@newsmotion.id: Sekelompok anggota Congress AS dari kedua partai secara resmi memperkenalkan Rancangan Undang-Undang (RUU) baru bernama American Reserve Modernization Act 2026 (ARMA). Melansir rilis resmi Congress dan press release Begich House pada Kamis (21/5/2026), RUU ini diinisiasi Rep. Nick Begich (Republik, Alaska) dan Rep. Jared Golden (Demokrat, Maine) dengan dukungan 15 co-sponsor dari kedua partai. Tujuan utama RUU ini: mengizinkan US Treasury membeli hingga 1 juta Bitcoin atau sekitar 5% dari total pasokan BTC global dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. Mekanisme pembelian dirancang budget-neutral, artinya tidak menambah beban pajak atau utang nasional AS. Pendanaan datang dari revaluasi sertifikat emas Federal Reserve yang nilainya sudah lama tertinggal dari harga pasar emas saat ini. Dengan revaluasi, pemerintah AS bisa mendapat "paper gains" yang besar untuk dipakai membeli Bitcoin tanpa mengeluarkan dana fiskal baru. RUU ARMA mewajibkan Bitcoin yang dibeli ditahan minimal 20 tahun, dan hanya boleh dijual jika tujuannya menurunkan utang nasional AS yang saat ini sudah tembus US$39 triliun. ARMA membangun di atas BITCOIN Act yang sudah diperkenalkan Senator Cynthia Lummis di Senat sebelumnya. Bagi audiens Indonesia, perkembangan ini penting untuk dipantau. Kalau RUU ARMA berhasil lolos Congress dan jadi undang-undang, AS akan jadi negara maju pertama yang resmi menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan negara dalam skala besar. Implikasinya: tekanan beli ke Bitcoin sekitar 200.000 BTC per tahun (~16.700 BTC per bulan), naiknya legitimasi Bitcoin sebagai aset institusional, dan potensi pergeseran arus dana global. Tapi RUU baru diperkenalkan dan perlu lolos proses legislasi yang panjang sebelum jadi undang-undang resmi. Pelaku pasar akan pantau perkembangannya, terutama di tengah kebijakan Fed Chair baru Kevin Warsh dan dinamika geopolitik global. "SUMBER: TWS News" #kontencomxtws #kontencom #bitcoin #crypto #trading
NEWSMOTION
Region: ID
Monday 25 May 2026 03:51:20 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @newsmotion.id, please go to the Tikwm
homepage.