@gva1: #مجلس_النواب_العراقي #حسين_علي

حسين علي hussein ali
حسين علي hussein ali
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 25 May 2026 17:07:41 GMT
25643
1066
11
74

Music

Download

Comments

_7iixx2
meme" :
اويني مدرستي
2026-05-25 20:44:14
1
ss_dj15
Apex :
الك حب
2026-05-31 12:16:30
0
alikurde5
ابو زكريه :
غيمه ثكيله
2026-05-25 18:38:50
0
a1999iq1
🇮🇶أسعد برمجة🇮🇶 :
🥰🥰🥰
2026-05-28 05:31:08
0
al3lamy_anas
الاعلامي انس الموسوي👮‍♂️⭐️⭐️ :
❤️
2026-05-26 01:02:28
0
ry_an292
★ريہان★ :
❤️❤️❤️
2026-05-28 15:14:32
0
djrnfnfffffdf
😇𝑴 :
❤️❤️❤️
2026-05-25 17:16:57
0
50r1f
م :
🖤
2026-05-25 17:10:51
0
181.xt
توفي :
🔥🔥
2026-05-25 17:10:12
0
nosa2985
👑 أميرةالكون👑🗝️ 🧿 :
🥰👑
2026-06-07 11:08:21
0
To see more videos from user @gva1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana menuai sorotan. Dalam program Bola Liar yang ditayangkan Kompas TV dengan tema “Eks Pimpinan MBG Dadan Cs Ditetapkan Tersangka Korupsi, Kenapa Baru Sekarang?”, Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, melontarkan pertanyaan tajam kepada Juru Bicara Partai Gerindra terkait kapasitas Nanik memimpin lembaga yang mengelola program strategis nasional di bidang gizi. Dalam diskusi tersebut, Tiyo mempertanyakan latar belakang Nanik yang dikenal memiliki pengalaman di dunia jurnalistik dan komunikasi publik. Ia menilai publik berhak mengetahui dasar pertimbangan pemerintah dalam menunjuk pimpinan baru BGN, terutama setelah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama sejumlah eks pejabat BGN ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan Tiyo yang menyebut, “Kompetensinya wartawan di bidang gizi apa?” langsung menjadi perhatian dan memicu perdebatan di media sosial. Sebagian pihak menilai kritik tersebut merupakan bentuk kontrol publik terhadap jabatan strategis negara, sementara pihak lain menilai kemampuan manajerial dan kepemimpinan tidak selalu harus berasal dari latar belakang ilmu gizi. Perdebatan mengenai kepemimpinan baru BGN pun menjadi salah satu topik hangat yang menyertai perkembangan kasus dugaan korupsi program MBG yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum. #jurnalborneo #BadanGiziNasional #NanikDeyang #KetuaBEMUGM #MBG
Penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana menuai sorotan. Dalam program Bola Liar yang ditayangkan Kompas TV dengan tema “Eks Pimpinan MBG Dadan Cs Ditetapkan Tersangka Korupsi, Kenapa Baru Sekarang?”, Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, melontarkan pertanyaan tajam kepada Juru Bicara Partai Gerindra terkait kapasitas Nanik memimpin lembaga yang mengelola program strategis nasional di bidang gizi. Dalam diskusi tersebut, Tiyo mempertanyakan latar belakang Nanik yang dikenal memiliki pengalaman di dunia jurnalistik dan komunikasi publik. Ia menilai publik berhak mengetahui dasar pertimbangan pemerintah dalam menunjuk pimpinan baru BGN, terutama setelah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama sejumlah eks pejabat BGN ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan Tiyo yang menyebut, “Kompetensinya wartawan di bidang gizi apa?” langsung menjadi perhatian dan memicu perdebatan di media sosial. Sebagian pihak menilai kritik tersebut merupakan bentuk kontrol publik terhadap jabatan strategis negara, sementara pihak lain menilai kemampuan manajerial dan kepemimpinan tidak selalu harus berasal dari latar belakang ilmu gizi. Perdebatan mengenai kepemimpinan baru BGN pun menjadi salah satu topik hangat yang menyertai perkembangan kasus dugaan korupsi program MBG yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum. #jurnalborneo #BadanGiziNasional #NanikDeyang #KetuaBEMUGM #MBG

About