@outfitnam.xh: #setdonam #setnam #bodonam #setaonam #setquannam

Thời Trang Nam
Thời Trang Nam
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 23 May 2026 14:37:24 GMT
138680
380
1
23

Music

Download

Comments

lcnguyn505
Lực Nguyễn :
bộ này chất vải j nhỉ
2026-06-15 02:53:50
0
To see more videos from user @outfitnam.xh, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kasus tewasnya Wahyudi (32), warga Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, masih dalam penanganan kepolisian. Pria tersebut ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka bacok di belakang rumahnya pada Selasa (14/7/2026) dini hari, diduga menjadi korban penyerangan menggunakan celurit. Keterangan dari istri korban, Kepala Desa Tegalrandu, hingga hasil pemeriksaan sementara polisi mengungkap sejumlah fakta mengenai peristiwa tersebut. Aparat kini terus mendalami motif di balik pembunuhan sekaligus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri usai kejadian. Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap Wahyudi (32), warga Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang ditemukan tewas dengan luka bacok di belakang rumahnya, Selasa (14/7/2026) dini hari. Korban ditemukan sekitar pukul 02.00 WIB dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya. Bahkan, daun telinga korban terputus. Polisi menduga korban dibacok menggunakan celurit oleh H, yang disebut merupakan temannya sendiri. Istri korban, Rika Kusumawati, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi pembacokan yang menewaskan suaminya. Saat diwawancarai, ia mengaku baru mengetahui kejadian setelah terbangun dari tidur.
Kasus tewasnya Wahyudi (32), warga Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, masih dalam penanganan kepolisian. Pria tersebut ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka bacok di belakang rumahnya pada Selasa (14/7/2026) dini hari, diduga menjadi korban penyerangan menggunakan celurit. Keterangan dari istri korban, Kepala Desa Tegalrandu, hingga hasil pemeriksaan sementara polisi mengungkap sejumlah fakta mengenai peristiwa tersebut. Aparat kini terus mendalami motif di balik pembunuhan sekaligus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri usai kejadian. Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap Wahyudi (32), warga Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang ditemukan tewas dengan luka bacok di belakang rumahnya, Selasa (14/7/2026) dini hari. Korban ditemukan sekitar pukul 02.00 WIB dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya. Bahkan, daun telinga korban terputus. Polisi menduga korban dibacok menggunakan celurit oleh H, yang disebut merupakan temannya sendiri. Istri korban, Rika Kusumawati, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi pembacokan yang menewaskan suaminya. Saat diwawancarai, ia mengaku baru mengetahui kejadian setelah terbangun dari tidur. "Enggak tahu. Saya bangun tidur itu langsung keluar. Ada satu pelaku. Enggak kenal, cuma tahu namanya. Kejadiannya di belakang rumah saya," ujar Rika. Saat ditanya mengenai penyebab peristiwa tersebut, Rika mengaku tidak mengetahui persoalan yang melatarbelakanginya. "Enggak tahu saya, Pak. Saya enggak boleh ikut-ikut urusan laki-laki katanya, Pak," ucapnya. Rika juga menyebut dirinya mengetahui adanya pembacokan terhadap suaminya, namun tidak berani mendekat karena takut terhadap pelaku yang datang membawa celurit. Sementara itu, Kepala Desa Tegalrandu, Sadi, mengatakan dirinya mendapat informasi dari kepala dusun pada malam kejadian untuk membantu membawa korban ke rumah sakit. Namun, setelah mengetahui korban telah meninggal dunia, ia langsung meminta agar kejadian tersebut dilaporkan kepada polisi. "Pak Kasun beritahu saya, jangan ini kalau sudah meninggal enggak boleh dibawa. Kalau masih hidup enggak apa-apa. Karena sudah meninggal harus laporan ke polisi. Itu saya menghubungi Polsek Klakah," ujar Sadi. Sadi mengatakan pelaku maupun korban sama-sama merupakan pendatang sehingga dirinya tidak mengenal pelaku secara pribadi. "Enggak kenal karena sama-sama pendatang," katanya. Menurut Sadi, berdasarkan kondisi di lokasi kejadian, diduga korban sempat berusaha menyelamatkan diri setelah dibacok di dalam rumah. "Kayaknya dibacok di dalam rumah ini, lari keluar mungkin dibacok lagi, akhirnya jatuh dekat sumur," ujarnya. Ia juga mengungkapkan bercak darah terlihat dari dalam rumah hingga ke luar rumah. "Darahnya dari dalam rumah sampai keluar. Kayaknya dibacok di dalam rumah, lalu lari keluar," katanya. Sadi mengaku mendengar informasi sementara bahwa motif pembunuhan diduga berkaitan dengan persoalan sepeda, meski hal tersebut masih sebatas informasi yang beredar di masyarakat. "Kalau pendengaran saya ada yang bilang masalah sepeda. Mungkin jual beli sepeda atau apa," ujarnya. Ia juga menyebut luka yang paling terlihat pada korban adalah telinga yang terputus. "Yang saya tahu kupingnya itu lepas. Kewer-kewernya hilang," kata Sadi. Sementara itu, Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan berdasarkan keterangan saksi sementara, pelaku datang saat korban sedang tertidur. Pelaku lebih dulu menemui seorang saksi yang merupakan tetangga korban untuk menanyakan keberadaan Wahyudi. Setelah diberi tahu bahwa korban berada di dalam rumah, saksi kemudian memanggil korban hingga keduanya bertemu. "Kemudian saksi mempersilakan pelaku duduk dan pelaku mencari keberadaan korban. Kemudian saksi tersebut memanggil korban akhirnya mereka bertemu," ujar Suprapto. Tak lama kemudian, pelaku tiba-tiba menyerang korban menggunakan celurit. #tiktokberita

About