@unpluggedsense: привет хотя куда я лезу #GenshinImpact #nicole #durin

faint
faint
Open In TikTok:
Region: UA
Saturday 23 May 2026 08:30:20 GMT
67893
8344
82
523

Music

Download

Comments

_shirr_
shirr :
Я раньше такое только на калькуляторе видел.
2026-05-23 10:55:55
1890
hiki_no0
hana :
это какой отряд
2026-05-23 10:05:12
202
_____vjk_____
•••••••°°°°°° :
хочу добавится вам в друзья. чтоб в театре поиграть за вашего итто, все никак не могу норм прокачать своего
2026-05-23 14:36:19
35
aloemaey
lixis :
привет хотя куда я нaxyй лезу
2026-05-23 21:33:52
23
pokastas
. :
кто в пачке? ИТТО николь дурин и шило ?
2026-05-23 16:23:24
209
penqueent13
penqueent13 :
ЧТО БЛЯТЬ
2026-05-23 21:01:57
34
nohonorablemention1
nohonorablemention1 :
привет, извини, пока.
2026-05-23 20:19:42
8
ayameekami
『аяме』🕊️🗝️ :
Мейнеры итто не изучены вообще
2026-05-23 21:08:40
48
_white_575
_jester :
2026-05-23 09:39:06
24
xxilqswmmm
xxilqswmmm :
я больше не буду играть за Итто извини
2026-05-23 11:51:19
103
ichigonoona
ичиго :
все мейнеры итто безумно крутые
2026-05-23 21:30:39
9
w1001k
.wt :
ох вот это ниxyя себе
2026-05-23 18:33:13
8
k14ryy_
ಣᩚ𓈒 высшая форма жизни 🪽 :
гео всегда в прайме
2026-05-23 15:20:15
11
ace04465
the ace :
Прайм эра это лунная кристаллизация потому что без таких вложений не думаю что это лучшая идея без навии
2026-05-23 13:18:24
59
yumilliv
машенька :
услышал тебя родной
2026-05-23 12:22:07
9
toffee5414
💠Toffee_Mackeny💠 :
я собираю ему лунную пачку. итто, Горо, колумьина и Линнея. жду только колумбину и регионалку инадзумы
2026-05-24 00:30:48
5
iieger
Ness :
Они были хороши, они как дела?
2026-05-23 08:34:28
7
_alxksh
_alxksh :
мой итто сказал что это ии ( у меня нету и то)
2026-05-23 18:45:35
6
_rrioxty
Mitsú :
подскажите, кем можно заменить шило в этой пачке?
2026-05-23 20:48:41
1
__katarsis__
katarsis :
а какую роль выполняет шило?
2026-05-23 19:29:54
0
komexy
Verónica :
Зачем вы это выложили блин
2026-05-24 10:53:03
4
hinichi.s
hon0je ༒ :
консты есть на итто и саппов?
2026-05-24 18:19:09
2
To see more videos from user @unpluggedsense, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).
PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).

About