@kieuhaynau: Nhờ bịch xốt phô mai trứng muối này mà nhà tui ai cũng ghiền ăn tôm xốt trứng muối #sottrungmuoi #xottrungmuoitanzy #tanzyfoods #reviewfood #kieuhaynau

Kiều Hay Nấu
Kiều Hay Nấu
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 21 May 2026 12:25:58 GMT
1644824
5097
26
967

Music

Download

Comments

papikhoi
papikhoi :
cái này nướng hải sản được luôn đúng o ạ
2026-07-28 10:20:33
0
phamthao230592
Phạm Thảo :
Bỏ tủ lạnh hả shop, nó có bị tách dầu k shop
2026-06-15 10:54:16
2
kimbdaily
Kimb daily :
Nhìn là thấy thơm ngậy 🥰
2026-07-17 12:55:55
0
cohiendibuon
Lê Hiền :
nhìn hấp dẫn qua ạ
2026-07-21 06:11:46
1
thuyen95hg
Điêu Thuyền🍀🍀🍀 :
Cho sữa nữa hả ban
2026-06-15 03:45:19
0
duy.nguyen2008
Duy Nguyễn :
Ngon
2026-07-09 13:23:16
0
khinao50kgdoiten9
Khi nào giàu đổi tên 🤧 :
T vứt nguyên bịch vì dở
2026-06-23 09:11:50
0
tu.oc95
Ốc :
Bỏ sữa ko đường hay có đường vậy b
2026-06-16 07:07:19
0
30531781849
Tuệ Ân2204 :
ngon thế
2026-05-28 13:52:53
1
user5311897488193
hồng phương :
cho mình hỏi hôm mình mua về để ngoài ko để tủ lạnh hơn tháng rồi còn ăn dc ko shop.
2026-06-10 12:03:13
0
thaonhii20.02
Nhi Nè 🪴 :
Ngon quá
2026-06-08 13:50:13
1
.chenni_05
🐣ɓé.ꜱυռ🐷 :
Cho e xin link bộ chảo hồng đi
2026-06-04 04:21:12
0
minhtienxinchao221345
Minhtien❤️‍🩹🎀 :
Nồi chiên ko giàu ddk ạ
2026-07-05 11:08:08
0
duymilo1210
Tường Duy :
@Thuý Ái @𝓣𝓱ú𝔂 Á𝓲 @Thuý Ái nhìn hấp dẫn quá
2026-06-15 11:23:49
1
trang_pham330
Trang pham shop :
😳😳😳
2026-06-08 13:35:29
0
canthiephuubang
Can thiệp hữu bằng :
@
2026-06-14 10:27:34
0
To see more videos from user @kieuhaynau, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Cara berpikir sebelum bertindak Berpikir sebelum bertindak (pause and think) adalah salah satu keterampilan hidup (life skill) paling krusial untuk mencegah penyesalan, konflik, dan keputusan impulsif. ​Berikut adalah langkah-langkah praktis dan kerangka berpikir yang bisa Anda terapkan: ​1. Gunakan Aturan 3 Detik (The 3-Second Rule) ​Saat dorongan untuk merespons atau bertindak muncul—terutama saat emosi tinggi: ​Tahan napas dan diam selama 3–5 detik. ​Beri jeda antara stimulus (pemicu) dan respon Anda. Jeda singkat ini memberi waktu bagi prefrontal cortex (bagian otak penyelesai masalah) untuk mengambil alih kendali dari amygdala (pusat emosi). ​2. Ajukan 4 Pertanyaan Filter (S.A.F.E) ​Sebelum mengambil tindakan atau mengucapkan sesuatu, saring niat Anda dengan pertanyaan-pertanyaan ini: - SebabApa alasan sebenarnya saya melakukan ini? Apakah karena logika atau emosi sesaat (marah, gengsi, takut)? - AkibatApa konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang dari tindakan ini bagi saya dan orang lain? - FaktaApakah saya sudah punya cukup data/informasi yang akurat, atau ini baru prasangka/asumsi? - EfisienApakah tindakan ini benar-benar menyelesaikan masalah atau justru menambah masalah baru? 3. Lakukan Second-Order Thinking (Berpikir Lapis Kedua) ​Kebanyakan orang hanya berpikir lapis pertama:
Cara berpikir sebelum bertindak Berpikir sebelum bertindak (pause and think) adalah salah satu keterampilan hidup (life skill) paling krusial untuk mencegah penyesalan, konflik, dan keputusan impulsif. ​Berikut adalah langkah-langkah praktis dan kerangka berpikir yang bisa Anda terapkan: ​1. Gunakan Aturan 3 Detik (The 3-Second Rule) ​Saat dorongan untuk merespons atau bertindak muncul—terutama saat emosi tinggi: ​Tahan napas dan diam selama 3–5 detik. ​Beri jeda antara stimulus (pemicu) dan respon Anda. Jeda singkat ini memberi waktu bagi prefrontal cortex (bagian otak penyelesai masalah) untuk mengambil alih kendali dari amygdala (pusat emosi). ​2. Ajukan 4 Pertanyaan Filter (S.A.F.E) ​Sebelum mengambil tindakan atau mengucapkan sesuatu, saring niat Anda dengan pertanyaan-pertanyaan ini: - SebabApa alasan sebenarnya saya melakukan ini? Apakah karena logika atau emosi sesaat (marah, gengsi, takut)? - AkibatApa konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang dari tindakan ini bagi saya dan orang lain? - FaktaApakah saya sudah punya cukup data/informasi yang akurat, atau ini baru prasangka/asumsi? - EfisienApakah tindakan ini benar-benar menyelesaikan masalah atau justru menambah masalah baru? 3. Lakukan Second-Order Thinking (Berpikir Lapis Kedua) ​Kebanyakan orang hanya berpikir lapis pertama: "Jika saya lakukan X, maka Y akan terjadi." Berpikirlah satu langkah lebih jauh: ​Lapis 1: "Kalau saya langsung menegur dia di depan umum, saya puas." ​Lapis 2 (Konsekuensi lanjutan): "Tetapi dia akan merasa dipermalukan, hubungan kerja jadi canggung, dan proyek bisa terhambat." ​4. Kenali Pemicu Emosi (Emotional Triggers) ​Anda paling rentan bertindak tanpa berpikir saat berada dalam kondisi H.A.L.T: ​Hungry (Lapar) ​Angry (Marah) ​Lonely (Kesepian/Terasing) ​Tired (Lelah) ​Tips: Hindari mengambil keputusan besar, membalas pesan penting, atau berargumen saat Anda berada dalam salah satu dari 4 kondisi di atas. ​5. Terapkan Metode Wait & Review untuk Keputusan Besar ​Untuk tindakan yang berdampak besar (seperti membeli barang mahal, mengambil proyek baru, atau keluar dari pekerjaan): ​Aturan 24 Jam / 7 Hari: Tunda tindakan selama minimal 24 jam. Jika setelah waktu tersebut dorongan dan alasannya masih rasional, barulah bertindak. ​Ringkasan Cepat #qoute #Ian #100k #beranda #fyp

About