@apaajalah_080:

apa
apa
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 17 May 2026 10:45:03 GMT
76477
7648
19
965

Music

Download

Comments

rahayu_safitri31_
Kepo deh :
Amer yg anggur enak
2026-06-05 08:09:14
2
mustikaindrianti
Sadar dikit🌱 :
2026-06-13 14:31:33
0
ptpg.shop
༼☯Maha tuan♏ :
sepakat 💃
2026-05-26 18:21:43
0
almalikmelda99
introvert ♊ :
mantap
2026-05-19 11:39:13
0
nengrestu23
Amoy Galak 🔥🤪 :
tambah cepe pertama lagi yu bang
2026-05-23 16:49:47
0
jeki5254
Jicky :
Amer Ter baik 😍👍
2026-05-26 11:32:26
0
23whyuu_
yth. whyu23__ :
pcrku ada 2 semuanya pergi bersamaan makanya beli dua🥺🥺
2026-06-02 04:06:26
0
flower.chintyia
flower chintyia :
gasss...👍👍
2026-05-20 04:44:40
0
_len353
h :
@dinda🦋
2026-06-06 18:09:58
1
userdaun00
un :
@cdotz⛓️ck
2026-05-24 05:20:37
0
amaneew__
𝓪𝓶𝓪𝓪𝓪𝓹𝓪𝓷𝓰𝓰 :
@mauknah padihh
2026-05-18 09:22:08
0
muhamad.baituikbal
Muhamad Baitul ikbal :
👍🏻👍🏻
2026-05-24 16:21:31
0
hadi_96cs
DII96☯︎ :
@2008 Fakta boss
2026-06-02 09:06:34
0
To see more videos from user @apaajalah_080, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

setelah kamu pergi, aku tidak lagi mengenali diriku sendiri. Ada kekosongan yang tak bisa dijelaskan, seperti lubang besar yang muncul di tengah dadaku dan menelan habis semua tawa, semangat, bahkan arah hidupku. Kamu datang dan pernah menjadi pusat semestaku. Sekarang, aku hanya mengorbit tanpa tujuan, berputar-putar dalam kekacauan yang bahkan tak bisa aku mengerti sepenuhnya. Dulu, setiap hari terasa penuh warna saat ada kamu. Hal-hal kecil-seperti notifikasi darimu, senyum pagimu, atau pelukan dadakan cukup untuk membuat hatiku utuh. Tapi kini, semuanya redup. Aku menatap layar ponsel berjam-jam, berharap ada pesan masuk darimu, walau hanya satu kata:
setelah kamu pergi, aku tidak lagi mengenali diriku sendiri. Ada kekosongan yang tak bisa dijelaskan, seperti lubang besar yang muncul di tengah dadaku dan menelan habis semua tawa, semangat, bahkan arah hidupku. Kamu datang dan pernah menjadi pusat semestaku. Sekarang, aku hanya mengorbit tanpa tujuan, berputar-putar dalam kekacauan yang bahkan tak bisa aku mengerti sepenuhnya. Dulu, setiap hari terasa penuh warna saat ada kamu. Hal-hal kecil-seperti notifikasi darimu, senyum pagimu, atau pelukan dadakan cukup untuk membuat hatiku utuh. Tapi kini, semuanya redup. Aku menatap layar ponsel berjam-jam, berharap ada pesan masuk darimu, walau hanya satu kata: "Hai." Tapi tidak ada. Yang ada hanya sepi, sunyi, dan suara hatiku yang terus memanggil namamu dalam diam. Aku berantakan. Bukan hanya karena kehilanganmu, tapi karena aku kehilangan diriku yang bahagia. Aku kehilangan versi diriku yang tumbuh dan bersinar saat bersamamu. Aku kehilangan arah, kehilangan rasa. Dan yang paling menyakitkan adalah aku kehilangan tempat pulang. Kamu bilang aku harus kuat, harus bangkit, harus melanjutkan hidup. Tapi bagaimana caranya berdiri tegak saat separuh dari hatiku masih tertinggal padamu? Bagaimana aku bisa melangkah jika setiap jalan yang kulalui justru membawaku kembali pada bayangan tentang kita? Aku mencoba tersenyum, berpura-pura bahagia di depan orang lain. Tapi setiap malam, saat lampu dipadamkan dan dunia menjadi sunyi, luka itu kembali terbuka. Aku menangis dalam diam, seperti anak kecil yang kehilangan tempat berlindung. Kamu dulu pelukanku, sekarang kamu hanya kenangan yang terlalu menyakitkan untuk diingat, tapi terlalu berharga untuk dilupakan. Aku merindukan caramu menyebut namaku. Cara kamu memperhatikanku saat aku pura-pura baik-baik saja. Aku rindu caramu membuat semuanya terasa ringan, meski hari-hariku berat. Sekarang, aku bahkan kesulitan untuk sekadar tertawa lepas. Tidak ada yang lucu. Tidak ada yang menyenangkan. Yang ada hanya hari-hari yang terasa panjang dan hampa.R

About