@s____f.15: #CapCut #duet #greenscreen #fyp #tiktok

♪أُبّوِ خِطٌأُبّ♪🝔
♪أُبّوِ خِطٌأُبّ♪🝔
Open In TikTok:
Region: TR
Saturday 16 May 2026 10:44:29 GMT
47263
2136
19
278

Music

Download

Comments

aa.b7hs
(@👑A🚶🏻‍➡️ Boss👑@) :
هي سهله الواحد يقول اللي بيروح بيجي غيره بس الشعور صعب 😞😞
2026-05-28 00:22:22
2
sohaa.comhshsbsbsbsb
عزيزة النفس 😍 :
والله كثير 🥺
2026-06-02 18:21:38
1
adhj829
الهيبه. 707 :
اي والله
2026-06-01 08:12:03
1
a929561
نغم :
اي والله
2026-05-31 21:10:11
1
user716853835879954
مغلق🔒😴 :
لا بدنا ياه ولا بدنا غيره .💔🥺
2026-05-31 06:24:03
1
user3067900340317
حمودةحمود@ :
مو كل البروح ايجي غيره
2026-05-27 21:51:12
0
a7313961
🔱الاسمراني🔱 :
صح 👌
2026-05-23 01:29:14
0
hibafrookh153
𝓱𝓲𝓫𝓪 :
اي والله
2026-06-01 21:18:36
1
user1488553535
🖤شيــᬼ🚬⑅⃝ـᬼـطانه🖤 :
لا بدنا ياه ولا بدنا غيره .
2026-05-29 06:47:53
1
aleenshatat
محمد شتات💖🫂♥️ :
😳😳😳
2026-05-16 19:11:11
1
mohmmadapoynal
اردني🇯🇴🦅 أصيل🦅 🇯🇴 :
@🇺🇸ᎯᎡᏔᎯ🇸🇾 @Mix Maqableh
2026-05-22 14:17:46
0
louay4430
♕♡حً ـمِـصِـيّ ♡♕✌💚 :
💯💯💯
2026-05-30 20:14:01
0
8useme8
🫀 ابو ځـٌٌـٌالُـِـِـِـڊ ❤️‍🔥 :
@ٵ̍ټڔڔ حۡــڶــبــېْۧ 🪫
2026-05-31 19:53:34
0
shumukh_warayaan
Rem RemHalit :
💔💔
2026-06-01 21:29:14
0
To see more videos from user @s____f.15, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Saya sering ditanya begini: “Kak Ochy, kalau karyawan bermasalah itu baiknya dibina atau… dibinasakan?” Biasanya saya jawab begini: Jangan buru-buru ambil obat, kalau diagnosisnya saja belum tepat. Karena tidak semua karyawan bermasalah punya akar masalah yang sama. Ada yang belum mampu → perlu dibina. Ada yang belum paham standar → perlu diarahkan. Ada yang mampu tapi tidak mau → perlu accountability. Ada yang berulang kali merusak trust → perlu batas tegas. Ada yang bermasalah secara integritas → tidak bisa terlalu lama dinegosiasikan. Masalahnya, banyak leader terlalu cepat memberi label: “Dia toxic.” “Dia malas.” “Dia susah diatur.” “Dia tidak loyal.” Padahal bisa jadi selama ini ekspektasinya tidak pernah jelas. Feedback-nya terlalu kabur. Konsekuensinya tidak konsisten. Atau masalah kecil terlalu lama dibiarkan sampai akhirnya berubah menjadi budaya kerja. Tapi sebaliknya, jangan juga semua hal dianggap bisa selesai dengan “dibina”. Tidak semua masalah adalah masalah skill. Tidak semua perilaku buruk bisa diselesaikan dengan training. Tidak semua orang harus dilepas. Tapi tidak semua perilaku boleh terus dipertahankan. Leader yang matang bukan yang paling keras. Bukan juga yang paling sabar membiarkan. Leader yang matang adalah yang bisa membedakan: mana yang perlu coaching, mana yang perlu feedback, mana yang perlu konsekuensi, mana yang perlu keputusan tegas. Because managing problem employee is not about being harsh. It is about being clear, fair, brave, and consistent. Coaching question: Kalau ada satu karyawan bermasalah di tim Anda saat ini, apakah Anda sudah mendiagnosis akar masalahnya dengan benar? Atau selama ini Anda hanya sedang lelah… lalu ingin cepat memberi label? #ManagingProblemEmployee #InsightDariTimurIndonesia
Saya sering ditanya begini: “Kak Ochy, kalau karyawan bermasalah itu baiknya dibina atau… dibinasakan?” Biasanya saya jawab begini: Jangan buru-buru ambil obat, kalau diagnosisnya saja belum tepat. Karena tidak semua karyawan bermasalah punya akar masalah yang sama. Ada yang belum mampu → perlu dibina. Ada yang belum paham standar → perlu diarahkan. Ada yang mampu tapi tidak mau → perlu accountability. Ada yang berulang kali merusak trust → perlu batas tegas. Ada yang bermasalah secara integritas → tidak bisa terlalu lama dinegosiasikan. Masalahnya, banyak leader terlalu cepat memberi label: “Dia toxic.” “Dia malas.” “Dia susah diatur.” “Dia tidak loyal.” Padahal bisa jadi selama ini ekspektasinya tidak pernah jelas. Feedback-nya terlalu kabur. Konsekuensinya tidak konsisten. Atau masalah kecil terlalu lama dibiarkan sampai akhirnya berubah menjadi budaya kerja. Tapi sebaliknya, jangan juga semua hal dianggap bisa selesai dengan “dibina”. Tidak semua masalah adalah masalah skill. Tidak semua perilaku buruk bisa diselesaikan dengan training. Tidak semua orang harus dilepas. Tapi tidak semua perilaku boleh terus dipertahankan. Leader yang matang bukan yang paling keras. Bukan juga yang paling sabar membiarkan. Leader yang matang adalah yang bisa membedakan: mana yang perlu coaching, mana yang perlu feedback, mana yang perlu konsekuensi, mana yang perlu keputusan tegas. Because managing problem employee is not about being harsh. It is about being clear, fair, brave, and consistent. Coaching question: Kalau ada satu karyawan bermasalah di tim Anda saat ini, apakah Anda sudah mendiagnosis akar masalahnya dengan benar? Atau selama ini Anda hanya sedang lelah… lalu ingin cepat memberi label? #ManagingProblemEmployee #InsightDariTimurIndonesia

About