@nighthinker.af: Seorang ilmuwan kelas dunia dari University of Nottingham, Prof. Dr. Bagus Muljadi, menegaskan sebuah prinsip fundamental bagi kemajuan sebuah bangsa dalam pernyataannya. Prinsip ini disampaikannya di tengah upaya revitalisasi identitas, menegaskan bahwa fondasi peradaban tidak mungkin dibangun dari ruang hampa yang memutus hubungan dengan khazanah intelektual masa lalu. 🐯⬜ Pernyataan ini disampaikan dalam acara puncak Hari Jadi Tatar Sunda pada 17 Mei 2026, yang bertajuk “Pajajaran Gugat – Tak Tentang Reruntuhannya, Tentang Kebangkitannya Kembali”. Acara di halaman Gedung Sate ini secara filosofis dilandasi untuk “menyerap energi-energi masa lalu untuk kehidupan masa depan”. Hal ini bermakna bahwa yang ingin “dibangkitkan” bukanlah kerajaan secara politis, melainkan kesadaran budaya, martabat intelektual, dan karakter masyarakat Sunda itu sendiri. Di tengah acara inilah proklamasi intelektual tersebut disampaikan, bertepatan dengan penyerahan simbolis “Ensiklopedia Ki Sunda” kepada Gubernur Jawa Barat. Prof. Bagus menegaskan bahwa Sunda bukan sekadar identitas etnis, melainkan sebuah peradaban yang lekat dengan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan. Buku ini adalah langkah konkret untuk mendokumentasikan dan merevitalisasi pengetahuan tradisional secara sistematis agar dapat diakses generasi mendatang. 🌊🌀 Secara konseptual, penyataan Prof. Bagus menyiratkan beberapa lapisan pemikiran mendalam: 🔺Melawan Keterputusan Budaya: Dalam ilmu sosial, ketika masyarakat tercerabut dari akarnya, mereka rentan mengalami krisis identitas dan "cultural dislocation." 🔺Metodologi Berbasis “Rasa” sebagai Ilmu Saintifik: Prof. Bagus menegaskan bahwa pengetahuan tradisional Sunda berbasis “rasa” (nalar leluhur) yang sangat saintifik dan kompatibel dengan jurnal ilmiah modern. Ini menempatkan kearifan lokal setara dengan epistemologi (teori pengetahuan) yang dapat diuji dan divalidasi. 🔺Pengetahuan Lokal untuk Solusi Global: Gagasan ini juga relevan dengan konsep dekolonisasi pengetahuan (decolonization of knowledge). Pemikiran ini adalah bagian dari gerakan global yang menentang pandangan bahwa hanya “pengetahuan Barat” yang sah, serta mengakui peran penting "Indigenous Knowledge Systems" (IKS) dalam konservasi ekologi, mitigasi bencana, dan ketahanan pangan, seperti yang didorong oleh UNESCO. 🌏📑 Keyakinan bahwa pengetahuan lokal setara dengan sains modern mendorong rencana penerjemahan “Ensiklopedia Ki Sunda” ke dalam Bahasa Inggris. Hal ini karena sistem nilai Sunda yang berprinsip pada keseimbangan ekologis dan kepemilikan komunal dinilai dapat menjawab tantangan dunia saat ini, seperti krisis iklim. Dunia sedang mencari perspektif alternatif di luar kerangka pikir Barat yang seringkali eksploitatif, dan nilai-nilai seperti yang terkandung dalam filosofi “Alam Birahi, Alam Kiwari, dan Alam Poe Isuk” menjadi tawaran solusi konkret. ✨ Kesimpulannya, pernyataan Prof. Bagus adalah seruan untuk membangun masa depan di atas fondasi warisan leluhur. Bagi peradaban modern yang tengah menghadapi krisis, menyadari “ilmu dari leluhur” bukan berarti mundur ke belakang, melainkan sebuah loncatan strategis untuk maju dengan identitas yang kokoh. #creatorsearchinsights #ensiklopedia #sunda #bagusmuljadi #fyp
Nighthinker
Region: ID
Wednesday 20 May 2026 05:04:34 GMT
Music
Download
Comments
Geleri Permata :
iya Mas,, dan hall seprti ini pernah saya bahas ketika lgi nongkrong² di kampung . akan tetapi ya gimana lgi karna mungkin sya bukn orang yg punya title apalagi lulusan akademik yg tersohor jadinya ya hanya di tertawakan
,,semoga lewat edukasi² Mas Bagus rakyat bisa mengena sehingga kembali arif akan keleluhuran , RAHAYU 🙏
2026-05-26 18:12:44
7
Rama Wijaya_22 :
Kesaktian leluhur itu bukan sekadar mistik, melainkan IPTEK dan sains yang menyatu dengan alam, budaya, dan kehidupan. Sebab peradaban maju lahir dari bangsa yang memahami akar ilmunya sendiri..nuhun prof
2026-05-23 06:29:11
6
Nasution Cornelis :
sepakat dan sependapat 🤝
2026-05-24 11:34:06
2
𝕡𝕦𝕥𝕣𝕒𝕘𝕒𝕝𝕦𝕙🌐 :
💪 mari kita bangkit dari kesadaran siapa kita siapa leluhur kita dari mana kita asal dan kenapa, bangunlah terlalu lama kita mimpi dri tidur yg lelap🙏
2026-05-24 02:59:14
3
ular berbisa :
salam Rahayu mas Budi Mulyadi
2026-05-31 23:22:58
0
edelweiss07 :
dari beberapa pemaparan prof. bagus, kesimpulan pribadi saya pengetahuan yang diwariskan para leluhur itu terbungkus sastra (bisa jadi bukan hanya sunda, daerah lain pun mungkin ada) jadi harus dipelajari lebih dalam lagi...
2026-05-25 16:28:56
1
wawan setiawan :
mantap
2026-05-28 01:49:01
0
KacaMata Kabayan :
.. Prof🥰
2026-05-23 14:51:55
1
@teddy_md66 :
sampurasun,salam Rahayu Rahayu sejatining ilahi 🙏🏻
2026-05-30 00:48:56
0
sari ze :
betul prof di era modern ruang berfikirnya sempit
2026-05-24 04:11:55
2
saprill :
ini baru yg di bilang orang cerdas.
2026-05-27 09:17:02
1
_Selatan :
lagi nyari buku yang 3 jilid yang di tulis prof. bagus tentang sunda. caranya gimana yah?
2026-05-23 19:06:51
5
Yudi Wiguna :
Nyakseni....Rahayu Sagung Dumadi 🙏
2026-05-24 10:36:40
1
mamanur :
luar biasa...hoyong bukuna ..meser dmn
2026-05-27 23:57:34
1
RH :
Sangat logis prof
2026-05-20 07:39:06
0
hermannadhir :
Kasih tau saya beli Buku nya dmna? Apa di gramedia ada?
2026-05-28 16:29:26
0
Ismail :
Produk apapun itu hanya baik bagi yang produksi. Konsumen tetap mengeluarkan biaya 🙏
2026-05-27 11:49:29
0
om cappo :
beli bukunya di mn
2026-05-26 05:59:18
0
Nsr :
setujuuuu
2026-05-25 18:27:53
0
Ismail :
Sadar sudah
2026-05-27 11:58:41
0
@mb4rk4s!h :
amat sangat setuju sekali dg statement beliau 👍👍👍
2026-05-26 15:20:19
0
Seputar Publik :
keren.. lanjutkan Prof..✍️👍👍
2026-05-28 16:28:48
0
kartika :
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️Kami yang menjaga, merawat, melestarikan karya dan warisan leluhur, Rahayu 🙏
2026-05-28 04:39:47
0
nuaya🪶 :
betul sekali
2026-05-22 02:43:32
0
To see more videos from user @nighthinker.af, please go to the Tikwm
homepage.