@orisansale: Săn bảng mắt cheeryep rẻ #fyp #makeup #Trending #cheeryep #viral

Ori Săn Sale
Ori Săn Sale
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 23 May 2026 08:08:37 GMT
7413
92
37
15

Music

Download

Comments

24th6201
Mèo chip :
Tui pass 12 06 07 new 150k nha ạ
2026-06-11 20:16:15
0
_tduog.n
d. :
pass new 07 06 12 new 150k nha
2026-06-09 18:41:01
0
dopassgiahatde
yumi :
Pass newseal 300 màu 12
2026-06-10 01:19:56
0
orisansale
Ori Săn Sale :
Đang có giá này trong gúp đó. Zoo
2026-05-23 08:27:30
1
thutrang1008_
thu trang :
pass newseal 12 06 255k 1bảng
2026-06-07 05:36:21
0
newbie.tp.review
Newbie tập review 🤩 :
Màu xinh nha
2026-05-23 14:14:03
0
k.kieu_
miu🐱 :
pass cheeryep 06 new 220
2026-06-10 09:45:49
0
_dawu.cih
𝘥𝘢𝘸𝘶.𝘤𝘪𝘩ᥫᩣ :
cực xinh
2026-05-23 14:19:45
0
ngoanxinhju7
chip xih iu 🫧 :
bảng 12new 250
2026-06-09 06:25:13
0
lunive1001
Lunive chỉ makeup và làm tóc :
pass new 285 có cod
2026-06-09 02:42:13
0
tiemdocuaminhee
Chrysalismee :
Màu xinh đin
2026-05-23 11:09:08
0
huyentran10801
Trân :
Xinh lắm
2026-06-07 13:36:37
0
chothue_handycam
chothue_handycam :
Huhhuhu vào nhóm rồi mà qua không bật thông báo 🫠
2026-05-24 01:21:19
0
userom46hco582
Tịnh Kỳ An :
Tui Pass màu 12 new 300k
2026-06-08 15:10:20
0
thuyzzreview
Thuyzz_review 🌷 :
Ưng nha
2026-05-23 08:49:41
0
cogaicungdau_
Tiêu cực tan biến đi 🌷 :
07 11 300k new seal
2026-06-06 16:29:14
0
userevbarj15n5
user23792886842 :
pass bảng 06 280k
2026-06-07 10:40:08
0
unbox_use_kahy_06
ᝰ.ᐟ KaHy Review nè ⋆.𐙚 ̊ :
Xinhh quóoo
2026-05-23 16:27:34
0
005palh
Rì viu vi vu⭐️ :
Rẻ v
2026-05-24 14:22:14
0
_jullyy.unboxing_
ghét mụn :
màu đẹp quá
2026-05-24 02:33:27
0
_mntlinh_
Linh :
tui pass cheyep 230 k new màu 06
2026-06-12 11:20:31
0
ptba_11110207
Hong Hae In :
Tui pass 16 new mất box 279k , Thanh Xuân
2026-06-09 09:36:20
0
tha117711
nguỵt nguỵt :
To pass bảng 12 new aaa
2026-06-10 10:02:03
0
nhie_260913
nvtm :
@
2026-06-07 02:52:48
0
To see more videos from user @orisansale, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV | Heeseung dikenal sebagai dosen muda berstatus duda. Ia sempurna, terlalu sempurna. Hidupnya bergelimang harta, parasnya selalu dikagumi para mahasiswa. Sikapnya dingin, profesional, dan selalu menjaga jarak. Ia juga memiliki satu anak, bernama... Hana. Gadis kecil berusia empat tahun yang kadang ia bawa ke kampus. Dan entah kenapa, setiap kali Hana muncul… suasana kampus selalu berubah. Beberapa mahasiswi mendadak menjadi lebih rajin senyum. Lebih rajin menyapa, lebih rajin mencari alasan untuk mengobrol. Padahal Heeseung bahkan tidak menoleh atau terlalu peduli. Namun status dudanya itu tak pernah benar-benar mengubah apa pun. Karena bagaimanapun juga, Heeseung tetap terlalu sempurna untuk diabaikan. Di balik semua itu, pernikahannya pernah gagal. Istrinya berselingkuh, hingga akhirnya ia memilih bercerai. Dan sejak saat itu… Heeseung tidak pernah memberi ruang untuk siapa pun. ••• “Mamah tuh kasian sama Hana,” ucap sang Mama suatu malam. “Heeseung, kamu nggak ada rencana menikah lagi?” Heeseung terdiam cukup lama. “Belum nemu yang cocok.” Mamanya menghela pelan. “Mama udah tua. Mama nggak bisa sepenuhnya jagain Hana.” Lalu satu kalimat itu keluar. Pelan, tapi tegas. “Kamu cari baby sitter aja.” Heeseung menghela napas. Matanya turun menatap lantai, seolah memikirkan sesuatu yang selama ini ia hindari. ••• Beberapa hari setelahnya, lowongan baby sitter itu muncul. Kamu, sebagai mahasiswa yang baru saja lulus, tentu saja menganggap itu kesempatan emas. Bukan cuma soal kerjaannya. Tapi juga… karena Heeseung. Kamu tidak bodoh. Kamu tahu dosen itu selalu jadi bahan pembicaraan. Kamu juga tahu berapa banyak perempuan yang sengaja mencari alasan untuk bisa dekat dengannya. Bedanya… kamu tidak perlu mencari alasan. Kamu hanya perlu satu hal. Diterima jadi baby sitter dirumahnya. Dan malam itu, sebuah nama muncul di daftar pelamar. Kim y/n. Heeseung menatap layar laptopnya cukup lama, karena ia mengenal nama itu. Ia menggulir profilmu pelan, membaca detailnya satu per satu. Lalu entah kenapa… jarinya berhenti di tombol accept. Bukan karena kamu pelamar paling sempurna. Tapi karena dari semua orang yang pernah mendekat… kamu satu-satunya yang tidak pernah terlihat berusaha.  ••• Keesokan harinya, kamu datang seorang diri ke rumah itu. Rumah mewah dan terlalu besar untuk ukuran seseorang yang hidup sendiri. Rumah yang… sebenarnya tidak benar-benar asing buat mu. Karena dulu, beberapa kali, kamu pernah datang ke sini untuk bimbingan. Kamu menekan bel. Tidak sampai lima detik, pintu terbuka. Heeseung berdiri di sana. Dengan kemeja putihnya, jam tangan mahal, rambutnya sedikit berantakan—tapi tetap terlalu tampan untuk ukuran duda. “Kamu datang tepat waktu,” ucapnya datar. Kamu mengangguk sopan. “Selamat pagi, Pak.” Heeseung menatapmu lama, seolah memastikan sesuatu. “Nggak nyangka kita ketemu lagi,” ucapnya. Kamu tersenyum kecil, kikuk. “Saya juga, Pak.” Heeseung mengangguk singkat, lalu memberi jalan. “Silahkan masuk.” Begitu kamu melangkah ke dalam, suara langkah kecil terdengar dari arah ruang keluarga. Dan detik berikutnya suara kecil penuh antusias terdengar. “Kak y/n!” Seorang gadis kecil berlari kencang ke arahmu, langsung memelukmu seolah sudah lama menantimu. Hana. Kamu menunduk, mengusap rambutnya pelan. “Halo, Hana. Kamu apa kabar?” Hana mendongak dengan mata berbinar. “Hana baik! Hana nggak sabar mau main sama Kak y/n!” Kamu belum sempat menjawab, ketika suara Heeseung terdengar dari belakangmu. “Hana,” panggilnya tegas. Tapi nada suaranya… tidak setegas biasanya. Karena pandangannya jatuh pada cara Hana memelukmu yang terlalu nyaman. “Ayah! Hana mau main sama Kak y/n, boleh ya, Ayah?!” tanya Hana. Heeseung diam sebentar. Lalu tanpa sadar, matanya beralih padamu. Seolah menunggu jawabanmu. Kamu mengangguk pelan. Heeseung berjalan mendekat, sedikit menunduk. Tangannya mengusap kepala Hana. “Boleh. Tapi mulai hari ini, kamu harus nurut sama Kak y/n, ya?” “OKE AYAH!”  Lalu tangan mungil itu menarikmu penuh semangat. +💬 #pov #heeseungenhypen #heeseungedit #heeseung #fypage
POV | Heeseung dikenal sebagai dosen muda berstatus duda. Ia sempurna, terlalu sempurna. Hidupnya bergelimang harta, parasnya selalu dikagumi para mahasiswa. Sikapnya dingin, profesional, dan selalu menjaga jarak. Ia juga memiliki satu anak, bernama... Hana. Gadis kecil berusia empat tahun yang kadang ia bawa ke kampus. Dan entah kenapa, setiap kali Hana muncul… suasana kampus selalu berubah. Beberapa mahasiswi mendadak menjadi lebih rajin senyum. Lebih rajin menyapa, lebih rajin mencari alasan untuk mengobrol. Padahal Heeseung bahkan tidak menoleh atau terlalu peduli. Namun status dudanya itu tak pernah benar-benar mengubah apa pun. Karena bagaimanapun juga, Heeseung tetap terlalu sempurna untuk diabaikan. Di balik semua itu, pernikahannya pernah gagal. Istrinya berselingkuh, hingga akhirnya ia memilih bercerai. Dan sejak saat itu… Heeseung tidak pernah memberi ruang untuk siapa pun. ••• “Mamah tuh kasian sama Hana,” ucap sang Mama suatu malam. “Heeseung, kamu nggak ada rencana menikah lagi?” Heeseung terdiam cukup lama. “Belum nemu yang cocok.” Mamanya menghela pelan. “Mama udah tua. Mama nggak bisa sepenuhnya jagain Hana.” Lalu satu kalimat itu keluar. Pelan, tapi tegas. “Kamu cari baby sitter aja.” Heeseung menghela napas. Matanya turun menatap lantai, seolah memikirkan sesuatu yang selama ini ia hindari. ••• Beberapa hari setelahnya, lowongan baby sitter itu muncul. Kamu, sebagai mahasiswa yang baru saja lulus, tentu saja menganggap itu kesempatan emas. Bukan cuma soal kerjaannya. Tapi juga… karena Heeseung. Kamu tidak bodoh. Kamu tahu dosen itu selalu jadi bahan pembicaraan. Kamu juga tahu berapa banyak perempuan yang sengaja mencari alasan untuk bisa dekat dengannya. Bedanya… kamu tidak perlu mencari alasan. Kamu hanya perlu satu hal. Diterima jadi baby sitter dirumahnya. Dan malam itu, sebuah nama muncul di daftar pelamar. Kim y/n. Heeseung menatap layar laptopnya cukup lama, karena ia mengenal nama itu. Ia menggulir profilmu pelan, membaca detailnya satu per satu. Lalu entah kenapa… jarinya berhenti di tombol accept. Bukan karena kamu pelamar paling sempurna. Tapi karena dari semua orang yang pernah mendekat… kamu satu-satunya yang tidak pernah terlihat berusaha. ••• Keesokan harinya, kamu datang seorang diri ke rumah itu. Rumah mewah dan terlalu besar untuk ukuran seseorang yang hidup sendiri. Rumah yang… sebenarnya tidak benar-benar asing buat mu. Karena dulu, beberapa kali, kamu pernah datang ke sini untuk bimbingan. Kamu menekan bel. Tidak sampai lima detik, pintu terbuka. Heeseung berdiri di sana. Dengan kemeja putihnya, jam tangan mahal, rambutnya sedikit berantakan—tapi tetap terlalu tampan untuk ukuran duda. “Kamu datang tepat waktu,” ucapnya datar. Kamu mengangguk sopan. “Selamat pagi, Pak.” Heeseung menatapmu lama, seolah memastikan sesuatu. “Nggak nyangka kita ketemu lagi,” ucapnya. Kamu tersenyum kecil, kikuk. “Saya juga, Pak.” Heeseung mengangguk singkat, lalu memberi jalan. “Silahkan masuk.” Begitu kamu melangkah ke dalam, suara langkah kecil terdengar dari arah ruang keluarga. Dan detik berikutnya suara kecil penuh antusias terdengar. “Kak y/n!” Seorang gadis kecil berlari kencang ke arahmu, langsung memelukmu seolah sudah lama menantimu. Hana. Kamu menunduk, mengusap rambutnya pelan. “Halo, Hana. Kamu apa kabar?” Hana mendongak dengan mata berbinar. “Hana baik! Hana nggak sabar mau main sama Kak y/n!” Kamu belum sempat menjawab, ketika suara Heeseung terdengar dari belakangmu. “Hana,” panggilnya tegas. Tapi nada suaranya… tidak setegas biasanya. Karena pandangannya jatuh pada cara Hana memelukmu yang terlalu nyaman. “Ayah! Hana mau main sama Kak y/n, boleh ya, Ayah?!” tanya Hana. Heeseung diam sebentar. Lalu tanpa sadar, matanya beralih padamu. Seolah menunggu jawabanmu. Kamu mengangguk pelan. Heeseung berjalan mendekat, sedikit menunduk. Tangannya mengusap kepala Hana. “Boleh. Tapi mulai hari ini, kamu harus nurut sama Kak y/n, ya?” “OKE AYAH!” Lalu tangan mungil itu menarikmu penuh semangat. +💬 #pov #heeseungenhypen #heeseungedit #heeseung #fypage

About