Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@user3739546756502:
Sasa pretty🩵🥰
Open In TikTok:
Region: BI
Monday 18 May 2026 20:15:15 GMT
175
7
2
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.42MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.42MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
safia :
ah waw
2026-07-04 10:13:17
0
milynthia :
vip da
2026-06-19 11:18:11
0
To see more videos from user @user3739546756502, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
😘
#perfumearabe #perfume #foryoupage #foryou #fye
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang nyinyir dan menuduh seolah-olah Presiden memakai uang rakyat demi ibadah pribadinya. Tahan dulu emosinya, mari kita pakai akal sehat. Konteksnya sama sekali BUKAN begitu! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi: Ada Prabowo sebagai pribadi, dan ada beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai pribadi, beliau tentu berkurban secara personal. Tapi, 1.098 sapi ini masuk dalam Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah jelas: bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini memang program resmi bantuan masyarakat yang dimandatkan melalui jabatan Presiden, bukan program amal pribadi. Sapi-sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas. Bantuan ini tidak masuk ke Istana, tidak untuk keluarga Presiden, dan apalagi untuk pesta para pejabat! Sebagai masyarakat, kita memang berhak dan wajib mengawasi. Silakan awasi penyalurannya! Apakah tepat sasaran? Apakah sampai ke masyarakat yang membutuhkan? Apakah transparan? Itu baru namanya kritik yang objektif dan sehat. Tapi, kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah-olah "Prabowo beramal pakai uang rakyat", itu bukan kritik. Itu adalah penggiringan opini yang licik. Kita bebas berbeda pilihan politik. Kita boleh tidak suka pada tokoh tertentu. Tapi, jangan sampai kebencian buta bikin kita ikut-ikutan menyebar fitnah dan menolak bantuan yang manfaatnya 100% kembali ke perut rakyat. Jadilah masyarakat yang cerdas, jangan mau diadu domba! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanHoax #BantuanRakyat #NetizenCerdas #SikatMafia #IndonesiaMaju
Lucu rasanya melihat betapa gampangnya akal sehat kita dibajak oleh judul clickbait receh. Cuma gara-gara baca headline "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang mendadak tantrum, mengamuk seolah-olah kas negara dibobol demi ibadah pribadi seorang Presiden. Tolong, biasakan pakai logika sebelum meledakkan emosi. Mari kita kuliti faktanya! Kita ini harus bisa membedakan antara Prabowo sebagai individu dan kapasitasnya sebagai Kepala Negara. 1.098 sapi ini statusnya sangat jelas: Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini instrumen resmi tata negara! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini program dari negara untuk rakyat, bukan amal sumbangan dari kantong pribadi! Sapi-sapi ini sama sekali tidak masuk ke dapur Istana, apalagi jadi ajang pesta para pejabat. Sapi ini disebar ke pesantren, ormas Islam, dan masyarakat luas di pelosok-pelosok daerah yang berhak menerima. Bersikap kritis itu wajib, tapi jadilah pengkritik yang cerdas. Yang harusnya kalian pelototi itu eksekusinya: sampai tidak sapi-sapi ini ke tangan rakyat yang butuh? Transparan tidak proses pembagiannya? Itu baru namanya kritis yang berbobot. Tapi, kalau dari awal kalian cuma mau nyinyir dan memelintir niat baik negara demi sentimen politik, itu namanya pembodohan publik. Jangan biarkan kebencian buta membuat kalian anti pada bantuan yang jelas-jelas ditujukan untuk perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang nyinyir dan menuduh seolah-olah Presiden memakai uang rakyat demi ibadah pribadinya. Tahan dulu emosinya, mari kita pakai akal sehat. Konteksnya sama sekali BUKAN begitu! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi: Ada Prabowo sebagai pribadi, dan ada beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai pribadi, beliau tentu berkurban secara personal. Tapi, 1.098 sapi ini masuk dalam Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah jelas: bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini memang program resmi bantuan masyarakat yang dimandatkan melalui jabatan Presiden, bukan program amal pribadi. Sapi-sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas. Bantuan ini tidak masuk ke Istana, tidak untuk keluarga Presiden, dan apalagi untuk pesta para pejabat! Sebagai masyarakat, kita memang berhak dan wajib mengawasi. Silakan awasi penyalurannya! Apakah tepat sasaran? Apakah sampai ke masyarakat yang membutuhkan? Apakah transparan? Itu baru namanya kritik yang objektif dan sehat. Tapi, kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah-olah "Prabowo beramal pakai uang rakyat", itu bukan kritik. Itu adalah penggiringan opini yang licik. Kita bebas berbeda pilihan politik. Kita boleh tidak suka pada tokoh tertentu. Tapi, jangan sampai kebencian buta bikin kita ikut-ikutan menyebar fitnah dan menolak bantuan yang manfaatnya 100% kembali ke perut rakyat. Jadilah masyarakat yang cerdas, jangan mau diadu domba! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanHoax #BantuanRakyat #NetizenCerdas #SikatMafia #IndonesiaMaju
from I'm Turning Into A Vampire msa show on youtube She had seconds to escape… this moment was terrifying 😳🔥 #msa #animation #anime
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy