@cortei.e.posteibr: @Izu Master Roll Nem em SKYPIEA tem criaturas assim! #onepiece #izumasterroll #izumasterclipfy #clipfyleague

Cortei e Postei
Cortei e Postei
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 24 May 2026 02:26:14 GMT
8282
100
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @cortei.e.posteibr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#vidio #viral #fyp  Lampung Utara — MediaViral.co Peristiwa dugaan pengeroyokan terhadap lima remaja terjadi di kawasan Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara. Insiden tersebut diduga melibatkan sejumlah oknum anggota TNI yang berjaga di lokasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat kelima remaja tersebut memasuki area bendungan menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja. Saat melintas di titik penjagaan, mereka sempat dibentak oleh seorang oknum TNI. Karena merasa tidak melakukan kesalahan, para remaja itu tetap melanjutkan perjalanan menuju area air terjun di kawasan bendungan. Namun, oknum tersebut dikabarkan menyusul para remaja hingga ke lokasi tujuan. “Siapa yang merasa preman di sini?” ujar oknum tersebut sebagaimana ditirukan oleh saksi di lokasi. Meski kelima remaja tersebut memilih diam dan tidak melawan, oknum tersebut diduga mulai melakukan tindakan kekerasan fisik. Situasi semakin memanas ketika oknum tersebut memanggil rekan-rekannya dari barak. Tidak lama kemudian, sejumlah oknum anggota TNI lainnya datang dan diduga ikut melakukan pengeroyokan terhadap para korban. Salah satu korban bahkan disebut sempat diinjak-injak saat berada di lokasi kejadian. Akibat peristiwa tersebut, kelima remaja mengalami luka-luka di sekujur tubuh. Pihak keluarga korban yang tidak terima atas perlakuan kasar tersebut langsung membawa para korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pada malam hari setelah kejadian, Bupati Lampung Utara dikabarkan datang ke lokasi guna melihat situasi sekaligus melakukan upaya mediasi antara pihak korban dan pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap maupun dugaan keterlibatan sejumlah oknum anggota TNI dalam peristiwa tersebut. (mediaviral.co)
#vidio #viral #fyp Lampung Utara — MediaViral.co Peristiwa dugaan pengeroyokan terhadap lima remaja terjadi di kawasan Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara. Insiden tersebut diduga melibatkan sejumlah oknum anggota TNI yang berjaga di lokasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat kelima remaja tersebut memasuki area bendungan menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja. Saat melintas di titik penjagaan, mereka sempat dibentak oleh seorang oknum TNI. Karena merasa tidak melakukan kesalahan, para remaja itu tetap melanjutkan perjalanan menuju area air terjun di kawasan bendungan. Namun, oknum tersebut dikabarkan menyusul para remaja hingga ke lokasi tujuan. “Siapa yang merasa preman di sini?” ujar oknum tersebut sebagaimana ditirukan oleh saksi di lokasi. Meski kelima remaja tersebut memilih diam dan tidak melawan, oknum tersebut diduga mulai melakukan tindakan kekerasan fisik. Situasi semakin memanas ketika oknum tersebut memanggil rekan-rekannya dari barak. Tidak lama kemudian, sejumlah oknum anggota TNI lainnya datang dan diduga ikut melakukan pengeroyokan terhadap para korban. Salah satu korban bahkan disebut sempat diinjak-injak saat berada di lokasi kejadian. Akibat peristiwa tersebut, kelima remaja mengalami luka-luka di sekujur tubuh. Pihak keluarga korban yang tidak terima atas perlakuan kasar tersebut langsung membawa para korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pada malam hari setelah kejadian, Bupati Lampung Utara dikabarkan datang ke lokasi guna melihat situasi sekaligus melakukan upaya mediasi antara pihak korban dan pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap maupun dugaan keterlibatan sejumlah oknum anggota TNI dalam peristiwa tersebut. (mediaviral.co)

About