@clipmaks.id: @emirparengkuan (Co-Founder & CAK Investment Club) menjelaskan bagaimana pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS bukan sekadar angka di papan kurs, melainkan sebuah indikator utama (leading indicator) yang memengaruhi pasar ekuitas. Bagi investor global, kalkulasi keuntungan tidak hanya dihitung dari imbal hasil (return) saham secara nominal, melainkan dari net return berbasis USD. Ketika Rupiah melemah signifikan, insentif investasi akan menurun, memicu terjadinya aliran modal keluar (foreign outflow), serta meningkatkan persepsi risiko (risk-off sentiment). Selama stabilitas mata uang belum tercapai, biaya modal (cost of capital) berpotensi meningkat dan menekan valuasi pasar secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan sikap yang lebih pruden dalam mengelola portofolio investasi pada situasi pasar yang dinamis. Disclaimer: Video ini didokumentasikan dan diunggah pada saat nilai tukar Rupiah berada di level Rp17.543 per Dolar AS. Analisis dan pembahasan yang disampaikan merujuk pada kondisi makroekonomi serta indikator pasar yang berlaku pada periode tersebut. #emirparengkuan #emirclippo
CLIPMAKS
Region: ID
Saturday 16 May 2026 05:29:34 GMT
Music
Download
Comments
Undang Taufik :
sngtt betul analisanya
2026-05-16 11:06:53
0
To see more videos from user @clipmaks.id, please go to the Tikwm
homepage.