@libertajustice213:

Liberta Justice
Liberta Justice
Open In TikTok:
Region: FR
Tuesday 26 May 2026 17:29:41 GMT
19535
243
31
169

Music

Download

Comments

ouzegdouhallal
Almohad :
Mr Driencourt pour êtes là représentation magistrale de la fourberie francaise
2026-06-17 00:03:06
4
babouha1
babouha :
Feu HASSAN II, en respectant la dépouille était UNE FRIPOUILLE, UN CALCULATEUR il avait échangé le département d’oujda contre le Sahara, tindouf à bechar, qui arrangeait le Maroc, la France ayant entamé les essais nucléaires au sud algérien. en 1962,il voulait garder oujda ,tindouf et bechar. TEL EST PRIS QUI CROYAIT PRENDRE. ONE TWO THREE VIVA L’ALGÉRIE.
2026-06-03 12:10:59
6
modelka513
Modelka :
hassen2 a peut-etre demandé cela a De Gaulle mais cela ne veut pas dire que sa demande etait legitime🙄 la preuve De Gaulle ne lui pas repondu favorablement.. De plus, Hassen2 a aussi demandé a la Cour Intl de Justice de legitimer le Sahara Occidental comme etant marocain, et la CIJ apres investigation a bien conclu que le territoire Sahrawi n'a jamais été marocain avant la colonisation espagnole
2026-06-14 01:05:10
3
dzingeur218
Dzingeur21 :
Exactement ils disaient la France voulais donner le Sahara au Maroc et le roi a dit non je verrais avec les frères algériens je ne les trahirais pas 😂😂
2026-06-17 08:20:56
2
lepatron.sabri
Lepatron Sabri :
du bla bla , demandé lui pour qui il roule.
2026-06-17 19:31:10
1
ayazit7
ayazit7 :
Un ambassadeur parjure ! Du jamais vu dans l’histoire de la diplomatie .
2026-06-08 18:48:35
1
user1353376605844
rabah :
attention la jalousie tue
2026-06-13 17:01:06
1
alitajrine876
alitintin :
Il y a des hommes qui se battent pour leur terre et d'autres qui mendient.
2026-06-10 03:12:23
4
pop6096
touflayen :
pourquoi DeGaulle n'a pas écouté ?
2026-05-26 21:18:37
2
randy.jose766
randy jose :
avec pleins de mensonges.
2026-06-12 06:47:31
0
hamidhamide86
Hamid :
CE DIABLANCOURT VEUT A TOUT PRIX mettre le feu entre le maroc et l'Algérie. PERSONNE NE POURRAIS LE FAIRE NI LE Maroc NI LA FRANCE .
2026-06-03 16:26:01
1
messaocad3j
mère de nana,kia,wawax,oro :
Les différents traités signés pour différentes raisons, ont toujours été profitable au Maroc. De plus, Oudja a réintégré le royaume du Maroc qu'au 18 ème siècle. La frontière a toujours été le fleuve de la Moulouya.
2026-06-17 05:00:46
4
salehlallem72
salah lallem :
LE MAROC ÉGAL 🤣🤣🤣 ISRAËL 🤣🤣🤣
2026-06-09 09:44:32
3
zaou.bb
hhhh :
pauvre type
2026-05-27 11:06:07
2
belkacem6693
Belkacem :
😳😳😳
2026-05-29 18:35:11
1
diss7331
diss :
😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-05-26 17:56:46
1
tanafdour
tanafdour :
🥰🥰🥰
2026-06-17 11:15:20
2
user6619493957980
user6619493957980 :
😂😂😂
2026-05-27 08:46:47
0
kahinahammoudi446
Kahina Hammoudi :
pour récupérer des terres on demande pas on combat
2026-05-27 06:51:14
6
serge.paccout
sergepaccout :
depuis que le Maroc a normalisé avec Israël, ils essaye de faire comme eux volé tout leurs voisins avec tout c'est sionismes qu'on voit à la télévision Française et leur propagande arrivé tout droit d'Israël.
2026-06-15 08:47:48
3
boutalebfarid
Boutaleb farid :
l'ex ambassadeur Français en Algérie qui sont fils vendait des visas au Algériens désireux d'aller en France un vrais Fillon intarissable avec Bouteflika jusqu'à ce que Tebboune leurs arrête ce business très rentable a cette famille d'escrocs .
2026-06-01 20:12:18
1
belkacem.london
Belkacem London :
deux poids deux mesures l'Algérie a eu son indépendance avec le sang le Maroc avec les el ...k ....h...a...b.
2026-06-09 14:50:15
1
To see more videos from user @libertajustice213, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

USS Abraham Lincoln (CVN-72), menjadi pilar utama dalam operasi kemanusiaan internasional terbesar yang pernah dilakukan militer AS di Asia Tenggara, yang dikenal dengan nama Operasi Unified Assistance. Ketika gempa bumi berkekuatan 9,1–9,3 M_w dan tsunami dahsyat meluluhlantakkan pesisir Provinsi Aceh pada 26 Desember 2004, kapal induk ini sedang melakukan persinggahan pelabuhan (port visit) di Hong Kong setelah menyelesaikan tugas patroli di Teluk Persia. ​Melihat skala kehancuran yang masif, Pentagon langsung membatalkan cuti kru dan memerintahkan Gugus Tempur Sembilan (Carrier Strike Group Nine / CSG-9) yang dipimpin oleh Laksamana Muda (Rear Admiral) Doug Crowder untuk segera bergerak ke arah barat menuju perairan Sumatra. ​Mobilisasi dan Kekuatan Alutsista ​USS Abraham Lincoln tiba di lepas pantai barat Aceh, tepatnya di sekitar perairan Meulaboh, pada tanggal 1 Januari 2005. Karena infrastruktur pelabuhan dan bandara di Aceh hancur total, kapal induk seberat 100.000 ton ini berfungsi sebagai pangkalan logistik terapung raksasa. ​Alutsista utama yang dikerahkan dalam operasi ini bukanlah jet tempur F/A-18 Hornet, melainkan armada helikopter dari Carrier Air Wing (CVW) 2, yang menjadi urat nadi penyelamatan. Skuadron yang paling aktif adalah Helicopter Anti-Submarine Squadron 2 (HS-2)
USS Abraham Lincoln (CVN-72), menjadi pilar utama dalam operasi kemanusiaan internasional terbesar yang pernah dilakukan militer AS di Asia Tenggara, yang dikenal dengan nama Operasi Unified Assistance. Ketika gempa bumi berkekuatan 9,1–9,3 M_w dan tsunami dahsyat meluluhlantakkan pesisir Provinsi Aceh pada 26 Desember 2004, kapal induk ini sedang melakukan persinggahan pelabuhan (port visit) di Hong Kong setelah menyelesaikan tugas patroli di Teluk Persia. ​Melihat skala kehancuran yang masif, Pentagon langsung membatalkan cuti kru dan memerintahkan Gugus Tempur Sembilan (Carrier Strike Group Nine / CSG-9) yang dipimpin oleh Laksamana Muda (Rear Admiral) Doug Crowder untuk segera bergerak ke arah barat menuju perairan Sumatra. ​Mobilisasi dan Kekuatan Alutsista ​USS Abraham Lincoln tiba di lepas pantai barat Aceh, tepatnya di sekitar perairan Meulaboh, pada tanggal 1 Januari 2005. Karena infrastruktur pelabuhan dan bandara di Aceh hancur total, kapal induk seberat 100.000 ton ini berfungsi sebagai pangkalan logistik terapung raksasa. ​Alutsista utama yang dikerahkan dalam operasi ini bukanlah jet tempur F/A-18 Hornet, melainkan armada helikopter dari Carrier Air Wing (CVW) 2, yang menjadi urat nadi penyelamatan. Skuadron yang paling aktif adalah Helicopter Anti-Submarine Squadron 2 (HS-2) "Golden Falcons" yang mengoperasikan helikopter SH-60F dan HH-60H Seahawk. ​Selain itu, kekuatan udara ini diperkuat oleh elemen dari Korps Marinir AS (USMC) dan kapal-kapal pendamping dalam gugus tempur, yang meliputi: ​Kapal penjelajah berpeluru kendali USS Shiloh (CG-67). ​Kapal perusak berpeluru kendali USS Benfold (DDG-65) dan USS Fitzgerald (DDG-62). ​Kapal logistik USNS Rainier (T-AOE-7). ​Total helikopter gabungan yang dikerahkan mencapai sekitar 17 hingga 20 unit Seahawk yang terbang nonstop dari fajar hingga petang. ​Misi Kemanusiaan dan Logistik ​Medan evakuasi di Aceh saat itu sangat parah akibat terputusnya jalur darat menuju wilayah pesisir barat seperti Meulaboh dan Calang. Di bawah koordinasi taktis Laksamana Muda Crowder dan komandan kapal Kapten (Captain) J. Scott Jones, kru USS Abraham Lincoln melakukan beberapa aksi krusial: ​Operasi Jembatan Udara (Air Bridge): Helikopter SH-60 Seahawk menerbangkan pasokan logistik langsung dari geladak kapal menuju titik-titik pengungsian terisolasi. Dalam beberapa minggu pertama, armada ini mendistribusikan lebih dari 2,5 juta pon (sekitar 1.100 ton) bahan makanan, tenda, dan obat-obatan. ​Produksi Air Bersih: Menggunakan dua reaktor nuklir Westinghouse A4W, sistem distilasi air di dalam USS Abraham Lincoln mampu menghasilkan hingga 400.000 galon (sekitar 1,5 juta liter) air tawar per hari dari air laut. Air ini dikemas dalam kantong-kantong khusus dan diterbangkan ke daratan untuk mencegah wabah penyakit kolera. ​Evakuasi Medis (Medevac): Kamar bedah dan fasilitas medis kapal induk diubah menjadi rumah sakit darurat. Helikopter mengevakuasi ratusan korban dengan luka infeksi parah (pembusukan luka akibat air tsunami) langsung ke atas kapal untuk mendapatkan tindakan amputasi atau perawatan intensif oleh tim medis militer. ​Dampak Sejarah dan Diplomasi ​Operasi ini berlangsung hingga awal Februari 2005 sebelum peran logistik dialihkan sepenuhnya kepada organisasi sipil dan kapal rumah sakit USNS Mercy (T-AH-19). ​Kehadiran USS Abraham Lincoln di Aceh mencatatkan sejarah penting dalam geopolitik kontemporer. Operasi kemanusiaan ini berhasil mengubah lanskap hubungan diplomatik antara Indonesia dan Amerika Serikat yang sempat tegang pasca-embargo militer era 1990-an. Melalui aksi nyata penanggulangan bencana ini, militer AS berhasil menampilkan sisi soft power yang humanis, mereduksi sentimen anti-Amerika di wilayah tersebut, dan mempercepat proses pemulihan kemanusiaan di tanah Serambi Mekah. - - - #ussabrahamlincoln #tsunamiaceh2004 #kapalinduk #masukberanda #fyp

About