Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@theordi.deal: Cushion Aperire hồng 🌟Võ Hà Linh review #aperire #cushionaperire #aperirecushion #phannuocaperire #vohalinh
Theordi Chuyên Deal
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 16 May 2026 16:42:42 GMT
1245
7
0
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.98MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.98MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @theordi.deal, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Twitch: kojy08 #humour#clip#foryou
pov : "Apa kata bunda jangan gitu ntar jodoh" -- "Baik... sekarang mempelai pria boleh mencium kening mempelai wanita." Tepuk tangan para tamu langsung terdengar riuh. "Ciummm!" "Aw aw aw!" Kamu yang tadi masih tersenyum anggun langsung melirik Jungwon dengan sudut mata. Jungwon ikut menoleh. Wajah kalian sama-sama dipenuhi senyum tipis... Sampai akhirnya Jungwon sedikit membungkukkan badan mendekat. Baru beberapa senti... Kamu tiba-tiba berbisik tanpa mengubah senyum di bibirmu. "...Mulut lo bau." Jungwon langsung berhenti di tempat. Senyumnya masih terpasang. Tapi kedua matanya perlahan membelalak. "Hah?" "Mulut." Kamu tetap tersenyum ke arah kamera. "Bau azab" Jungwon ikut tetap tersenyum, tetapi giginya saling mengatup menahan kesal. "Lo serius ngomong gitu sekarang?" "Iya." "Gue udah sikat gigi bego" "Terus?" "Ya gak bau." "Bau." "Gak." "Banget." Jungwon tertawa kecil... pura-pura tertawa untuk para tamu. Padahal yang keluar dari sela giginya hanyalah bisikan pelan. "Lo nyari ribut ya?" "Gue cuma jujur." "Orang-orang lagi ngeliatin." "Makanya cepetan." "Lah katanya bau." "Iya." "Terus disuruh cium?" "Cium kening, bukan mulut." Jungwon mengembuskan napas pelan sambil menggeleng. "Dasar nyebelin." "Makasih." Pendeta yang melihat mereka tak kunjung bergerak sampai ikut bingung. "Silakan..." Kamu langsung menyenggol pelan lengan Jungwon dengan siku sambil tetap tersenyum manis ke depan. "Udah... cepet." Jungwon balas berbisik. "Lo bikin mood gue ilang." "Emang tadi punya mood?" "Ya ada." "Gak keliatan." Tamu-tamu mulai terkikik melihat kedua mempelai tampak saling berbisik cukup lama. Salah satu sepupu jungwon bahkan berseru dari bawah. "WOY, ITU DISURUH CIUM BUKAN DEBAT!" Seketika aula dipenuhi gelak tawa. Kamu langsung menahan malu, pipimu memerah. "Itu tuh gara-gara lo." "Lah, yang mulai siapa?" "Lo deket-deket." "Ya emang disuruh." "Yaudah cepetan." Jungwon mendecak pelan. "Kalau nanti bau jangan nyalahin gue." Kamu refleks melotot. Tanpa membalas lagi, Jungwon akhirnya menggeleng kecil, lalu menempelkan sebuah kecupan singkat di kening mu. Cup. Tepuk tangan langsung menggema memenuhi ruangan. Kamu tanpa sadar menundukkan kepala sebentar, berusaha menyembunyikan wajahmu yang mulai merah. Sementara Jungwon justru tersenyum kecil penuh kemenangan. Pelan-pelan ia berbisik lagi di dekat telingamu. "Lo salting?" "Diem Lo!" "Pipilo merah" "Jungwon!" Jungwon terkekeh pelan. Kamu langsung menginjak ujung sepatu Jungwon diam-diam. "Aishh!!" Masih dengan senyum lebar menghadap para tamu, Jungwon menahan meringis. Acara dan resepsi akhirnya selesai. Lampu-lampu aula mulai diredupkan. Beberapa tamu satu per satu berpamitan. Di atas pelaminan, kamu mengembuskan napas panjang sambil sedikit memijat pipinya. "Capek juga senyum dari tadi..." Jungwon yang berdiri di sampingnya melirik sekilas. "Siapa suruh Lo senyum." Kamu mendengus. "Namanya juga lagi nikah bego." Belum sempat percakapan kalian berlanjut, seorang pria dengan setelan jas abu-abu berjalan mendekat sambil membawa sebuah kotak hadiah. Raut wajah kamu langsung berubah sedikit terkejut. "...Kak?" Jungwon yang sedang merapikan jasnya berhenti. Alisnya terangkat pelan. Kak? Pria itu tersenyum hangat. "Udah lama gak ketemu." "Iya... Kak juga dateng?" "Dateng lah. Masa mantan kakel favorit gak dateng ke nikahan adik kelas." Kamu terkekeh kecil. "Hehe..." Jungwon menoleh perlahan ke arah istrinya. Tatapannya datar. Terlalu datar. "...Kakel?" Kamu baru sadar Jungwon sedang melihatnya. "Oh... iya." "Siapa?" "Dulu kakak kelas gue waktu SMA." Pria itu mengulurkan tangan lebih dulu kepada Jungwon. "Selamat ya. Jaga dia baik-baik." Jungwon menerima jabatan tangan itu. Senyumnya tipis. "Santai aja." Tapi... Di balik senyum itu... Rahangnya mengeras sedikit. Dalam hati cuma ada satu pikiran. Jadi ini kakel yang dulu buat y/n Ampe kejang2 karna salting? #lewatberanda #au
Imagine waking up here💦 @Ayada Maldives #ayadamaldives #maldives
@nuvenergia #nuvenergia #nuvclipfy #clipfyleague #copa #futebol #gol #messi
#onweflorence #relateable why not?
Bro’s Aura Is Insane👀😭 #kodakblack #rollingloud #raptok
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy