@woolyurjlnu: Beredar deras narasi di media yang sengaja menggoreng potongan kalimat Presiden Prabowo soal "orang desa tidak pakai dollar". Tiba-tiba banyak pihak mendadak peduli, membenturkan ucapan tersebut dengan fakta mahalnya harga tahu, tempe, pupuk impor, dan pakan ternak. Mari kita luruskan dengan akal sehat! Pemerintah sangat paham dan tidak pernah menutup mata bahwa kenaikan kurs dollar memukul harga bahan baku. Jerih payah petani dan peternak yang modalnya membengkak adalah masalah nyata yang sedang dicarikan jalan keluarnya, sama sekali bukan untuk diremehkan. Faktanya, ucapan tersebut dipelintir keluar dari konteks aslinya. Pernyataan itu justru disampaikan oleh Presiden di sela-sela peresmian ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Apa esensi pesannya? Presiden sedang membangun sistem pertahanan ekonomi agar desa tidak lagi mudah dipermainkan oleh gejolak kurs mata uang asing dan permainan kartel! Kopdes Merah Putih didirikan sebagai payung pelindung untuk meretas rantai distribusi panjang yang selama ini dikuasai tengkulak. Dengan sistem ini, kebutuhan pokok dan sarana pertanian bisa disalurkan langsung dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Ibarat badai ekonomi global yang sedang kencang, mungkin saat ini sepatu kita terasa basah terkena genangan airnya. Tapi pemerintah, melalui Koperasi Desa, telah membentangkan payung yang memastikan kepala dan badan rakyat desa tetap aman terlindungi dari hantaman krisis. Jangan biarkan gorengan pesimis dan narasi kebencian mengelabui fakta. Saatnya kita fokus mengawal Koperasi Desa sebagai tameng ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya! 🇮🇩☂️🌾 #PrabowoSubianto #KoperasiDesa #FaktaEkonomi #TamengRakyat #PetaniSejahtera #AntiHoax #KedaulatanPangan #IndonesiaMaju
woyin
Region: ID
Wednesday 20 May 2026 07:43:38 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @woolyurjlnu, please go to the Tikwm
homepage.