@kakarajpoot46k: #میرا_سہنا_پنڈ_حویلیاں_کرباٹھ_ظلع_لاہور♥️🌈🌱🌴🍂🥰 #پنجاب #kakarajpoot46k #کرباٹھ

مدثر میؤ🍁❤️
مدثر میؤ🍁❤️
Open In TikTok:
Region: PK
Wednesday 27 May 2026 14:24:24 GMT
12916
611
31
5

Music

Download

Comments

muhammad.shahbazbhatti
Shahbaz.bhatti,32 :
assalamu alaikum
2026-05-28 03:18:48
0
zeeshanali69644
zeeshan Ali :
ma Aya hn es jagha py
2026-05-31 08:07:08
0
rana.adeel808
Rana Noman 804❤️❤️❤️❤️ :
Bhi Reply
2026-05-29 11:47:09
0
muhammad.shahbazbhatti
Shahbaz.bhatti,32 :
hi
2026-05-28 03:18:33
0
ammarrajput6901
عمار کہتے ہیے 🦅🏴 :
plz loction
2026-07-08 07:01:49
0
mudasirmayo_a
بادشاہ🥷🏻🫂 :
🥰🥰🥰
2026-05-31 00:05:10
0
alibrand12l
Aلi💝 :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-05-28 12:01:30
0
baba67475
baba :
🥰🥰🥰
2026-06-06 02:24:49
0
malik.usman331
🥰 ملک عثمان 🍁 :
🥰🥰🥰
2026-05-28 05:29:24
0
hanzala.mayo786
Hanzala,Mayo786 :
🥰🥰🥰
2026-05-28 19:26:07
0
javaidsunzproperties
Ibrahim propartis DHA Lahore :
😳😳😳
2026-06-10 07:38:57
0
alibrand12l
Aلi💝 :
🥰🥰🥰
2026-05-28 12:00:55
0
saqib.ali9825
It's malik💞 :
❤️❤️❤️
2026-05-28 09:24:17
0
muzii.mayo
زبانية⚜️ :
❤️❤️❤️
2026-05-28 07:20:31
0
adnanvirk453
ch M Adnan virk :
🥰🥰🥰
2026-07-22 09:46:17
0
kakamayo46k
🍁مدثر میؤ صاب😎 :
🥰🥰🥰
2026-05-28 05:03:56
0
itsverylook
✨🚬♏R RЄĦʌИ✨🚬 :
🥰🥰🥰
2026-05-28 04:05:13
0
malikumernawab3366
@malikumernawab3366 :
❤️❤️❤️
2026-05-28 03:31:45
0
sajidmayo661
ساجدمیو😎☘️🌿 :
🥰🥰🥰
2026-05-28 03:07:04
0
mianshahzaib11228
𝑺𝒉𝒂𝒉𝒛𝒂𝒊𝒃メ𝑩𝒊𝒍𝒍𝒂🦅 :
❤️❤️❤️
2026-05-27 17:47:23
0
chibrarmalik
RajaM@likibrar46k :
🥰🥰🥰
2026-05-27 16:32:41
0
malik.ali.hassan2131
منڈا kلmai دا 🚩😎👍 :
😁😁😁
2026-05-27 15:52:23
0
aisf235
Aisf :
🥰🥰🥰
2026-05-27 15:52:06
0
cite.girl10
༄ᶦᶰᵈ᭄✿PRINCESS࿐ :
🥰🥰🥰
2026-05-27 14:57:19
0
To see more videos from user @kakarajpoot46k, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kisah Pilu LENA ARDILA, Diberhentikan Tiga Bulan Jelang Ujian di MAN  PESISIR BARAT –  Mimpi seorang anak untuk meraih masa depan melalui pendidikan seolah terhenti di tengah jalan. Lena Ardila, mantan siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pesisir Barat, Lampung, harus menelan kenyataan pahit setelah dirinya diberhentikan dari sekolah ketika hanya tersisa sekitar tiga bulan menjelang ujian akhir. Sabtu, 7 November 2026. Bukan hanya kehilangan kesempatan menyelesaikan pendidikan, keputusan tersebut juga meninggalkan luka mendalam bagi Lena. Hingga kini, ia masih menyimpan kesedihan dan tanda tanya atas alasan dirinya harus meninggalkan bangku sekolah. Di usianya yang seharusnya dipenuhi semangat mengejar cita-cita, Lena justru harus menghadapi kenyataan bahwa pendidikan yang selama ini diperjuangkannya terhenti begitu saja. Dengan mata berkaca-kaca, Lena menceritakan bagaimana dirinya harus menerima keputusan pemberhentian tersebut tanpa mendapatkan penjelasan yang menurutnya memadai.
Kisah Pilu LENA ARDILA, Diberhentikan Tiga Bulan Jelang Ujian di MAN PESISIR BARAT – Mimpi seorang anak untuk meraih masa depan melalui pendidikan seolah terhenti di tengah jalan. Lena Ardila, mantan siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pesisir Barat, Lampung, harus menelan kenyataan pahit setelah dirinya diberhentikan dari sekolah ketika hanya tersisa sekitar tiga bulan menjelang ujian akhir. Sabtu, 7 November 2026. Bukan hanya kehilangan kesempatan menyelesaikan pendidikan, keputusan tersebut juga meninggalkan luka mendalam bagi Lena. Hingga kini, ia masih menyimpan kesedihan dan tanda tanya atas alasan dirinya harus meninggalkan bangku sekolah. Di usianya yang seharusnya dipenuhi semangat mengejar cita-cita, Lena justru harus menghadapi kenyataan bahwa pendidikan yang selama ini diperjuangkannya terhenti begitu saja. Dengan mata berkaca-kaca, Lena menceritakan bagaimana dirinya harus menerima keputusan pemberhentian tersebut tanpa mendapatkan penjelasan yang menurutnya memadai. "Saya juga enggak dapat penjelasan lengkap kenapa saya dikeluarkan. Cuma kata mereka, malu-maluin sekolah," ungkap Lena mengenang peristiwa yang dialaminya. Ucapan tersebut begitu membekas di hatinya. Ia mengaku kecewa, sakit hati, bahkan sempat kehilangan semangat hingga mengalami tekanan psikologis akibat peristiwa itu. Lena mempertanyakan apa kesalahan yang telah diperbuatnya hingga harus kehilangan kesempatan menyelesaikan pendidikan. Menurut pengakuannya, selama bersekolah dirinya tidak merasa sering bolos. Ketika tidak masuk sekolah, hal itu lantaran sakit dan ia berada di rumah, bukan pergi bermain atau keluyuran. "Saya sedih, apa salah saya? Hanya guru datang ke rumah dan bilang saya diberhentikan. Tidak ada bukti dan penjelasan lebih lanjut," tuturnya. Kini, kisah pilu Lena semakin terasa ketika melihat kondisi tempat tinggalnya di Pemerihan, Kecamatan Krui Selatan. Ia tinggal bersama keluarganya di sebuah rumah gubuk berukuran sekitar 4 x 6 meter. Dinding rumah terbuat dari papan yang sebagian sudah lapuk, sementara kondisi atap gentengnya memprihatinkan dan nyaris roboh. Ketika hujan turun, keluarga tersebut harus bertahan dalam dinginnya malam. Atap rumah yang bocor membuat air hujan masuk ke dalam rumah. Lima anggota keluarga harus menghadapi kondisi tersebut dengan segala keterbatasan. Di tengah kehidupan yang serba sulit, pendidikan sebenarnya menjadi salah satu harapan terbesar Lena dan keluarganya untuk memperbaiki masa depan. Namun, harapan itu seakan runtuh ketika ia tidak lagi bisa melanjutkan sekolah. Kesedihan bukan hanya dirasakan Lena. Sang ibu, Nurlela, juga menyimpan kekecewaan mendalam atas keputusan pihak sekolah yang menurutnya dilakukan secara sepihak. Nurlela mengungkapkan, peristiwa pemberhentian anaknya terjadi pada tahun sebelumnya. Saat itu, seorang guru datang ke rumah dan menyampaikan bahwa Lena tidak lagi diperbolehkan melanjutkan sekolah. Namun, ketika keluarga meminta penjelasan lebih lanjut mengenai alasan pemberhentian tersebut, mereka mengaku tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. "Itu kejadiannya tahun kemarin. Alasan gurunya ke sini cuma bilang dia malu-maluin sekolah. Tapi ketika kami minta penjelasan, tidak dijawab," kata Nurlela. Sebagai seorang ibu, Nurlela mengaku sangat terpukul melihat anaknya kehilangan kesempatan menyelesaikan pendidikan. Ia tidak ingin masa depan Lena berhenti hanya karena persoalan yang hingga kini belum dipahami keluarganya. Dengan penuh harapan, Nurlela meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto agar persoalan yang dialami anaknya mendapatkan perhatian serius. Ia berharap ada jalan keluar sehingga Lena bisa memperoleh hak pendidikan, termasuk kejelasan mengenai ijazah atau penyelesaian pendidikan di MAN 1 Pesisir Barat. "Saya berharap anak saya bisa mendapatkan ijazah. Kalau tidak punya ijazah, dia mau kerja juga susah," ucapnya dengan suara bergetar. Sumber media #kisahsedih #catatanbangsal #man1pesisirbarat @gerindra

About