@duongdomic: It's golden 💛 #DuongDomic

Dương Domic
Dương Domic
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 15 May 2026 14:53:29 GMT
182248
30522
329
1878

Music

Download

Comments

thi.khanh.flash
Thi Khanh Flash 🐟🦦 :
Chào zai lãng tử Dương Domic 😭
2026-05-15 14:58:19
3
con.m.allhung
con mê allhung :
ôi cái thắt lưng
2026-05-17 01:47:24
59
hehehehehe3196
hehehehehe :
Sao toi mê cái nét trưởng thành này quá đii 🫣 tung thêm nhiều nhiều suộc nha Dương Domic, đẹp trai, cao ráo, sang hết cả người
2026-05-15 15:01:50
9
dangthuydung206
thuydung🪐 :
này là ko cho em ngủ rồi anh Dương ơi 😝😝
2026-05-15 15:00:03
86
qunh.hng3203
𝚚𝚑𝚞𝚘𝚗𝚐ྀིྀི :
đầu ạaa
2026-05-15 14:54:46
20
_ngth.hoaif_
Thu Hoàiii :
Sáng như sao là có thật
2026-05-15 15:00:49
14
ngkocamxuc8
h :
thắt lưng chữ j v mn😁
2026-05-27 02:12:27
6
ctqa03122011
⚡️quynh anh🐑 :
đẹp thí
2026-05-15 14:58:49
3
dhl_bong
huongly :
quý ông khờ khạo🥰
2026-05-15 14:56:58
9
tien.tien2705
TienTien.2705🌾 :
Bảnh quá Dương Domic 🥰💙💛 đẹp trai, ngầu..... 💯💯💯
2026-05-15 15:01:17
2
thanh_uyen_nguyen
thanh_uyên_nguyễn :
Giỏi lắm chàng trai 💙💛
2026-05-15 15:01:27
5
_mon.chouchou_
duyên và có tầm 🌚💵 :
Mở mắt đã thấy “đồ ăn”😋
2026-05-16 00:32:23
8
phwnhi._.dangduongg
၄၃Vợ Đăng Dương౨ৎ :
Anh đăng cái h j đâyyy
2026-05-15 15:29:16
6
23hmissahh
na. :
sai đẹp chiêu😍
2026-05-15 15:02:34
5
yinee_610
_ngocyen_ :
sớmmm
2026-05-15 15:01:33
2
tr.d.d
Hyenn :
Dương iuu
2026-05-15 14:59:37
4
my.yeu1
Phuong My :
đẹp qaaa
2026-05-15 15:03:41
2
hinaiupanda.2012
Kim Ngân :
Ô sớm
2026-05-15 14:57:11
2
ispia_o4
Th. :
bảnh đét
2026-05-15 14:59:20
2
To see more videos from user @duongdomic, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV {2} : Seonghyeon menghentikan langkah. Dia menoleh, menatapmu tenang. Terlalu tenang untuk ukuran orang yang sudah mengabaikan pacarnya seharian.
POV {2} : Seonghyeon menghentikan langkah. Dia menoleh, menatapmu tenang. Terlalu tenang untuk ukuran orang yang sudah mengabaikan pacarnya seharian. "Kenapa lagi, (y/n)? Aku mau ke rumah Juhoon, anak-anak udah pada nungguin mau kerjain tugas kelompok," katanya santai. Suaranya tidak membentak, tapi justru nada kasual itu yang membuat hatimu perih. "Bisa ga, sehari aja, kamu prioritasin aku? Semalem aku ngechat panjang lebar, Hyeon. Kamu malah asik mabar dan nongkrong," suaramu mulai bergetar. Ego dan pertahananmu runtuh seketika di depannya. Seonghyeon menghela napas pendek, terdengar jengah. Dia memasukkan kedua tangannya ke saku celana abu-abunya. "Kan udah aku kasih susu tadi pagi, (y/n). Aku ga mau berantem. Kamu sensitif banget belakangan ini. Mending kita dingin dulu aja, jangan drama." "Dingin dulu kamu bilang?" Kamu tertawa getir, air mata yang kamu tahan sejak semalam akhirnya luruh juga. "Tiap ada masalah kamu selalu ngilang! Kamu ga pernah mau komunikasi! Aku ngerasa kayak ga punya pacar, tau ga? Kamu terlalu sibuk sama dunia kamu sendiri, terus aku dianggap apa?!" Seonghyeon diam. Matanya beralih menatap ujung sepatunya, menghindari kontak mata langsung denganku. Ini polanya. Setiap kali kamu mulai emosional dan menuntut kejelasan, dia akan langsung memutus komunikasi dan mengunci diri rapat-rapat. Dia menolak masuk ke dalam percakapan yang dianggapnya "ribet". "Aku gamau debat," ucap Seonghyeon pelan, nadanya sedatar dinding semen. "Kalau kamu mau ngobrol cuma buat marah-marah dan nangis, mending nanti aja pas kamu udah tenang." "Aku udah tenang dari semalem, Seonghyeon! Tapi kamu yang milih buat kabur ke temen-temen kamu!" seru kamu frustrasi, tidak memedulikan lagi beberapa anak OSIS yang berjalan melewati parkiran dan melihat ke arah kalian. Seonghyeon tidak merespons kemarahanmu. Dia malah memakai helmnya, menaiki motor, lalu menatapmu dari balik kaca helm yang sengaja dibuka setengah. "Aku pergi dulu. Jangan capek-capek nangis, ngetik panjang lebar di WhatsApp juga ga bakal aku bales kalau isinya cuma emosi. Nanti malem aku chat lagi," katanya santai, seolah tidak ada hati yang baru saja dia hancurkan berkeping-keping. Motornya melaju membelah gerbang sekolah, meninggalkan kamu yang berdiri mematung di parkiran yang gersang. Kamu tahu persis, kalimat "nanti malem aku chat lagi" itu bohong. Dia hanya sedang memakai taktik andalannya: lari sampai kamu lelah sendiri dan terpaksa melupakan masalah yang ada. Kamu pulang dengan dada yang kosong, sadar bahwa mencintai Seonghyeon berarti harus siap menjadi orang paling kesepian di dunianya. • • • Malam itu, prediksi kamu terbukti seratus persen tepat. Kalimat "nanti malem aku chat lagi" yang diucapkan Seonghyeon di parkiran siang tadi cuma sekadar pemanis biar dia bisa kabur dengan tenang. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Kamu duduk meringkuk di atas kasur sambil memandangi layar WhatsApp. Nama Seonghyeon di baris paling atas roomchat menunjukkan status 'Online'. Tulisan hijau itu sempat membuat jantungmu berdegup kencang, berharap statusnya berubah menjadi 'Typing...'. Namun, semenit, lima menit, sampai sepuluh menit berlalu, statusnya tetap 'Online' tanpa ada satu pun pesan yang masuk untukmu. Dia benar-benar mengabaikanmu. Dia sengaja tidak menyentuh chat kalian. Di tengah rasa sesak yang kian menghimpit dada, sebuah notifikasi dari WhatsApp masuk. Bukan dari Seonghyeon, melainkan dari sahabat dekatmu, Kayla. Kayla: [Mengirim sebuah gambar] Kayla: (y/n) lo harus lihat ini. Ini gue ss dari Close Friends-nya Martin. Kayla: Gue ga bermaksud kompor, tapi gue ga tega lihat lo diginiin terus sama Seonghyeon. Tanganmu mendadak dingin saat membuka gambar tangkapan layar yang dikirim Kayla. Itu adalah sebuah foto Instastory berlatar tempat remang-remang, sepertinya sebuah coffee shop outdoor yang biasa jadi tempat nongkrong anak-anak SMA sebelah. #foryou #cortis #seonghyeon #pov #4u

About