✌️💥KITAKAN CUMA TEMAN💥✌️ :
@✌️💥KITAKAN CUMA TEMAN💥✌️::Kisah Arazi Smith: Impian Sebutir Kacang
Arazi Smith dikenal sebagai siswa yang sering mendapat nilai rendah dan sering diremehkan di sekolah. Bapak Marpuang, salah satu guru, sering menganggapnya siswa yang kurang berprestasi dan tidak memiliki harapan. Meski sering dikucilkan dan dipandang sebelah mata, Arazi tetap jujur, santun, dan berani menyampaikan pendapat. Ia punya cita-cita besar: suatu hari ingin memajukan sistem pendidikan, terutama untuk anak-anak yang kurang beruntung, seperti anak jalanan.
Hanya Ibu Karsih, guru lain di sekolahnya, yang memahami sifat baik dan tekad Arazi. Saat rapat kenaikan kelas, Bapak Marpuang mengusulkan agar Arazi tinggal kelas karena nilainya di bawah standar. Ibu Karsih membela dan mengajukan tantangan: jika Arazi bisa mencapai nilai standar dalam ujian susulan setelah dibimbing, ia berhak naik kelas. Bapak Marpuang setuju.
Ibu Karsih lalu meminta Syifa, siswa pintar dan rendah hati, untuk membimbing Arazi. Awalnya Arazi sering menghindar, membuat Syifa bingung. Suatu hari, Syifa mengikuti Arazi diam-diam sampai ke sebuah gedung tua yang kumuh. Di sana ia terharu melihat Arazi sedang mengajar anak-anak jalanan secara sukarela, berbagi ilmu dan semangat. Sejak hari itu, Syifa ikut membantu Arazi mengajar anak-anak itu.
Berita kegiatan mulia itu sampai ke Bapak Marpuang. Ia pun datang melihat langsung dan tersentuh hati. Ia sadar bahwa penilaian lewat angka saja tidak cukup untuk melihat nilai sejati seseorang. Saat ujian susulan, Arazi berusaha sekuat tenaga dan berhasil lulus dengan nilai memuaskan. Ia akhirnya naik kelas, dan kini didukung penuh oleh kedua guru serta teman-temannya.
Arazi membuktikan bahwa meski ibarat "sebutir kacang" yang kecil dan dianggap tidak berharga, ia punya potensi besar, hati yang mulia, dan impian yang bisa tumbuh besar serta bermanfaat bagi banyak orang, sebelum nya maaf kalau salah saya hanya menyampaikan dari orang lain ke saya🙏
2026-05-25 02:19:02