@ileniaaperezz: #dance #baile #trend #fyp #viral

𝐢𝐥𝐞𝐧𝐢𝐚 ⋆. 𐙚 ˚
𝐢𝐥𝐞𝐧𝐢𝐚 ⋆. 𐙚 ˚
Open In TikTok:
Region: ES
Saturday 16 May 2026 17:59:49 GMT
7547
497
10
13

Music

Download

Comments

leninmel18
Leninmel18 :
me caso
2026-05-16 23:03:46
6
strozzi_
Strozzi :
neow
2026-05-16 18:18:51
6
tommy05254
Tommy05 :
2026-05-16 19:24:49
5
rey.gama
Rey Gama :
🌹
2026-05-17 07:36:39
3
miltonroca8
Milton Roca :
🥰🥰🥰
2026-05-17 12:42:04
3
nelsonsanchez1286
Nelson Sanchez :
🥰🥰🥰
2026-05-17 06:10:44
3
mbssailor
Mehmet Bülend Sağlam :
🔥🔥🔥
2026-05-18 00:34:04
2
fattahoo7
abdelfatah :
❤️❤️❤️
2026-05-17 23:13:00
2
leo.russo036
Leo Russo :
❤️🧸
2026-05-16 21:10:10
4
To see more videos from user @ileniaaperezz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalau BB anak terus stagnan, turun, atau kenaikannya tidak sesuai, jangan cuma menunggu sampai tulang rusuk atau bagian tubuh lain terlihat jelas. Perubahan pada grafik pertumbuhan bisa menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. UNICEF juga menyarankan anak dengan BB turun, tidak naik, atau kenaikannya tidak cukup untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. (UNICEF) Untuk mendeteksi risiko wasting, Bunda bisa memperhatikan beberapa hal: - 📌 Pantau tren BB, bukan hanya angka sekali timbang. - 📌 Perhatikan apakah anak tampak semakin kurus. - 📌 Usia 6–59 bulan, LiLA dapat digunakan sebagai salah satu alat skrining. - 📌 Cek apakah terdapat bengkak pada kedua punggung kaki. - 📌 Bila ada tanda yang mengkhawatirkan, lakukan pemeriksaan pertumbuhan secara menyeluruh. (UNICEF) Yang perlu diingat, wasting tidak bisa dipastikan hanya dari foto atau dari tulang rusuk yang terlihat.  WHO mendefinisikan wasting terutama berdasarkan berat badan menurut tinggi/panjang badan, dengan LiLA sebagai salah satu ukuran alternatif pada kondisi tertentu. (Iris) Jadi Bunda, jangan tunggu anak terlihat “sangat kurus” untuk mulai memperhatikan pertumbuhannya. Pantau BB secara rutin dan segera periksa bila ada perubahan yang menetap. ❤️ Sumber: - WHO – Guideline on Wasting and Nutritional Oedema - UNICEF Indonesia – Tangani Wasting agar Tidak Stunting - UNICEF Indonesia – Tanda-Tanda dan Cara Identifikasi Wasting #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp
Kalau BB anak terus stagnan, turun, atau kenaikannya tidak sesuai, jangan cuma menunggu sampai tulang rusuk atau bagian tubuh lain terlihat jelas. Perubahan pada grafik pertumbuhan bisa menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. UNICEF juga menyarankan anak dengan BB turun, tidak naik, atau kenaikannya tidak cukup untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. (UNICEF) Untuk mendeteksi risiko wasting, Bunda bisa memperhatikan beberapa hal: - 📌 Pantau tren BB, bukan hanya angka sekali timbang. - 📌 Perhatikan apakah anak tampak semakin kurus. - 📌 Usia 6–59 bulan, LiLA dapat digunakan sebagai salah satu alat skrining. - 📌 Cek apakah terdapat bengkak pada kedua punggung kaki. - 📌 Bila ada tanda yang mengkhawatirkan, lakukan pemeriksaan pertumbuhan secara menyeluruh. (UNICEF) Yang perlu diingat, wasting tidak bisa dipastikan hanya dari foto atau dari tulang rusuk yang terlihat. WHO mendefinisikan wasting terutama berdasarkan berat badan menurut tinggi/panjang badan, dengan LiLA sebagai salah satu ukuran alternatif pada kondisi tertentu. (Iris) Jadi Bunda, jangan tunggu anak terlihat “sangat kurus” untuk mulai memperhatikan pertumbuhannya. Pantau BB secara rutin dan segera periksa bila ada perubahan yang menetap. ❤️ Sumber: - WHO – Guideline on Wasting and Nutritional Oedema - UNICEF Indonesia – Tangani Wasting agar Tidak Stunting - UNICEF Indonesia – Tanda-Tanda dan Cara Identifikasi Wasting #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp

About