@thinjen: What’s your favorite flavor ice cream? @OnlyFriendswithJen

ThinJen
ThinJen
Open In TikTok:
Region: US
Friday 22 May 2026 04:07:39 GMT
26249
710
12
24

Music

Download

Comments

shafrmdabricks
ShaGlizzy :
Damn where this pool at I’m on the waaaaay 😂😭❤️
2026-05-23 06:07:50
3
beatrixx_kiddo03
🫟💀🦇🕷🕸Trish🕸🕷🦇💀🫟 :
aww...mine is Mint Chocolate Chip too!
2026-05-26 04:24:51
0
akabyrd
akaYardBYRD :
What…. y’all are all in the same city?
2026-05-27 06:04:22
1
officiallegendary919
Legendary Vibez :
I need to be eating ice cream with yall 🍦 ☺️👅
2026-05-22 10:20:12
2
supersedingangel_yr0
SuperSedingAngel_yr_0 :
Who's the first girl?
2026-05-24 00:52:36
0
user3263834056715
عبدالله :
👍👍👍
2026-06-06 19:14:32
0
shaibu.yussif0
Shaibu Yussif :
🥰🥰🥰
2026-05-24 14:06:07
0
janogriego
janogriego :
😳😳😳
2026-05-24 13:34:17
0
03slayer31
donovanrodriguez74 :
🥵🥵🥵
2026-05-23 06:51:30
0
ace_10061974
ace_10061974 :
😋😋😋
2026-05-28 13:45:37
0
garcia890manual
manuel garcia :
👅👅
2026-05-23 06:44:18
0
marcelolyandro499
visao :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-08-16 06:36:40
0
To see more videos from user @thinjen, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

“Viral! Karnaval malam di Pekalongan ini mendadak jadi sorotan. Bukan hanya karena kemeriahan karnavalnya, tetapi karena muncul sejumlah figur raksasa dengan wajah menyeramkan, tubuh berwarna gelap, dan adegan yang oleh sebagian warganet disebut-sebut menyerupai ritual satanic. Peristiwa ini terjadi dalam Simbang Kulon Night Carnival 2026, di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Kamis malam 10 September. Dalam acara tersebut, 25 tim kreasi menampilkan berbagai ogoh-ogoh, tarian, marching band, hingga sound horeg. Acara ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian khitanan massal ke-61 yang digelar PRNU Simbang Kulon. � Pantura Suara Merdeka +1 Namun, visual figur menyeramkan dan adegan yang terlihat seperti ritual membuat video ini ramai diperbincangkan. Benarkah ini ritual satanic? Sampai saat ini, belum ditemukan keterangan resmi yang menyatakan bahwa pertunjukan tersebut merupakan ritual satanisme. Jadi, istilah ‘satanic’ masih merupakan label atau persepsi dari sebagian warganet, bukan fakta yang sudah terkonfirmasi. Yang juga menjadi sorotan adalah penggunaan sound horeg. Masalah sound horeg sendiri sebelumnya sudah menjadi perdebatan serius di kalangan ulama. MUI Jawa Timur melalui Fatwa Nomor 1 Tahun 2025 menjelaskan bahwa penggunaan sound horeg dapat menjadi haram apabila volumenya melampaui batas wajar, mengganggu atau membahayakan orang lain, merusak fasilitas, atau disertai kemaksiatan. � MUI +1 Jadi persoalannya bukan sekadar sound system-nya, tetapi bagaimana digunakan dan apa yang menyertainya. Karnaval ini memang nyata. Figur menyeramkannya juga nyata. Sound horegnya juga nyata. Tetapi apakah benar ada ritual satanic? Itulah yang sampai sekarang masih menjadi pertanyaan. Bagaimana menurut kalian? Apakah ini sekadar kreativitas karnaval, atau sudah terlalu jauh?” #soundhoreg #karnaval #satanic #pekalongan24jam #viraltiktok
“Viral! Karnaval malam di Pekalongan ini mendadak jadi sorotan. Bukan hanya karena kemeriahan karnavalnya, tetapi karena muncul sejumlah figur raksasa dengan wajah menyeramkan, tubuh berwarna gelap, dan adegan yang oleh sebagian warganet disebut-sebut menyerupai ritual satanic. Peristiwa ini terjadi dalam Simbang Kulon Night Carnival 2026, di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Kamis malam 10 September. Dalam acara tersebut, 25 tim kreasi menampilkan berbagai ogoh-ogoh, tarian, marching band, hingga sound horeg. Acara ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian khitanan massal ke-61 yang digelar PRNU Simbang Kulon. � Pantura Suara Merdeka +1 Namun, visual figur menyeramkan dan adegan yang terlihat seperti ritual membuat video ini ramai diperbincangkan. Benarkah ini ritual satanic? Sampai saat ini, belum ditemukan keterangan resmi yang menyatakan bahwa pertunjukan tersebut merupakan ritual satanisme. Jadi, istilah ‘satanic’ masih merupakan label atau persepsi dari sebagian warganet, bukan fakta yang sudah terkonfirmasi. Yang juga menjadi sorotan adalah penggunaan sound horeg. Masalah sound horeg sendiri sebelumnya sudah menjadi perdebatan serius di kalangan ulama. MUI Jawa Timur melalui Fatwa Nomor 1 Tahun 2025 menjelaskan bahwa penggunaan sound horeg dapat menjadi haram apabila volumenya melampaui batas wajar, mengganggu atau membahayakan orang lain, merusak fasilitas, atau disertai kemaksiatan. � MUI +1 Jadi persoalannya bukan sekadar sound system-nya, tetapi bagaimana digunakan dan apa yang menyertainya. Karnaval ini memang nyata. Figur menyeramkannya juga nyata. Sound horegnya juga nyata. Tetapi apakah benar ada ritual satanic? Itulah yang sampai sekarang masih menjadi pertanyaan. Bagaimana menurut kalian? Apakah ini sekadar kreativitas karnaval, atau sudah terlalu jauh?” #soundhoreg #karnaval #satanic #pekalongan24jam #viraltiktok

About