@taphoamegau0: kẹo cay tuổi thơ #xuhuongtiktok #chinh #keocay

Hồ Chinh98
Hồ Chinh98
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 16 May 2026 15:21:09 GMT
156
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @taphoamegau0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ratusan massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa secara tegas mendesak KPK untuk segera mengusut tuntas berbagai dugaan tindak pidana korupsi yang disebut terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Aksi yang berlangsung sejak pagi hari itu diwarnai dengan orasi, pembentangan spanduk, poster tuntutan, serta penyerahan dokumen laporan dan pernyataan sikap kepada KPK. Massa secara bergantian menyuarakan tuntutan agar lembaga antirasuah tersebut tidak tinggal diam terhadap berbagai laporan dugaan korupsi yang telah disampaikan sebelumnya. Ketua Umum DPP GARANSI, Sukri Soleh Sitorus, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap penyelamatan keuangan negara dan daerah. Menurutnya, berbagai dugaan penyimpangan yang mencuat di Kota Pematangsiantar harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum. “Kami datang ke KPK untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Jangan sampai berbagai laporan yang telah disampaikan hanya menjadi tumpukan berkas tanpa tindak lanjut. Masyarakat menunggu langkah nyata dari KPK,” ujar Sukri di sela-sela aksi. Sukri menjelaskan bahwa salah satu persoalan yang menjadi perhatian pihaknya adalah dugaan penyimpangan dalam pembelian aset daerah berupa Eks Rumah Singgah Covid-19 Kota Pematangsiantar yang menggunakan anggaran sekitar Rp14,5 miliar pada Tahun Anggaran 2025. #berita #informasi #news #beritasumut #siantar #pematangsiantar
Ratusan massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa secara tegas mendesak KPK untuk segera mengusut tuntas berbagai dugaan tindak pidana korupsi yang disebut terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Aksi yang berlangsung sejak pagi hari itu diwarnai dengan orasi, pembentangan spanduk, poster tuntutan, serta penyerahan dokumen laporan dan pernyataan sikap kepada KPK. Massa secara bergantian menyuarakan tuntutan agar lembaga antirasuah tersebut tidak tinggal diam terhadap berbagai laporan dugaan korupsi yang telah disampaikan sebelumnya. Ketua Umum DPP GARANSI, Sukri Soleh Sitorus, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap penyelamatan keuangan negara dan daerah. Menurutnya, berbagai dugaan penyimpangan yang mencuat di Kota Pematangsiantar harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum. “Kami datang ke KPK untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Jangan sampai berbagai laporan yang telah disampaikan hanya menjadi tumpukan berkas tanpa tindak lanjut. Masyarakat menunggu langkah nyata dari KPK,” ujar Sukri di sela-sela aksi. Sukri menjelaskan bahwa salah satu persoalan yang menjadi perhatian pihaknya adalah dugaan penyimpangan dalam pembelian aset daerah berupa Eks Rumah Singgah Covid-19 Kota Pematangsiantar yang menggunakan anggaran sekitar Rp14,5 miliar pada Tahun Anggaran 2025. #berita #informasi #news #beritasumut #siantar #pematangsiantar

About