@chocooooohazelnutt: Part 3 Malam itu akhirnya datang. Malam yang kamu benci. Malam yang kamu takuti. Malam yang bahkan udara pun terasa seperti menahan napas. Kamu dipakaikan kebaya putih gading yang sudah disiapkan. Tangannya bukan tangan manusia yang meriasmu—mereka dingin, kasar, tapi gerakannya lembut seperti sudah biasa mendandani pengantin. Di kepalamu dipasang hiasan bunga melati. Melati yang wanginya sama seperti tubuhmu. Dan saat kamu berdiri di depan cermin… kamu tidak mengenali dirimu sendiri. Wajahmu terlihat cantik. Terlalu cantik. Cantik yang seperti bukan milik manusia. Matamu terlihat lebih tajam, bibirmu lebih merah, kulitmu lebih terang. Seolah dunia itu sedang mengubahmu pelan-pelan. Kamu menelan ludah. “Kembalikan aku…” Suaramu serak. Tapi tak ada yang peduli. Mereka membawamu keluar kamar. Dan saat pintu aula terbuka… semua makhluk sudah menunggu. Duduk rapi seperti tamu kehormatan. Mereka tidak bicara keras. Mereka hanya berbisik. Dan bisikan itu terdengar seperti ribuan suara yang bertumpuk. “Ratu…” “Ratu…” “Ratu…” Kamu berjalan pelan. Kakimu gemetar. Tanganmu dingin. Kamu ingin jatuh. Tapi mereka menahanmu dari belakang, memastikan kamu tetap berjalan. Dan di ujung aula… Haechan sudah berdiri menunggumu. Dia mengenakan beskap hitam dengan sulaman emas. Jariknya rapi. Wajahnya tampan seperti iblis yang sengaja diciptakan untuk menggoda manusia. Matanya tajam. Tidak ada senyum. Tapi auranya… membuatmu seperti tidak punya pilihan selain tunduk. Saat kamu sampai di depannya, Haechan menatapmu lama. Tatapan itu membuat tubuhmu lemas. Lalu dia mengulurkan tangan. “Ke sini.” Kamu tidak mau. Tapi kakimu bergerak sendiri. Dan saat tanganmu menyentuh tangannya… kamu merasakan sesuatu seperti listrik. Seperti ada sesuatu yang masuk ke dalam kulitmu. Mengikat. Mengunci. Haechan menunduk sedikit, suaranya pelan. “Kamu cantik.” Kamu menahan tangis. “Aku gak mau…” Haechan tersenyum tipis. “Aku tahu.” “Tapi malam ini…” Dia mendekat, bisikannya seperti mantra. “…kamu akan jadi istriku.” . . . Tidak ada penghulu. Tidak ada doa-doa seperti pernikahan manusia. Yang ada hanya seorang makhluk tua, tubuhnya bongkok, matanya putih, mulutnya tersenyum tanpa gigi. Dia membawa kitab hitam. Kitab yang ketika dibuka, baunya seperti tanah kuburan. Makhluk itu membaca sesuatu. Bahasanya bukan bahasa manusia. Tapi kamu bisa merasakan kata-katanya masuk ke telingamu seperti paku. Setiap kalimat membuat tubuhmu makin lemas. Makin berat. Seolah rohmu sedang ditarik keluar. Lalu makhluk tua itu menatapmu. “Kau menerima?” Kamu membuka mulut. Kamu ingin berkata tidak. Tapi suaramu tidak keluar. Yang keluar justru… “Iya…” Kamu membeku. Matamu membesar. Itu bukan suaramu. Itu suaramu, tapi… seperti dipaksa. Seolah lidahmu bukan milikmu. Haechan menatapmu puas. Lalu makhluk itu menatap Haechan. “Kau menerima?” Haechan menjawab tanpa ragu. “Aku menerima.” Dan seketika… api lentera biru berubah menjadi merah. Seluruh aula berguncang pelan. Semua makhluk tertawa kecil. Dan kamu merasakan cincin dingin melingkar di jarimu. Saat cincin itu menyentuh kulitmu… harum tubuhmu meledak. Seperti bunga yang mekar sekaligus. Seperti seluruh tubuhmu sedang menandai dirinya sendiri. Kamu menjerit pelan. Tapi tidak ada yang peduli. Haechan mendekat, menggenggam dagumu. “Sekarang…” Dia berbisik. “Kamu sah.” . . . Kamu dibawa kembali ke kamar. Kamar pengantin itu. Kamar yang sekarang terasa lebih sempit, karena ada dia di dalamnya. Pintu tertutup. Dan dunia menjadi sunyi. Haechan berdiri di depanmu. Menatapmu lama. Kamu berdiri gemetar, tangismu sudah habis. “Aku… takut…” Haechan melangkah mendekat. Dia tidak langsung menyentuhmu. Dia hanya memandangmu seperti seseorang yang akhirnya mendapatkan sesuatu yang dia tunggu ratusan tahun. “Aku tidak akan menyakitimu.” Kamu tertawa kecil, getir. “Bohong…” Haechan menunduk sedikit, menatapmu tajam. “Kalau aku mau menyakitimu, kamu sudah mati sejak kecil.” --- lanjut dikomen... or https://www.whatsapp.com/channel/0029Vb7sXF3Bqbr8JooK2e1q #haechan #nct #pov #povstories #fyp
echangf
Region: ID
Saturday 23 May 2026 11:48:35 GMT
Music
Download
Comments
Rasya :
kak gak mau debutin di wp??? versi yang lebih panjang lagiii🥺🥺🥺🥺
2026-05-26 12:21:55
25
݊ꪀɑׁׅ :
kakk, aku selalu takjub sama pov muu. klo ditanya siapa penulis pov yg paling aku suka saat ini aku bakal jawab orng itu kaka sih, karna dari beberapa pov kaka yg udh aku baca aku selalu ikutan ngerasain apa yg terjadi di pov, kaya nyata bgtt. ditambah alur nya bener bener bikin bengong karna ga ketebak, alur yg begini aku suka bgt karna makin dibaca makin penasaran sama kelanjutan nyaa. jngn berhenti berkarya ya kakk, klo bisa bikin di wp juga kakk 😙🫶🏻
2026-06-04 09:24:22
2
nanayy :
kakkkk debutt wp plisssssss
2026-06-03 11:51:49
1
little sun🐬 :
love u kaa
2026-05-23 12:21:34
0
lyssa :
kak kalo debut wp kabarin, mau langsung download wp sekarang jugaaa wkwkwkw
2026-06-08 03:30:59
0
fullsun :
pertaamaaa bgttt
2026-05-23 11:50:50
3
echangf :
Lanjutan 1-6 👇🏻✨️
2026-05-23 11:53:45
7
🐻 :
Kakk ayok lanjut lagiii😭💚
2026-05-29 08:38:42
1
Qaseh Cempaka :
manggil ulang ya kak kalo udah ada lanjutannya ..
2026-05-23 12:05:38
3
asya :
lanjut kaaa, bagus bgt😭😭😭😭
2026-05-23 13:54:38
1
𝘥𝘦𝘭. :
kak lanjut lagi please 🥹
2026-05-23 15:42:52
1
pudu🐻🐬 :
lanjut kak
2026-05-28 16:26:17
0
𝝸๋𝘁𝘀 𝗿ׅ𝝴ׂ𝗻ׂ𝗻ׂ!🍒 :
DEBUT DI WP KAAAA😭😭😭
2026-05-27 13:40:03
0
riin. :
kakk di WP aja kakk 😭😭😭 bgs bgddd plsss 💯💯💯
2026-05-28 00:21:13
0
haechan’s indomaret partner :
kak ini bukan part terakhir kan?🥺
2026-05-28 07:50:25
0
arunaa_POV :
kak 2-6 manaaaaa [cry]
2026-05-25 07:08:25
0
widyaa :
ver jaemin ka pls
2026-05-24 09:22:02
0
abelychan🐻 :
2026-06-09 00:13:26
0
To see more videos from user @chocooooohazelnutt, please go to the Tikwm
homepage.