@.music.lover84: #pashtofullsong🎧🎤🎶🎵

🎧 MUSIC LOVER 🎧
🎧 MUSIC LOVER 🎧
Open In TikTok:
Region: PK
Wednesday 20 May 2026 04:05:14 GMT
435370
21983
614
1725

Music

Download

Comments

king7863735
KING786🇦🇫 :
best ❣️
2026-05-20 11:46:41
5
mianhizbullahkhan26
mianhizbullahkhan :
wow
2026-05-20 08:36:09
6
ali.akbar.g72
Ali Akbar g :
nice💔💋🫀
2026-07-08 08:28:30
1
chad.plas7
Chade plas :
jbi hi jjijiijjji you jjjj8. oonknokix xf😏dz
2026-07-08 05:39:48
1
sycoihsan6
𝑺𝒀𝑪𝑶..𝑰𝑯𝐒𝐀𝐍. :
nice 🙂
2026-07-01 04:18:10
1
faizan.khan.835
Azhar lala :
2026-10-20 18:52:45
0
user405603088
Kamran Khan :
naic 😊😊☺️☺️😊☺️
2026-05-23 03:39:48
2
aizaz.pathan97
Aizaz Pathan :
Waaaa Yar Had Songa
2026-06-18 18:09:44
1
user232895805
f. c umar zaib :
🥰🥰🥰igxfufcchyrtxztdc
2026-05-27 05:02:06
2
asim.khan4556
Asim Khan :
strge me sree fa sawgiro de🥰🥰🥰da janan me hoab ta na frigdena🥰🥰🥰
2026-07-11 08:40:59
2
kasifking25
Bilal 313 :
khan👍👍
2026-08-01 08:22:45
0
sarkarbanrd16
Sarkar,.banrd,.PTi :
nice song
2026-05-27 13:18:11
3
sudais1472
@sudais :
wow 😲😲😳🥺
2026-05-26 03:59:36
2
rehanmalika1
Rehan Malik :
nice
2026-10-01 02:19:32
0
mk360710
ALI804804 :
jarrkana 👍👍👍
2026-06-11 05:17:46
1
king7863735
KING786🇦🇫 :
nice ❣️
2026-05-20 11:46:35
5
kinyazgul.234
🌺زینب فاطمہ 🌺 :
2026-05-24 16:45:39
3
faizanmsd11
No love :
Wawa nice brooooooooo
2026-07-17 23:11:05
0
hussainkin1122
☠️Ꭰiͥngͣeͫℝ☠️💀313☠️ :
2026-07-02 03:11:37
0
izhar.pattan
Izhar Pattan :
2026-07-16 05:13:42
0
ruhullahkhan86
khan :
2026-06-14 14:37:24
0
user516694130
💫R A J A💫Inam🔥 :
2026-07-16 11:16:22
0
user2467290237651
لوفره :
زما اکنت فالو کی ملگروو پلیزز🙁
2026-08-02 07:24:27
0
isha5436
Iͫsha💞 :
Apko Allah ki pak zaat Ka wasta Ami jaan Ka wastaa bs Mera first video dekhlo Allah ki Raza ki khaatir agnor na karna 🙏🙏🙏🙏
2026-09-13 06:58:11
1
To see more videos from user @.music.lover84, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.

About