@user60375791474548:

الحويطي
الحويطي
Open In TikTok:
Region: EG
Saturday 16 May 2026 20:07:58 GMT
3679
156
13
7

Music

Download

Comments

dyxedk8ilm1o
مخوي البر 111 :
ربيع الودي جليل ✌️
2026-05-16 20:24:47
0
.11123571
ابو عطوه الدبر :
نفس المقطع😂😂😂
2026-05-16 20:13:18
0
user85434683763202
ابوسليمان الحويطي :
🥰🥰🥰🥰
2026-05-17 17:47:29
0
.111555626
احمد الدبر :
🌹🌹🌹
2026-05-16 20:40:47
0
user1067808803342
محمد الحويطي :
🥰🥰🥰
2026-05-16 20:22:21
0
user7172344720714
ابومحمد دبر :
❤️❤️
2026-06-02 12:20:24
0
.11126904
آبوآحمـد111 :
🥰🥰
2026-05-22 13:00:46
0
user2308709861318
ابو اسماعيل :
🥰
2026-06-04 18:53:29
0
user6306971736211
111❤️❤️ :
😂😂😂😂
2026-06-29 09:18:42
0
To see more videos from user @user60375791474548, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kronologi Pemukulan Saudara  Leonardus Konorop. Kamis, 3 September 2026, kejadian bermulah dari ada  anggota polisi (tidak berseragam) yang melewati Jalan brawijaya kecil pakai motor sambil main gas dan ditegur oleh Korban. Menurut si polisi  katanya korban sambil bawah parang. Peristiwa tersebut terjadi malam hari sekitar jam 9 malam  Polisi tersebut tidak terimah baik dan ajak keluarganya yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian di jalan brawijaya untuk pergi cari korban di rumahnya. Kemudian terjadi aksi kejar kejaran antara anggota polisi dan keluarga terhadap korban. Oknum Polisi tersebut juga menghubungi kawan kawannya polisinya untuk datang untuk mencari korban lapis dengan keluarga polisi itu juga sambil mengancam keluarga korban dengan bahasa
Kronologi Pemukulan Saudara Leonardus Konorop. Kamis, 3 September 2026, kejadian bermulah dari ada anggota polisi (tidak berseragam) yang melewati Jalan brawijaya kecil pakai motor sambil main gas dan ditegur oleh Korban. Menurut si polisi katanya korban sambil bawah parang. Peristiwa tersebut terjadi malam hari sekitar jam 9 malam Polisi tersebut tidak terimah baik dan ajak keluarganya yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian di jalan brawijaya untuk pergi cari korban di rumahnya. Kemudian terjadi aksi kejar kejaran antara anggota polisi dan keluarga terhadap korban. Oknum Polisi tersebut juga menghubungi kawan kawannya polisinya untuk datang untuk mencari korban lapis dengan keluarga polisi itu juga sambil mengancam keluarga korban dengan bahasa "Ko tdk tauh saya ini polisi nanti sy cabut jantung, kalau ko tdk kekuarga nanti rumah kita bakar". Sekitar pukul 11 Malam, korban yang sedang mengamankan diri keluar untuk maksud meminta maaf dan menyerahkan diri kepada pihak keamanan karena ada keluarga dari mamanya (om) dari Domande juga datang mencari korban sambil bawah kayu buah (kayu Pasir). Dengar suara om nya itu dan ancaman massa akhirnya korban keluar dan menyerahkan diri, sambil di panah dengan kartafel beliau maju terus hingga tepat di depan polisi Riko Dengga langsung di pukul dengan Kayu Pasir dari Tengah Kepala. Korban langsung jatu di tempat dan tidak sadarkan diri. Tidak lama kemudian datang mobil polisi lalu muat korban dan dibawah ke UGD RSUD Merauke Keluarga korban langsung ikut mobil polisi dari belakang ke UGD. Hari jumat, 4 september 2026, Jam 3 sore korban dioperasi dan setalah operasi korban dipindahkan ke Ruangan ICU RSUD Merauke dan sampai dengan saat ini korban belum sadar. Pagi hari yang sama jumat di tanggal 4, Keluarga Korban sempat pergi kantor polisi untuk buat laporan tapi terjadi perdebatan dengan polisi polisi yang bertugas dan juga dengan oknum yang pukul korban. Menurut polisi tersebut kejadian tersebut itu hanya berniat melindungi diri karna korban dalam keadaan mabuk. Tanggal 5 september 2026, sekitar jam 4 sore beberapa anggota polisi datang untuk menjenguk korban dan menemui keluraga korban dengan maksud mendengarkan keterangan dari saksi mata yang melihat kejadian pemukulan tersebut. Setelah itu keluarga korban diajak ke polres merauke untuk maksud mendengar keterangan dari kelaurga korban terutama saksi mata yang melihat kejadian pemukulan tersebut. #BantuViralkan

About