders.1
Tommy2chein :
I don’t see any problem
2026-05-15 07:05:28
35
memyselfandi0177
Dean :
At least you got a bit more ground clearance now 😂👍
2026-05-15 11:19:49
8
robbie0888
Robbie :
By any chance is it an Arma chassis
2026-05-15 17:56:38
2
desertracingrc
Desert Racing Rc :
check with a lineal if its straight? it might have a slight bend...
2026-05-17 09:10:54
1
sorken.s
Sorken.s :
Im Not an rc expert but i think somthing is wrong
2026-05-15 13:00:03
0
dermojuju
Dermo :
Kapout 😅😂
2026-06-06 17:24:01
0
kaiwendt
KaWe :
Eine 🍌 🤣
2026-05-23 01:56:52
1
rc_crawler_passau
rc_bobby :
😂😂😂😂
2026-06-01 00:16:01
0
joey_rcjourney
Joey_RCjourney :
Iphone 6 feelings
2026-05-15 22:12:53
0
chillghe4
Mặn :
how
2026-05-22 12:17:19
0
dopetechlab
liostyle2 :
feierabend
2026-05-16 11:15:10
1
joel66651
Joel :
2026-05-15 11:01:52
4
team___marvel_
team___marvel_ :
Wen du nen großen Schraubstock hast dan lege Holz auf beiden Seiten von der bodenplatte und dan in den Schraubstock spannen bis sie wieder schön grade ist
2026-05-30 23:16:37
0
su1eymanu
suleyman :
2026-06-08 12:29:10
1
hazwaan.zainudin
hz :
letak minyak gamat elok lah ni, sikit je tu
2026-05-23 12:33:19
1
jnos.horvt4
Janika🤪🚜🏍️ :
2026-05-15 19:11:48
6
aerossi
Flipping RC :
that's why a plastic chassis is better
2026-05-19 04:43:04
0
sonnny10
Dusse :
temu ? 😂😂😂
2026-05-15 16:29:24
1
thercguyuk
RC Guy :
Those new 6 cell lipos kick out some torque😂
2026-05-16 19:00:34
1
allterrain.rc
AllTerrainRC | RC Builds :
Was zum... 😳
2026-05-15 14:38:17
2
lk_rcracing
RcLuki :
ouuuu😅
2026-05-15 10:14:09
3
that.one.b8er
JMRC :
how tf did u do that😂
2026-05-14 21:40:15
4
michaelf054
Got Rocks? RC Adventures :
Ouch !!! 💯💪😎💯
2026-05-16 00:52:53
1
To see more videos from user @fox_theonlyrc_1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Malam itu, hawa dingin menyeruak masuk melalui jendela-jendela yang terbuka, membawa daun-daun gugur berterbangan masuk ke dalam ruangan yang hanya di isi oleh pendar rembulan dari langit malam. Longshen terduduk, matanya menatap kosong ke arah tempat dimana seseorang baru saja meninggalkan dirinya. Sudut matanya kemudian melirik kain merah yang pria itu—Hongye, tinggalkan padanya. Kain merah panjang berbentuk pita bertuliskan 'kemuliaan' di ujungnya. Longshen meraihnya, jari-jarinya menyentuh ujung pita yang bertuliskan 'kemuliaan' yang tertulis dengan benang sutra emas. Air matanya  menetes, meresap ke dalam pita di tangganya meninggalkan bekas tetesan yang kemudian menghilang seolah menyatu dengan kain. Pita merah itu tidak asing. Itu miliknya. “Tutup matamu dengan ini.” “Mengapa?” “Agar kau tidak melihat begitu banyak darah lagi di masa depan.” “Kenapa kau tidak membawaku pergi saja, tempat ini mengerikan. Darah berada di manapun, aku tidak menyukainya.” “Kita berbeda, dan aku tidak bisa membawamu, jika itu terjadi keseimbangan akan rusak.” “Aku tidak mengerti.” “Suatu saat kau akan mengerti dan sebagai gantinya aku memberikan ini padamu, anggap saja ini sebagai bantuanku, ambilah.” Tanpa banyak bicara, anak kecil itu meraih pita merah dari tangan seseorang yang lebih tinggi darinya. “Terimakasih, Gege” Benar, pita itu miliknya. Pita merah yang pernah ia berikan kepada anak kecil yang mengadu padanya tidak menyukai melihat begitu banyak darah di tempatnya. “Jadi itu dirimu, Hongye?” Longshen berucap lirih. Jadi, pria yang sebelumnya mengurung dan menyiksanya adalah seseorang yang sama dengan anak kecil dari Alam bawah? Pria yang juga telah membawakannya noda dosa untuk dirinya. Pria yang selalu berkata mencintainya di setiap tindakannya. Dan pria yang kini telah meninggalkannya bersama nyawa yang berada dalam dirinya. Pria yang juga telah dicintainya. “Aku mencintaimu, sayangku. Sekarang kau bebas, berbahagialah.” Longshen mendengus mengingat perkataan pria itu padanya sebelum menghilang karena kematian. Bagaimana bisa pria itu berbicara kebahagiaan setelah membawanya pada cinta yang pria itu berikan? “Bodoh!” Bahkan pria itu memilih meninggalkan Longshen, tanpa pernah bertanya bagaimana perasaan Longshen untuknya. Benar-benar pengecut. #hongye #longshen #fallenangel #bl #fiction  — this is just FICTION!
Malam itu, hawa dingin menyeruak masuk melalui jendela-jendela yang terbuka, membawa daun-daun gugur berterbangan masuk ke dalam ruangan yang hanya di isi oleh pendar rembulan dari langit malam. Longshen terduduk, matanya menatap kosong ke arah tempat dimana seseorang baru saja meninggalkan dirinya. Sudut matanya kemudian melirik kain merah yang pria itu—Hongye, tinggalkan padanya. Kain merah panjang berbentuk pita bertuliskan 'kemuliaan' di ujungnya. Longshen meraihnya, jari-jarinya menyentuh ujung pita yang bertuliskan 'kemuliaan' yang tertulis dengan benang sutra emas. Air matanya menetes, meresap ke dalam pita di tangganya meninggalkan bekas tetesan yang kemudian menghilang seolah menyatu dengan kain. Pita merah itu tidak asing. Itu miliknya. “Tutup matamu dengan ini.” “Mengapa?” “Agar kau tidak melihat begitu banyak darah lagi di masa depan.” “Kenapa kau tidak membawaku pergi saja, tempat ini mengerikan. Darah berada di manapun, aku tidak menyukainya.” “Kita berbeda, dan aku tidak bisa membawamu, jika itu terjadi keseimbangan akan rusak.” “Aku tidak mengerti.” “Suatu saat kau akan mengerti dan sebagai gantinya aku memberikan ini padamu, anggap saja ini sebagai bantuanku, ambilah.” Tanpa banyak bicara, anak kecil itu meraih pita merah dari tangan seseorang yang lebih tinggi darinya. “Terimakasih, Gege” Benar, pita itu miliknya. Pita merah yang pernah ia berikan kepada anak kecil yang mengadu padanya tidak menyukai melihat begitu banyak darah di tempatnya. “Jadi itu dirimu, Hongye?” Longshen berucap lirih. Jadi, pria yang sebelumnya mengurung dan menyiksanya adalah seseorang yang sama dengan anak kecil dari Alam bawah? Pria yang juga telah membawakannya noda dosa untuk dirinya. Pria yang selalu berkata mencintainya di setiap tindakannya. Dan pria yang kini telah meninggalkannya bersama nyawa yang berada dalam dirinya. Pria yang juga telah dicintainya. “Aku mencintaimu, sayangku. Sekarang kau bebas, berbahagialah.” Longshen mendengus mengingat perkataan pria itu padanya sebelum menghilang karena kematian. Bagaimana bisa pria itu berbicara kebahagiaan setelah membawanya pada cinta yang pria itu berikan? “Bodoh!” Bahkan pria itu memilih meninggalkan Longshen, tanpa pernah bertanya bagaimana perasaan Longshen untuknya. Benar-benar pengecut. #hongye #longshen #fallenangel #bl #fiction — this is just FICTION!

About