@billy.triad: berat ini, problem 3 in 1. ada yang bermasalah pada salah satu atributnya, tapi yang mana? mentahan: MissingCloudNtd (YouTube) #meme #problemofevil #God #religion #atheist

B!lly ≡ ∀th∃ist ⚛︎
B!lly ≡ ∀th∃ist ⚛︎
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 17 May 2026 02:44:22 GMT
50678
1582
142
179

Music

Download

Comments

fidesetratio0320
Μαtt kеmbaran tοm wеlling :
no argument btw
2026-05-17 09:40:07
62
seven.aku.beruntung
光 Seven :
Tiggal di Coding ulang biar bisa di aktifin semua
2026-05-17 13:57:58
115
langit_themagnificent
Langit The Magnificent :
Ketika ketiga sifat ini disatukan, lahirlah sebuah ketenangan jiwa yang utuh bagi seorang hamba:Karena Allah Maha Baik, Dia selalu menginginkan yang terbaik untuk kita. Karena Allah Maha Tahu, Dia paham betul kapan waktu terbaik dan apa bentuk kebaikan yang paling kita butuhkan Almanhaj. Dan karena Allah Maha Kuasa, Dia mampu mewujudkan kebaikan tersebut dengan cara-cara yang sering kali tidak terduga.
2026-05-17 11:32:37
36
neuvilete276
Eternal sadness :
ada atau ngga ga penting
2026-05-18 03:30:49
18
rizky_sensei
Rizky's :
lempar argument mu gw tanggepin
2026-05-17 12:48:50
1
puffyta3
Puffyta :
Pendapat gw pribadi, masalahnya kita (manusia) mendefinisikan "baik" dalam lingkup moralitas yang terbatas. "Baik" diartikan bahwa semua yang Tuhan lakukan itu menghasilkan output yang "baik" pula, seperti kesenangan, kelegaan, kenikmatan, dsb, padahal realitanya alam semesta dan hidup ini lebih kompleks. Apakah ini berarti Tuhan "jahat"? Lebih tepatnya Tuhan itu melampau moralitas kita yang terbatas, jadi "baik" dan "jahat" sudah tidak berlaku lagi bagi Entitas Agung. Maha Mengetahui, yes, tapi jangan diartikan, "kenapa tidak memberi tahu?" karena manusia punya kehendak bebas untuk berpikir dan berbuat, termasuk untuk memilih percaya atau tidak. Lagipula, jika Tuhan memberi tahu semuanya, maka kita akan kehilangan yang namanya agency dan learning process, dua hal yang membuat kita jadi manusia.
2026-06-06 14:17:12
0
itzzyr_christiano
Tianx779🇵🇹 :
maksudnya bg🙏
2026-05-17 11:16:15
0
feyyy_19
Setan :
Paradoks ini mengajarkan kita bahwa besok kita tetep harus kerja
2026-05-23 17:18:47
2
billy.triangle0
Billuy Superstar Jumbo ⚛︎ :
2026-05-17 02:51:50
9
garwues
G̅a̅r̅w̅u̅e̅s̅ :
aku menginvestasikan konten ini
2026-06-03 06:27:53
0
lanang_1st
Just a lanang :
ok
2026-05-17 12:47:09
0
hwnk_npc
Hwnk :
jelaskan kontradiksinya, saya TDK mengerti, serius
2026-06-13 14:15:19
0
kiiiyadeh
wilhelm da superiority :
belom tentu kontradiksi anjr, misal neh(kmungkinan logis): tuhan penhen menciptakan makhluk yg memiliki kebebasan moral, makhluk yg bener² bebas harus memiliki kemungkinan untuk memilih kejahatan. soo, jika tuhan memaksa makhluk bebas agar selalu memilih kebaikan, maka mereka gk bener² bebas. dunia yg memiliki makhluk bebas secara moral lebih bernilai daripada dunia tanpa kebebasan, soo, keberadaan kejahatan tidak bertentangan secara logis dengan keberadaan tuhan yg maha kuasa dan maha baik. disini jga kita bisa pake konsep transworld depravity
2026-05-17 03:27:59
12
apan3375
apan low tier 🍄 :
tinggal jangan klik semua kok ribet
2026-05-17 03:55:25
11
nopal_lgc
𝙉𝙤𝙥𝙖𝙡 𝓛𝓖𝓒☭×̷̷͜×̷☯️ :
Absolute Ownership premis 1: melanggar hak milik atau hak pihak lain di sebut zalim. premis 2: seluruh keberadaan makhluk berasal dari Tuhan dan bergantung kepada Tuhan. premis 3: karena Tuhan adalah pemilik mutlak seluruh eksistensi, maka: tidak ada hak yang lebih tinggi daripada hak Tuhan atas ciptaan nya. premis 4: Tuhan juga Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana, sehingga tindakan nya tidak sia sia atau tanpa tujuan. kesimpulan: maka keberadaan penderitaan dan kejahatan tidak otomatis membuat Tuhan zalim, karena Tuhan tidak melanggar hak pihak lain, dan segala yang terjadi berada dalam hikmah serta pengetahuan nya.
2026-05-24 14:25:53
1
richosenpai
Richo-senpai :
kalau Tuhan maha baik, kenapa ia memasukkan manusia ke dalam neraka meskipun ia tidak melakukan perbuatan jahat dan hanya berbeda sudut pandang dan cara meyakiniNya? Jika Tuhan maha tau, kenapa ia tidak bisa mengantisipasi kesalahan manusia yang terjadi semenjak kejadian Adam dan Hawa di taman Firdaus? Jika Tuhan maha Kuasa, mengapa Tuhan tidak membalikkan ruang dan waktu yang telah berjalan bersamaan dengan dosa dan kesalahan manusia yang terus terjadi hingga saat ini kembali ke masa dimana manusia dan makhluk lainnya itu masih suci dan belum berlumur dosa? Itu karna semua yang tertulis diatas hanyalah bentuk pemikiran kita sebagai manusia yang mencoba menggambarkan sifat Tuhan yang bahkan tidak kita pahami wujud dan keberadaan sejatinya selain daripada sumber yang tertulis di berbagai kitab suci yang ditujukan bagi manusia itu sendiri untuk memahami Tuhan dari sudut pandang manusia, khususnya bagi para pencetus konsep keyakinan itu sendiri. Namun Tuhan itu sendiri adalah sosok yang keberadaannya melampaui apa yang dapat dijelaskan dalam kitab suci (beyond scripture), dan kitab suci adalah pedoman yang tertinggi yang bisa dijangkau oleh manusia untuk memahami Tuhan secara spiritual. Ingat, kalau Tuhan bisa memberi kita kebebasan dalam menentukan jalan hidup kita, Kebebasan itu juga berlaku bagi Tuhan itu sendiri. Bedanya, keberadaan Tuhan tidak terbatas pada konsep ruang, waktu, dimensi dan konsep seperti apa yang ada di dunia ini dan yang kita pelajari sejauh ini.
2026-05-19 02:38:33
0
To see more videos from user @billy.triad, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About