qobiltu guru minta ikhlas minta ridho mengamalkan🙏🙏
2026-05-29 05:06:55
0
karca338 :
qobiltu
2026-05-22 02:05:51
0
anisahmastiah :
shalat ba,Diah isya ya
2026-05-19 00:59:57
0
suhardaabdullah :
maknanya kita tambah 2 rakaat lagi
2026-05-30 06:54:46
0
p :
Haditz diriwayatkan oleh siapa, nomor berapa dan kitab apa?
2026-05-28 16:55:34
0
Annah Somadi :
solat apa saja pak ustadz,
2026-05-19 14:29:14
0
ksma.mi :
Madya Allah.
2026-05-18 11:43:04
0
bro yudi :
niat shalat sunnat setelah shalat ashar pak ustadz 🙏
2026-05-17 14:58:56
0
Jumarni :
apa niatx pak ustadz
2026-05-17 21:23:09
0
Al Qabir :
Masya Allah Tabarakallah
2026-05-17 11:47:59
0
istiqomah6962 :
qobiltu
2026-05-21 09:24:59
0
syarifahbadullah :
qobiltu
2026-05-21 05:39:25
0
suhardaabdullah :
apa ini sholat ba'dia lepas sholat isya kan kita sllu sholat ba'dia lepas sholat isya ba'dia hanya 2 rakaat
2026-05-30 06:54:17
0
NUFFA GROSIR :
otw cek google ternyata hadistnya lemah (dhoif), yang shahih sunat 2 rakaat bada isya (ba'diyah)
2026-06-05 12:36:00
0
hasan paha putih :
👍👍👍
2026-05-17 11:53:18
0
Ya Allah mudahkanlah :
Hadits atau atsar tentang “4 rakaat setelah Isya” yang sering dibawakan para ulama berasal dari beberapa jalur. Yang paling terkenal adalah riwayat dari sahabat Abdullah bin Mas'ud.
1. Teks Riwayat (Matan)
Riwayat dalam Musannaf Ibnu Abi Syaibah:
حَدّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْمِسْعَرٍ، عَنْعَمْرِو بْنِ مُرّةَ، عَنْعَبْدِ الرّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ، عَنْعَبْدِ اللّهِ قَالَ:
مَنْصَلّى أَرْبَعًا بَعْدَالْعِشَاءِ لَا يَفْصِلُفِيهِنّبِتَسْلِيمٍ، عُدِلْنَبِمِثْلِهِنّمِنْلَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Telah menceritakan kepada kami Waki’, dari Mis‘ar, dari ‘Amr bin Murrah, dari ‘Abdurrahman bin Al-Aswad, dari Abdullah (bin Mas‘ud) berkata: Barangsiapa sholat 4 rakaat setelah Isya tanpa dipisah salam, maka sebanding dengan semisalnya pada malam Lailatul Qadar.”
2. Sanad Perawinya
Urutan sanad:
Waki’ bin Al-Jarrah
Mis‘ar bin Kidam
‘Amr bin Murrah
‘Abdurrahman bin Al-Aswad
Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu
3. Status Para Perawi
1. Waki’ bin Al-Jarrah
Imam hafizh besar
Tsiqah
Dipakai oleh Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim
2. Mis‘ar bin Kidam
Tsiqah
Imam dalam hadits
3. ‘Amr bin Murrah
Tsiqah
Termasuk perawi Kutubus Sittah
4. ‘Abdurrahman bin Al-Aswad
Tabi’in terpercaya
Tsiqah
5. Abdullah bin Mas‘ud
Sahabat Nabi ﷺ
4. Letak Permasalahan / Kelemahannya
Yang penting dipahami:
Riwayat ini sebenarnya sanadnya kuat
Banyak ulama menilai sanadnya shahih sampai kepada Ibnu Mas‘ud.
Akan tetapi masalahnya ada pada:
Riwayat ini MAUQUF, bukan MARFU’
Artinya:
Ini ucapan sahabat Ibnu Mas‘ud
Bukan sabda langsung Nabi ﷺ
Inilah letak utama kelemahannya bila dijadikan hujjah bahwa: “Keutamaannya pasti seperti itu dari Nabi ﷺ.”
Karena dalam ilmu hadits:
Hadits marfu’ → langsung kepada Nabi ﷺ
Hadits mauquf → berhenti pada sahabat
Dan mauquf derajatnya di bawah marfu’.
5. Apakah Mauquf Berarti Lemah?
Tidak selalu.
Para ulama berbeda:
Ada yang menerima atsar sahabat dalam fadha’il amal
Ada yang berhati-hati jika menyebut pahala tertentu
Karena pahala besar seperti:
“setara Lailatul Qadar”
biasanya membutuhkan dalil marfu’ yang kuat.
6. Ada Riwayat Marfu’?
Ada beberapa jalur marfu’, tetapi kebanyakannya lemah.
Contohnya riwayat dari Aisyah dan selainnya, namun sanadnya bermasalah:
ada perawi
2026-05-17 20:29:28
0
To see more videos from user @dakwahdigital1, please go to the Tikwm
homepage.