@anwar: 🦘🦘

Anwar Jibawi
Anwar Jibawi
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 02 June 2026 21:00:00 GMT
197553
11615
192
288

Music

Download

Comments

billionaire07r_
Bryson Mercedes 💎 :
67 likes I divorce my wife 🥀🥀
2026-06-02 21:25:53
69
a_m78611
️ _ :
Someone ratio me by one like
2026-06-02 21:01:58
25
vinnie.kelly
Vinnie Kelly :
I must be a kangaroo than😅😅😅
2026-06-02 21:01:10
0
fatgoose17
fatgoose :
first like
2026-06-02 21:01:46
4
wkwlwl_ei7372
Irnani_almani :
First Comment 💀💀💀
2026-06-02 21:01:12
6
sekinat_08
SEKINAT 😍😍 :
first 🥇
2026-06-02 21:03:21
2
metin_cologne
metin_cologne :
2026-06-02 21:02:01
6
erik4o2
🖤Erik_.🖤 :
Omg
2026-06-02 21:01:17
2
kian.sherko0
𝐀𝐋𝐏𝐇𝐀🫀🌞🐊 :
1
2026-06-02 21:02:12
2
strawberry12777
strawberry ¹²⁷ 🍓✨ :
hiiii
2026-06-02 21:03:35
3
user25908460560835
عبدالله الجيلاني :
قديم
2026-06-04 00:53:07
2
yzzzboyy
𝓨𝔃𝔃𝓹🫧 :
Yowww
2026-06-02 21:02:29
2
jokrjdjjdjehhddh
Aziz :
ولله أنور دا قتلني من ضحك 😂
2026-06-02 21:02:12
3
user2199059190142
user2199059190142 :
إذا صعد الفيديو سموني ايمان
2026-06-02 21:47:13
2
penda9teen
𝑷𝐄𝒩𝑫𝓐🤴🏾. :
Can someone ratio me by 1 like
2026-06-02 21:03:19
3
alex_wal3
Alex_111 :
First
2026-06-02 21:00:40
3
cosmolaries.jr
Cosmolaries jr :
I'm early
2026-06-03 16:18:17
1
yamash44644
🇾🇪🇾🇪العنان 🇾🇪🇾🇪 :
نمبرررر وااان اول تعليق
2026-06-02 21:00:56
1
gigisketch
GigiSketch :
He never run out of ideas 😂😂😂
2026-06-03 17:51:46
1
To see more videos from user @anwar, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV {4} :
POV {4} : "Gue duluan ya, Nad. Hati-hati lo pulangnya," pamit kamu buru-buru karena merasa tidak enak membuat Keonho menunggu. "Iya, tenang aja. Lo yang hati-hati, jangan lupa pegangan yang erat!" seru Nadia pelan sambil tertawa geli. Kamu berjalan keluar kafe dengan langkah yang agak kikuk. Begitu pintu kaca berdenting, Keonho langsung mendongak dari ponselnya. Begitu melihat kamu, dia langsung tersenyum lebar dan memasukkan ponselnya ke saku jaket. "Eh, pas banget baru mau gue telepon," kata Keonho begitu kamu sampai di dekat motornya. Dia langsung membenarkan posisi duduknya dan memakai helmnya kembali, membiarkan kaca helmnya terbuka agar bisa menatap kamu dengan jelas. "Kak Keonho udah lama nunggunya?" tanya kamu pelan, merasa agak bersalah. "Nggak kok, baru lima menitan. Tadi abis dari warung depan sekalian beli rokok sama James," jawabnya santai. Dia kemudian menepuk jok belakang motornya lagi, sama seperti tadi sore. "Ayo, naik. Keburu malem, ntar James nyariin adek kesayangannya." Kamu mengangguk, lalu perlahan naik ke jok belakang yang tinggi itu. Begitu kamu sudah posisi duduk dengan benar, Keonho melirik kamu dari spion bulatnya. "Udah siap? Pegangan ya," ucapnya. Belum sempat kamu merespons, Keonho sudah melepaskan koplingnya sedikit agak cepat, membuat motornya sedikit menghentak maju. Refleks karena kaget, kedua tangan kamu langsung mencengkeram erat ujung jaket denim milik Keonho di bagian pinggangnya. Dari kaca spion, kamu bisa melihat dengan jelas kalau cowok itu lagi tersenyum puas—menertawakan refleks kamu yang sukses memperkecil jarak di antara kalian. "Nah, gitu dong. Kan aman kalau pegangan," sahut Keonho setengah berteriak di balik helmnya • • • Motor gede Keonho bergerak santai membelah jalanan Bandung yang mulai dihiasi lampu-lampu jalan. Angin sore yang sejuk menerpa wajah kamu, tapi rasa hangat di pipi kamu tetap gak bisa bohong kalau kamu masih salting gara-gara aksi rem mendadak tadi. Tangan kamu masih setia mencengkeram ujung jaket denimnya. Dari kaca spion bulat di stang motor, kamu bisa melihat mata Keonho sesekali melirik ke arah kamu, lalu dia tersenyum tipis. Suasana sore itu mendadak terasa beda, lebih tenang dan entah kenapa jadi agak mendebarkan. Keonho sedikit melambatkan laju motornya saat memasuki area jalan komplek yang lebih sepi dan teduh di bawah rindangnya pohon-pohon besar. "y/n," panggil Keonho tiba-tiba. Suaranya yang ngebass terdengar lebih pelan dan berat di sela-sela deru mesin motor, beda banget sama nada santainya yang biasa. "Iya, Kak?" jawab kamu agak keras supaya kedengaran dari balik punggungnya. "Sebenarnya... dari tadi sore pas di depan rumah lo, gue gak beneran bercanda pas bilang mau jagain lo," kata Keonho, mulai mencampur bahasanya dengan logat aslinya. "Gue udah lama merhatiin lo, y/n. Setiap kali gue nongkrong bareng James, terus lo curi-curi pandang dari balik gorden jendela... manah urang teh langsung ratug ser-seran, jantung gue gak bisa santai, tau gak?" Kamu langsung terdiam di jok belakang, mendengarkan kalimatnya dengan dada yang mulai bergemuruh hebat. Kamu gak menyangka kalau aksi intip-mengintip kamu selama ini ternyata ketahuan oleh dia. "Gue sengaja sering ikut nongkrong di depan rumah lo, ya karena pengen ngelihat lo keluar rumah," lanjut Keonho lagi. Motor gede itu makin berjalan pelan, hampir merayap di pinggir jalan komplek yang sepi. Tiba-tiba, Keonho melepas tangan kirinya dari stang motor, lalu meraih kedua tangan kamu yang tadinya cuma meremas jaket denimnya. Dengan lembut tapi pasti, dia membawa tangan kamu untuk melingkar penuh di pinggangnya. Genggaman tangannya terasa sangat hangat. "Gue gak mau cuma dianggap sebagai abang-abangan komplek atau sekadar temennya si James doang sama lo," ucap Keonho lagi, suaranya terdengar sangat tulus lewat angin sore. #POV #keonho #cortis #foryou #anhkeonho

About