@soloposofficial: Warga Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali menemukan dua batu yang diduga bagian bangunan candi Buddha kuno saat membuka jalan menuju kandang ternak. Batu yang diduga stupa dan prasada itu ditemukan di lokasi sama namun pada kedalaman berbeda. Penemu, Sopan Prasetyo, mengaku awalnya menemukan pondasi batu saat meratakan tanah pada April 2026. Saat penggalian kembali dilakukan pada Mei, muncul batu lain yang bentuknya ternyata saling mengunci saat dicocokkan. Disdikbud Boyolali menyebut temuan tersebut diduga berasal dari abad ke-8 hingga ke-9 Masehi atau masa Kerajaan Mataram Hindu–Buddha. Meski bentuk keduanya terlihat saling sesuai, hubungan antara prasada dan stupa masih menunggu kajian lebih lanjut. Staf Bidang Kebudayaan Disdikbud Boyolali sekaligus Tim Ahli Registrasi Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, mengatakan kedua batu ditemukan di titik yang sama tetapi pada waktu dan kedalaman berbeda. Menurut tim ahli Disdikbud Boyolali, wilayah Nepen sebelumnya juga beberapa kali ditemukan batu yang diduga objek cagar budaya. Temuan kali ini dinilai menarik karena ornamen unik dan kondisi batu yang masih sekitar 90 persen utuh.
Solopos Official
Region: ID
Monday 25 May 2026 03:40:36 GMT
Music
Download
Comments
manusia :
pertama dapat apa
2026-05-25 03:45:35
1
𝕄𝕒𝕟𝕘 𝔼𝕕𝕙𝕠𝕥 :
brarti baru teras nya. blm bangunan utamanya 😊
2026-06-12 11:15:02
0
nusa_tara :
🥰
2026-05-27 01:51:33
0
Putra Lubis92 :
🤩🧐
2026-06-03 10:28:24
0
To see more videos from user @soloposofficial, please go to the Tikwm
homepage.