@amanolau: TATA CARA SHALAT IDULADHA Pada pagi hari tanggal 10 Zulhijah, dianjurkan untuk mandi sunah hari raya lalu berangkat menuju masjid atau lapangan tempat shalat Id dengan memperbanyak membaca takbir. Ketika tiba di masjid, laksanakanlah shalat Tahiyatul Masjid dua rakaat sebelum duduk, lalu duduklah dengan ikut mengulang-ulang bacaan takbir sampai shalat Iduladha dimulai. Lafal niat shalat Iduladha adalah sebagai berikut, “Ushallî sunnatan li’îdil-adhhâ rak’ataini lillâhi ta’âlâ (Aku berniat shalat sunah Iduladha dua rakaat karena Allah SWT).” Pada rakaat pertama, shalat dimulai dengan melakukan takbiratul ihram beserta niat, membaca doa iftitah, lalu membaca takbir 7 kali sambil me-ngangkat kedua tangan dan setiap selesai takbir disunahkan membaca, “Subhânallâhi wal hamdu lillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar (Mahasuci Allah SWT, segala puji bagi Allah SWT, tiada Tuhan selain Allah SWT, dan Allah SWT Mahabesar).” Setelah takbir 7 kali dan tasbih tersebut dibaca, dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surah yang dikehendaki, tetapi yang lebih utama adalah surah Qaf atau Al-A’la. Pada rakaat kedua, seseorang membaca takbir 5 kali setelah takbir ketika berdiri untuk rakaat kedua dan disunahkan membaca tasbih setiap selesai takbir seperti pada rakaat pertama. Kemudian, dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah dan surah yang dikehendaki, tetapi yang lebih utama adalah surah Al-Qamar. Hendaknya imam mengeraskan suaranya saat membaca surah Al-Fatihah dan surah-surah lainnya. Shalat ini dikerjakan sebanyak dua rakaat seperti shalat-shalat sunah lainnya. Sementara itu, khutbah hari raya dilaksanakan setelahnya. APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH ORANG YANG TIDAK MAMPU BERKURBAN? Orang yang tidak mampu berkurban karena kekurangan harta hendaknya mengerjakan shalat sunah 6 rakaat yang dilaksanakan dengan sekali salam untuk setiap dua rakaatnya pada hari Raya Iduladha setelah shalat Zuhur. Adapun niatnya sebagai berikut, “Ya Rabbi, hamba-Mu yang lemah ini tidak mampu berkurban. Untuk menggantikan kurban tersebut, aku kurbankan tubuhku ini dengan bersujud di hadapan-Mu, terimalah aku di antara orang-orang yang berkurban.” Berikut ini surah-surah yang dibaca setelah surah Al-Fatihah: Rakaat ke-1: surah Al-Qadr; Rakaat ke-2: surah Al-Kautsar; Rakaat ke-3: surah Al-Kafirun; Rakaat ke-4: surah Al-Ikhlas; Rakaat ke-5: surah Al-Falaq; dan Rakaat ke-6: surah An-Nas. (Kumpulan Doa dan Ibadah, Penerbit Fazilet) 25 Mei 2026 #kalenderfazilet alender fazilet
momoyko
Region: ID
Monday 25 May 2026 09:11:58 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @amanolau, please go to the Tikwm
homepage.