@tiktokk3892: she looks amazing | ac: @amber 🎵 #euphoria #euphoriaseason3 #maddyperez #cassiehoward #viral @TikTok maddy and cassie edit season 3 episode 7

tiktokk
tiktokk
Open In TikTok:
Region: US
Monday 25 May 2026 02:57:48 GMT
67596
405
6
42

Music

Download

Comments

liltimmybakes
LILTIMMYBAKES :
wth
2026-09-17 22:09:16
0
beauty.aktar33
Beauty Aktar :
মন চাইতেছে
2026-07-17 18:58:25
0
emi56712
Emi :
What the actual fuck
2026-09-15 11:49:08
2
vusalmusayev58
vusalmusayev58 :
😂
2026-07-19 21:21:03
0
avinash.d92
Avinash D :
🥰
2026-06-03 00:12:58
0
coltyn463
✝️Coltyn999✝️ :
@♡ 𝓰𝓻𝓪𝓬𝓮𝔂 ♡
2026-09-17 00:38:33
0
To see more videos from user @tiktokk3892, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bagi seorang muslim, meninggalkan doa sebagai bentuk terutuh manifestasi keinginan bisa menjadi tanda longgarnya iman. Kelonggaran iman memiliki banyak sekali tanda yang bisa kita observasi sendiri, dan salah satunya adalah apa yang Allah jelaskan di surah al-Ma’arij ayat 19-21:  “Sungguh manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah. Dan apabila dia mendapat kebaikan dia amat kikir.” Melantunkan doa ternyata tidak sesempit dikabulkan atau tidaknya keinginan, ada dimensi beragam yang ikut mendefinisikan level keimanan seseorang. Keimanan yang cukup tentu tidak membatasi manifestasi pada hal yang sifatnya duniawi saja, ada banyak dosa, kesalahan, dan aib yang ikut muncul di benak pikiran ketika kita menghadap Allah dengan beragam keinginan; dan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan al-khauf wa al-raja’ (rasa takut dan harapan) yang mendikte dinamika hubungan hamba dengan Pencipta. Tentu, tidak ada salahnya untuk menuliskan impian. Tapi bagi seorang hamba yang memiliki Tuhan, kenapa hanya berhenti di sana? Kenapa tidak dibawa ke setiap waktu shalat sambil menunjukkan kepada Allah bahwa kita adalah hamba yang benar-benar percaya pada-Nya dan bertekad kuat untuk keinginan itu? Semoga Allah melindungi kita dari sifat arogan yang tidak kita sadari; kepercayaan diri berlebih bahwa usaha kita adalah faktor penentu utama dalam keberhasilan sesuatu sambil secara sadar meniadakan Allah dari hati sebagai Penentu segalanya. @Sri Rohimah
Bagi seorang muslim, meninggalkan doa sebagai bentuk terutuh manifestasi keinginan bisa menjadi tanda longgarnya iman. Kelonggaran iman memiliki banyak sekali tanda yang bisa kita observasi sendiri, dan salah satunya adalah apa yang Allah jelaskan di surah al-Ma’arij ayat 19-21: “Sungguh manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah. Dan apabila dia mendapat kebaikan dia amat kikir.” Melantunkan doa ternyata tidak sesempit dikabulkan atau tidaknya keinginan, ada dimensi beragam yang ikut mendefinisikan level keimanan seseorang. Keimanan yang cukup tentu tidak membatasi manifestasi pada hal yang sifatnya duniawi saja, ada banyak dosa, kesalahan, dan aib yang ikut muncul di benak pikiran ketika kita menghadap Allah dengan beragam keinginan; dan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan al-khauf wa al-raja’ (rasa takut dan harapan) yang mendikte dinamika hubungan hamba dengan Pencipta. Tentu, tidak ada salahnya untuk menuliskan impian. Tapi bagi seorang hamba yang memiliki Tuhan, kenapa hanya berhenti di sana? Kenapa tidak dibawa ke setiap waktu shalat sambil menunjukkan kepada Allah bahwa kita adalah hamba yang benar-benar percaya pada-Nya dan bertekad kuat untuk keinginan itu? Semoga Allah melindungi kita dari sifat arogan yang tidak kita sadari; kepercayaan diri berlebih bahwa usaha kita adalah faktor penentu utama dalam keberhasilan sesuatu sambil secara sadar meniadakan Allah dari hati sebagai Penentu segalanya. @Sri Rohimah

About