@fitria7741:

Fit🦋
Fit🦋
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 22 May 2026 06:36:50 GMT
36738
2787
19
190

Music

Download

Comments

jasun331
jasun🍒 :
Spil baju kaj
2026-05-22 09:37:24
0
faridapasya02
r.... f🥰 :
berapa bulan kk
2026-05-24 08:03:17
0
teawae05
teawae🐦‍🔥 :
Kk hmil pake skncare apa
2026-05-22 10:06:01
0
mr.khai29
MR KHAI🖤 :
enak😋😋😋😋
2026-05-26 04:52:48
0
milla777f
milla.f :
izin save bun
2026-05-27 15:45:34
0
ujangujang401
kang Ujang... :
sehat sllalu KK...
2026-05-25 13:32:33
0
belanjayuk.2
belanjayuk.2 :
Cowok ya kak jk nya
2026-05-22 14:33:34
0
cf.gbt
ornggbt :
klo suami pingin posisi gemana yg aman mbk
2026-05-25 04:31:40
0
zaid.sumatera
Zaid Sumatera :
@nurhyntii
2026-05-29 14:34:55
0
user9277026387194
pak bos ikin# :
🥰
2026-05-23 08:27:02
0
azharshahidi
azharshahidi :
😁😁😁
2026-05-31 15:51:44
0
doi4557
Doi :
👍👍👍👍👍
2026-06-04 10:15:04
0
To see more videos from user @fitria7741, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalau banyak band memasukkan unsur tradisional sebagai pemanis, Untu memilih jalan yang jauh lebih ekstrem. Band asal Yogyakarta ini menjadikan gamelan Jawa sebagai bagian utama dari bahasa musik mereka, bukan sekadar tempelan di atas fondasi metal. Menariknya lagi, sosok di balik lahirnya Untu adalah Sean Hayward—a.k.a. Mas Seno—seorang musisi asal Amerika Serikat yang kini menetap di Yogyakarta. Bersama para personel lainnya, ia membangun apa yang mereka sebut sebagai Real Fuckin Jamet, sebuah identitas yang mereka definisikan sebagai Javanese Metal. Lewat single terbaru
Kalau banyak band memasukkan unsur tradisional sebagai pemanis, Untu memilih jalan yang jauh lebih ekstrem. Band asal Yogyakarta ini menjadikan gamelan Jawa sebagai bagian utama dari bahasa musik mereka, bukan sekadar tempelan di atas fondasi metal. Menariknya lagi, sosok di balik lahirnya Untu adalah Sean Hayward—a.k.a. Mas Seno—seorang musisi asal Amerika Serikat yang kini menetap di Yogyakarta. Bersama para personel lainnya, ia membangun apa yang mereka sebut sebagai Real Fuckin Jamet, sebuah identitas yang mereka definisikan sebagai Javanese Metal. Lewat single terbaru "Batara Kala", Untu kembali menunjukkan bagaimana gamelan dan extreme metal bisa bertemu tanpa kehilangan karakter masing-masing. Lagu ini mengangkat konsep Ruwatan dan sosok Batara Kala dalam mitologi Jawa, figur yang dipandang sebagai personifikasi waktu yang tak bisa dihentikan oleh doa maupun persembahan. Tema tersebut diterjemahkan ke dalam komposisi yang mengawinkan death thrash old-school dengan pola-pola gamelan yang benar-benar menyatu ke dalam riff dan struktur lagu. "Batara Kala" menjadi gerbang pertama menuju EP Yet, I Smile yang dijadwalkan rilis pada Desember 2026. Bersama video klip yang memadukan dokumentasi penampilan band, visual wayang kulit, dan timelapse pembusukan alami yang direkam di Yogyakarta, Untu kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu proyek ekstrem paling menarik yang sedang mengeksplorasi hubungan antara tradisi Jawa, mitologi lokal, dan agresivitas death thrash modern. #bukanreview

About