@baghdad600: #باب_الحوائج_موسى_بن_جعفر_اطلب_حاجتك #كاظميه #الهم_صلي_على_محمد_وأل_محمد #الهم_صلي_على_محمد_وأل_محمد

🪬بــاب الـــمــراد🪬
🪬بــاب الـــمــراد🪬
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 25 May 2026 08:55:47 GMT
13134
1721
90
63

Music

Download

Comments

user141fy
مصطفى الموسوي :
اللهم صل على محمد وآل محمد وعجل فرجهم ياكريم السلام على مولاي باب الحوائج الإمام موسى الكاظم عليه السلام اقضيلي حاجتي بحق محمد وال محمد الطيبين الطاهرين السلام على مولاي باب الحوائج الإمام محمد الجواد علية السلام اقضيلي حاجتي بحق محمد وال محمد الطيبين الطاهرين
2026-05-27 18:40:59
1
chvxycj
عليوان :
الزياره مقبوله اخي🌹🌹
2026-05-25 18:16:34
3
ab_de03
عبوسي الشيخ 😇 :
سهله يامولاي دخيلك 😢
2026-05-25 20:01:25
2
user5751112473552
محمد الزيرجاوي :
يا موسى الكاظم يا سيدي ومولاي دخيلك ابو الجوادين
2026-05-25 11:56:59
2
ahmed.alzubaidy47
Ahmed Alzubaidy :
السلام عليك ياسيدي ومولاي يا موسى بن جعفر يانور عيني
2026-05-25 17:34:13
2
dygsxbk8r6u1
عہلآء آلسہعہيہديہ :
يا موسى بن جعفر عليه سلام
2026-05-25 14:59:05
2
user37353815502374
رفيف 💕 :
اي والله 🥹 يارب يا شريفه 😉 ياعباس ياعلي
2026-05-25 20:55:24
1
user32804093105321
🤍🔥 :
ياموسى ابن جعفر
2026-05-25 18:19:16
2
haiderwas1988
حيدر عبد الكاظم وشيل :
ياباب المراد
2026-05-25 18:09:04
2
sigad990
ال$جعباوي$ :
ياموسى ابن جعفر نجحني
2026-05-25 13:39:32
1
o9gg_
صوفي :
ياموسى الكاظم
2026-05-25 09:44:44
3
rdaalfryjy18
رضا الفريجي :
يا باب الحوائج
2026-05-25 12:20:33
3
muthana_56
𝐌𝗨𝐓𝐇𝐀𝐍𝐍𝐀 | مثنى ليث :
دخيلك ياموسى بن جعفر 🤲
2026-05-28 23:55:32
1
81044menna
Menna :
دخيلك ياموسى ابن جعفر شافيني
2026-05-25 20:41:01
1
user5308836828193
خادمة أهل البيت :
السلام عليك ياسيدي يامولاي ياموسى ابن جعفر الكاظم دخيلك ياسيدي يامولاي السلام عليك ياسيدي يامولاي يامحمد الجواد دخيلك ياسيدي يامولاي
2026-05-25 20:30:03
1
._91i0
عـاشـقة الحـسيـن🤎 :
دخيلك يامولاي
2026-05-25 17:43:47
1
1.1.1j3
ستار الساعدي :
ياموسى ابن جعفر
2026-05-25 22:38:32
1
dy1croezbqd8
علي الخزرجي :
يا موسى بن جعفر عليه السلام 🤲
2026-05-29 00:31:33
1
user0384335746
om hassan :
ياموسى بن جعفر دخيلك
2026-06-06 02:48:43
0
usereyyc8odkun
كرار الحسيني :
السلام عليك يا سيدي ومولاي
2026-05-25 17:37:42
2
2rx.8
⫷ ابٰٰو هاديٰ ✪:💥 :
ياموسى الكاظم
2026-06-05 18:49:15
1
jehssjnehe
وكت مصلحتك تجيني :
دخيلك يا موسى ابن جعفر 🥺🥺
2026-05-29 07:27:55
1
user8190639765970
ياعلي :
يا موسى بن جعفر
2026-05-25 20:22:29
2
usercvu1ts258
ابو امير الحاتمي :
ياموسى ابن جعفر دخيلك
2026-05-31 19:21:53
1
husseinsabah91
Hussein Sabah :
يا موسى بن جعفر دخيلك
2026-05-25 21:43:53
1
To see more videos from user @baghdad600, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemerintah Indonesia mulai gerak konkret atasi tekanan kurs di tengah dolar AS yang sempat tembus Rp17.900 pada Jumat (29/5/2026). Detik Finance melaporkan pada Minggu (31/5/2026) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung membuka jurus baru Kemenkeu dalam Kuliah Umum di Institut Pertanian Bogor: terbitkan surat utang dengan mata uang non-USD. Strategi pembiayaan ini fokus ke Samurai bonds (denominasi Yen Jepang), Dim Sum bonds (Renminbi China), dan Kangoroo bonds (Dolar Australia). Tujuannya jelas: kurangi ketergantungan RI terhadap dolar AS sekaligus dapat tingkat bunga yang lebih kompetitif. Juda Agung paparkan tiga strategi fiskal utama yang diterapkan pemerintah secara konsisten: pertama, pengendalian belanja negara (jaga BBM subsidi tidak naik, efisiensi program MBG dengan pengurangan hari Sabtu, fokus belanja produktif untuk pertumbuhan & lapangan kerja). Kedua, optimalisasi penerimaan negara lewat momentum kenaikan harga komoditas plus implementasi sistem Coretax untuk perpajakan. Ketiga, strategi pembiayaan non-USD yang udah disebutkan. Buat masyarakat & investor Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati dengan kritis. Pertama, strategi diversifikasi mata uang utang ini sebenarnya udah lazim dipakai negara emerging market lain (Brazil, India, Filipina). Kalau eksekusinya bagus, RI bisa kurangi exposure ke volatilitas USD. Tapi efektivitasnya tergantung volume & timing penerbitan. Kedua, performa ekonomi RI Q1 2026 menurut Kemenkeu: pertumbuhan 5,61%, inflasi terjaga 2,42%, defisit fiskal 0,64% (April), plus yield SBN terjaga. Angka ini relatif kuat di tengah tekanan global (perang Iran, inflasi AS 3,8%, BOK hawkish). Ketiga, buat investor: pantau penerbitan SBN/ SBSN dalam beberapa minggu ke depan, plus saham bank besar (BMRI, BBRI, BBNI, BBCA) yang punya treasury operations. Diversifikasi portfolio pakai sebagian instrumen non-USD bisa jadi hedging natural. Pantau katalis: implementasi DSI 1 Juni, keputusan FOMC bulan depan, plus pergerakan Yen & Renminbi terhadap rupiah. Sumber: TWS News  @tradewithsuli #kontencom #kontencomxtws
Pemerintah Indonesia mulai gerak konkret atasi tekanan kurs di tengah dolar AS yang sempat tembus Rp17.900 pada Jumat (29/5/2026). Detik Finance melaporkan pada Minggu (31/5/2026) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung membuka jurus baru Kemenkeu dalam Kuliah Umum di Institut Pertanian Bogor: terbitkan surat utang dengan mata uang non-USD. Strategi pembiayaan ini fokus ke Samurai bonds (denominasi Yen Jepang), Dim Sum bonds (Renminbi China), dan Kangoroo bonds (Dolar Australia). Tujuannya jelas: kurangi ketergantungan RI terhadap dolar AS sekaligus dapat tingkat bunga yang lebih kompetitif. Juda Agung paparkan tiga strategi fiskal utama yang diterapkan pemerintah secara konsisten: pertama, pengendalian belanja negara (jaga BBM subsidi tidak naik, efisiensi program MBG dengan pengurangan hari Sabtu, fokus belanja produktif untuk pertumbuhan & lapangan kerja). Kedua, optimalisasi penerimaan negara lewat momentum kenaikan harga komoditas plus implementasi sistem Coretax untuk perpajakan. Ketiga, strategi pembiayaan non-USD yang udah disebutkan. Buat masyarakat & investor Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati dengan kritis. Pertama, strategi diversifikasi mata uang utang ini sebenarnya udah lazim dipakai negara emerging market lain (Brazil, India, Filipina). Kalau eksekusinya bagus, RI bisa kurangi exposure ke volatilitas USD. Tapi efektivitasnya tergantung volume & timing penerbitan. Kedua, performa ekonomi RI Q1 2026 menurut Kemenkeu: pertumbuhan 5,61%, inflasi terjaga 2,42%, defisit fiskal 0,64% (April), plus yield SBN terjaga. Angka ini relatif kuat di tengah tekanan global (perang Iran, inflasi AS 3,8%, BOK hawkish). Ketiga, buat investor: pantau penerbitan SBN/ SBSN dalam beberapa minggu ke depan, plus saham bank besar (BMRI, BBRI, BBNI, BBCA) yang punya treasury operations. Diversifikasi portfolio pakai sebagian instrumen non-USD bisa jadi hedging natural. Pantau katalis: implementasi DSI 1 Juni, keputusan FOMC bulan depan, plus pergerakan Yen & Renminbi terhadap rupiah. Sumber: TWS News @tradewithsuli #kontencom #kontencomxtws

About