@golden.voice.back:

golden voice 🎙️
golden voice 🎙️
Open In TikTok:
Region: NG
Sunday 17 May 2026 22:27:03 GMT
733958
63452
1336
3909

Music

Download

Comments

officialdanhajja001
Official dan hajja :
naci daraja annabi Mohammed ayimin like
2026-05-20 15:10:59
499
bilkisulawan190
matar Yallaboi👰‍♀️❤️‍🩹😎💝❤️ :
yau naga Amfanin Bluetooth 😳
2026-05-19 11:10:36
502
princess_auta124
princess_auta :
duk wanda yarage Volume yamin like
2026-06-16 10:19:07
1
matawalle35
A. I. C SIRDEEQ👮‍♂️👮✅️ :
wadda yarage volume yamin like
2026-05-19 18:39:29
184
lili_elianmax1
Lili_Elianmx1 :
amma golden dan Daudu ne ko
2026-05-18 14:13:56
296
shareepha01
𝒮𝒽𝒶𝓇ℯℯ𝓅𝒽𝒶 𝑙𝑢𝑥𝑒👗🎀 :
Ji masifa daga magana😂💔
2026-05-19 00:54:50
134
rahma.g008
rani hindustani :
Nine y America 😅
2026-05-18 16:50:34
64
usmanabdulrazak60
UsmanAbdulrazak :
Mai son Annabi yamin like
2026-06-14 10:17:48
12
moh__mustapha
ꂵꐇꌚꋖꁲꉣꍩꁲ ꁲꂠꁲꂵꐇ ꁲꐇꅏꁲ꒒ :
Yanzu Dai tiktok saida Bluetooth 😂
2026-05-19 13:01:08
55
user96152148617226
mufeedarh :
y america ne
2026-05-25 00:03:07
18
user3919532466775
lady tee😍💞💞💫 :
naci daraja annabi Mohammad SAW yayimin like please🙏
2026-06-15 22:44:38
2
halimaumar001
Haleemarturh✨🥰😍 :
yau dae naga amfanin Bluetooth
2026-05-20 23:26:11
36
m2611919
الشيخ محمود خليل الحصري :
❤️:Zanyi ADDUA'A kowa yace ameen 🤲Allah yasa kar mu shiga ƙabari da Haƙƙin kowa a kanmu.🤲😭🤲
2026-06-02 07:59:59
16
sanimusashehu
🤍❤️‍🩹SANI MUSA SHEHU 👣💯 :
MUHAMMADU RASULULLAH ❤️🥰 ﷺ
2026-05-18 18:13:23
64
fineee81
fadilaubandoma :
Follow for follow back
2026-05-20 15:55:29
22
khadija.m.shuaibu
🎀🫂Khadija🎀M🎀Sha'aibu🎀🫂 :
Toh Allah yasa mudace
2026-05-18 17:30:46
47
dr_allawan
Dr Al-lawan Cosmetics :
Suwana 😳😳
2026-05-19 21:13:34
30
apdoolbackup
🌺abdul~fta🌺🍃 :
Volume😂😂
2026-06-16 05:06:26
0
abbanzee96
ABU SULTAN GYA BOX KEFFI :
Allah sarki ruma
2026-06-06 14:59:09
5
mahadilawal0
mai dogon zamani :
kamar y America
2026-05-18 15:17:52
221
msabo40
🦅MUHAMMAD🦅 :
wanda yarage volume yamin like 😳
2026-06-03 19:56:22
6
mm_abdulkariem
musna :
Naji dadin video din nan
2026-05-18 12:58:38
67
nananshi0
nananshi0 :
Nine yahaya meyin tictok
2026-05-19 15:03:08
45
aliyuuwais0
Aliyu-🤍🕋 :
Ranar da akai wnn video a live ne ina gani wlh 😂😅🥰
2026-05-19 10:55:13
110
autanmamam1
AUTAN MAMA@1 :
good 👍
2026-05-19 21:50:21
10
To see more videos from user @golden.voice.back, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About