@missy23232: Director vs a Senior Leader Interview Question Answers #executivepresence #leadershipcareers #careergrowth #careertok #interviewtips

Missy | Career Coach
Missy | Career Coach
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 20 May 2026 15:03:25 GMT
207625
10883
187
772

Music

Download

Comments

user540997814
Michelle :
As a leader, Corporate is a bunch of jargon, made up initiatives that change in direction year over year.
2026-05-20 23:36:09
1020
arthuraugustyn
Arthur Augustyn :
It sounds like the director has no idea how anything was accomplished and deferred to others to make decisions.
2026-05-21 18:31:06
210
laliving.ca
laliving :
It’s a bunch of words.
2026-05-21 01:18:49
160
afgeissler
afgeissler :
This is super helpful. I will say that the director answer is one that someone who actually didn’t do the work can also give. I have colleagues who don’t even know what they’re team is doing but they can share an update like this so they “look good” even though they’re not even leading their team in the complex scenario.
2026-05-21 06:19:40
245
thinkpolice
Bry-El :
It’s all jargon because these Directors didn’t do anything. The Senior Managers and below did all the actual work.
2026-06-03 12:52:20
15
beingburney
Beingburney :
I wish you had given the role play speech from both sides. I feel like I was imagining the sr manager level but had a real world example from the director level. Your director level example mentioned the the problem (stalled rev) , mentioned the timeline 2 years (then later 18 months haha), then they give you all the details of how they solved the problem. Is this satire? Or am I tripping?
2026-06-03 22:35:58
6
pullinforgeorgia
Ken Pullin :
The director answer was fluff … senior manager actually did the work.
2026-06-23 11:14:27
46
morseoxford
morseoxford :
All these buzz words, a lot of fluff. Aligning teams, executive level sponsorships, developed playbooks, problem solve, roadmap, enterprise clients. Sounds like a corporate robot, I would never hire anyone who sounds like that.
2026-05-22 17:31:45
11
happygoluckee25
happygoluckee25 :
Haha I was going to say…the senior manager did all the work…the director had the crisp bullet points for the ‘solve’ that were actually written by the SM who saved the day to provide feedback to the higher ups :) -signed a senior manager
2026-06-24 02:04:39
10
clintrenner
Clint Renner 🌱🪐 :
I love how you still didn’t answer the question. C-level ready!
2026-06-01 15:12:48
29
heyjuz
heyjuz :
@heyjuz: the difference why director level replies like this is because , directors are far from the actual solution, they have an idea how it was done, but the in and out is the tactical person that actually knows :( For director you need to learn to speak with confidence what you have an idea of
2026-05-21 06:56:41
29
arad_1212
user2634375562255 :
Role titles don’t translate universally
2026-05-21 16:52:57
9
trailmixhomey
Trailmix :
Seen in the comments: junior employees conflating the ability to get things done with the ability to do work that contributes to getting things done.
2026-05-22 02:37:34
20
melymel021
J J :
I agree with this. As a manager who used to report up to a Director now reports directly up to a VP he looks at me like I have 10 heads when I speak about all the things I did to get to X.
2026-05-21 15:35:11
59
susanxn
Susie | UGC Creator :
Sounds like more fluff
2026-05-21 18:17:45
56
biologist_spam
biologist_spam :
The corporate jargon sounds like a can of slop to everyone except those who operate daily with that verbiage. It also bores me to death. But I agree… for that audience, it is effective.
2026-05-22 21:31:03
10
solacesoulless
SolaceSoulless :
Brilliant. Learn to speak numbers/metrics!
2026-05-20 20:21:59
25
adamames2
Adam Ames :
This made me realize I do this without realizing I do it. This was very insightful. As a director, if I had to explain everything, it would be “noise”, but it’s about being clear and concise about the objective and showing results at the end of the day.
2026-05-28 07:30:09
13
lvalentinabellob4
lvalentinabellob4 :
I’m pursuing a director role, currently in a senior management position and I just love this!! Thank you❤️
2026-05-22 00:05:36
6
chalexaa
Alexa :
But shouldn’t you say HOW you grew the revenue… 🧐
2026-05-22 02:50:46
5
that_lawyer_says
that lawyer says :
Tens of thousands of interviews? So you’ve sat in on an interview every day for over thirty years straight?
2026-05-21 17:53:22
11
itsme_justjenn
justJenn :
All I heard was they each gave a version of a STAR answer. Would have been more helpful to hear the actual example VP answer bc they both told you about the problem, all of the steps they took and what the outcome was.
2026-05-24 00:28:25
6
thatguythedude1
Food man :
Unfortunately probably also the difference between a really adept leader and someone who just games the corporate jargon system
2026-05-22 04:21:00
6
To see more videos from user @missy23232, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Waktu alat tensimeter angka itu muncul dan terbaca 141/126, seketika duniaku terasa berhenti berputar. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kecemasan, dan membuatku menangis ketakutan di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku angka diastolik di 126 itu adalah vonis mengerikan yang menunjukkan kalau tubuhku sudah berada di ambang krisis dan darurat stroke! Semua hari-hari tenangku hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut hebat, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles.  Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis beraktivitas, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi main HP atau ngerjain sesuatu tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, seblak pedas, dan ngopi tanpa kenal waktu. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas saat cek tensi itu beneran datang dan bikin aku lemas seketika. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak divalidasi oleh angka yang mengerikan: tensi di angka 141/126 mmHg! Panik setengah mati, raut wajah petugas medis langsung berubah sangat pucat, tegang, dan melarangku berdiri sedetik pun.
Waktu alat tensimeter angka itu muncul dan terbaca 141/126, seketika duniaku terasa berhenti berputar. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kecemasan, dan membuatku menangis ketakutan di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku angka diastolik di 126 itu adalah vonis mengerikan yang menunjukkan kalau tubuhku sudah berada di ambang krisis dan darurat stroke! Semua hari-hari tenangku hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut hebat, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis beraktivitas, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi main HP atau ngerjain sesuatu tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, seblak pedas, dan ngopi tanpa kenal waktu. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas saat cek tensi itu beneran datang dan bikin aku lemas seketika. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak divalidasi oleh angka yang mengerikan: tensi di angka 141/126 mmHg! Panik setengah mati, raut wajah petugas medis langsung berubah sangat pucat, tegang, dan melarangku berdiri sedetik pun. "Ini angka diastoliknya 126! Ini udah masuk kategori krisis hipertensi darurat! Pembuluh darahmu di dalam sana bisa pecah sewaktu-waktu kalau tidak diturunkan sekarang juga!" seru petugas medis dengan nada panik menyuruhku tenang total di IGD. Kalimat vonis darurat dari tenaga medis setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: tubuhku sudah sangat terancam stroke berat, pembuluh darah di otak berada di ujung tanduk karena tekanan yang begitu kejam, dan hidupku langsung berubah jadi penjara ketakutan. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik makanan enak dan begadang, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu angka krisis seperti 141/126 muncul, bukan cuma raga yang terancam lumpuh, tapi masa depan dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #viral #hipertensi #darahtinggi #obatdarahtinggi #fyp

About