@paulisabeeel: This is your sign not to spend 💲💲💲because there is a local brightening pink powder duo all this time! Mali mali pa ako ng technique dito hehe pero it works!!! All credits to @Paintedbyesther !!! U MOTHERED THIS!

Pauline Isabelle
Pauline Isabelle
Open In TikTok:
Region: PH
Thursday 28 May 2026 08:44:41 GMT
403962
11089
179
496

Music

Download

Comments

omniaeas
maév :
kahit chuchu kaya ma achieve ang transition blush, no need na bumili ng mas mahal
2026-05-28 09:14:48
571
micmxx_cat
Cat_mxxmic :
Ewan ko kung sa phone ko lang pero parang sobrang kapal ng blush at sobrang tingkad sa skintone mo.
2026-05-28 16:28:17
218
louveluvs
louveluvs :
mah? seamless? 😭
2026-06-02 06:17:21
44
itz.maowiz
maowiz𐙚🐨ྀི :
Maaa yung affordable oil control pressed powder😭💗
2026-05-28 08:49:14
36
takoyaki725
takoyaki :
mhie i think you should try other blush placement hehe. sakop kasi ng blush buong face mi mhie mas lumalapad tignan. suggestion lang po
2026-06-03 12:45:56
168
jelceyxfinds
⋆˚࿔𝑗𝑒𝑙𝑐𝑒𝑦𝜗𝜚˚⋆ :
as a blush girlie I love this 😍🩷
2026-05-28 09:38:51
8
luckyjinks1
Jinky Balacanao :
wala ka sa mood mag blush on mi. minsn try mo. 🤣
2026-05-28 14:33:11
12
kiisko_rh
Kiko :
so in short it's like midtone blushing? I'm confuse
2026-05-28 09:47:02
3
gorgieee_gwyn
🧚🏻‍♀️✨Gwyn✨🧚🏻‍♀️ :
Vecci and chuchu blushes can be a great alternative for the expensive ones if you want to achieve a transition blush technique, been doing it✨
2026-05-28 10:09:13
7
iellunah
yellé ✿ :
Goods na setup mo maaaa
2026-05-28 16:44:28
1
kaedephd
Kaede :
parang di sya seamless
2026-06-05 02:00:52
5
irisjoypl
Iris Joy :
Love the transition pero parang brighter masyado ung outcome sa skintone mo po.
2026-05-31 11:20:54
8
kikiiiii585
⠀ ⠀ ⠀ ⠀ ⠀ ⠀ :
Ma can you make a tutorial kung paano un easiest way na mag apply ng eyelash extensions? nahihirapan kase talaga ako😭
2026-05-28 14:01:17
0
ceekayrm
•.•ckvanity•.• :
ganda din nang lip combo mo sis 😍
2026-05-28 09:11:50
1
crisandrasiazon
YaraBebe👑💎 :
mi bagay na bagay sayo, nkakaiyak lg andaming blush😅 ako na isa lg 🤣
2026-05-28 09:59:15
8
serialsleeper_fifteen
serialsleeper_fifteen :
so mga limang blushes kailangan? 😔
2026-05-31 10:09:12
0
drixxyie
drixx :
what brand and shade po yung gamit mo na first powder blush??
2026-05-31 10:58:00
0
vonsgirlfriend
ianne :
nami imo lashes nangg 🥹🥹
2026-05-28 09:11:45
1
norainsultan953
Norain :
contact lens from po?
2026-05-28 09:18:16
1
liezia092
lie :
manang tutorial paano mag placement ka blush hope ma reply hehehe 😊
2026-05-28 08:54:20
3
april.not.may1209
avvv :
kanamiiiii
2026-05-28 08:48:52
1
juyiannaa
jujü :
hiiii
2026-05-28 08:47:15
1
bytcheel
Chelle 𐙚 ˚˖𓍢ִ໋❀ :
Ttry ko toh with the blushes that I have here sa house huhu ✨🥺
2026-05-28 09:14:01
1
To see more videos from user @paulisabeeel, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV |  Bagi Keonho, kamu adalah tantangan. Terlihat mudah digapai, tapi tak semudah itu untuk ditaklukkan. Kamu—Wakil Ketua OSIS SMA Harapan Bangsa. Siswi langganan olimpiade sains dengan segudang prestasi dan relasi. Wajar jika banyak orang mengenalmu. Wajar juga jika cukup banyak laki-laki diam-diam mengagumimu. Namun di sekolah ini, semua orang juga mengenal Keonho. Kakak kelas paling dicari, sekaligus murid paling populer sepanjang sejarah SMANSA di angkatannya. Ketua basis dan kapten basket yang namanya nyaris tak pernah absen dari obrolan para siswi di setiap jam istirahat. Tingginya semampai, wajah nyaris sempurna, dan pesona yang membuat siapa pun mudah jatuh hati padanya.  Dan Keonho sadar akan hal itu. Perempuan mana pun yang ia inginkan biasanya akan datang dengan sendirinya. Sayangnya, kamu bukan salah satunya. Meski beberapa pekan terakhir kamu sadar sedang menjadi targetnya, kamu tetap bersikap acuh. Tak peduli pada segala perhatian kecil yang mulai ia berikan. Karena kamu tahu satu hal, Keonho terlalu redflag. Bahkan kamu sering menyebutnya duta playboy kelas kakap. Keonho terlalu friendly, terlalu mudah membuat perempuan lain salah paham lewat sikap dan perlakuannya. Dan kamu tahu, dia sengaja melakukannya. Kamu tahu itu adalah salah satu senjata klasik yang selalu ia gunakan setiap kali mendekati perempuan mana pun. ••• Sorakan para murid bergema memenuhi seluruh lapangan setelah pertandingan class meeting berakhir. Kamu berdiri tak jauh dari luar lapangan dengan almet abu-abu OSIS dan kartu panitia yang masih menggantung di lehermu.  Dari kejauhan, terlihat segerombolan laki-laki tengah melakukan selebrasi kemenangan, termasuk Keonho—kapten tim basket kelas dua belas yang baru saja membawa timnya menang. Dan tentu saja, pusat perhatian itu lagi-lagi jatuh padanya. Tawanya paling keras, gayanya paling tengil. Belum lagi bagaimana cowok itu dengan santainya menebar pesona di tengah lapangan yang langsung disambut sorakan para siswi. Menyebalkan, memang. Tak lama, Keonho berlari ke arahmu. Keringat yang membasahi tubuhnya sama sekali tak mengurangi pesonanya. Jika dilihat lagi malah membuatnya terlihat semakin menarik. Beberapa pasang mata langsung tertuju pada kalian. “Gimana?” tanyanya sambil menyeringai tengil. “Gue keren banget kan, sayang?” Kamu spontan memalingkan wajah sambil melipat tangan dengan malas. “So? Masih belum suka juga? Sekeren ini loh, kapten basket SMANSA.” Kamu menatapnya datar. “Keren aja nggak cukup, kalau cewek yang kakak giniin lebih dari satu.” Jawabanmu membuat Keonho terkekeh pelan. Cowok itu mendekat satu langkah sebelum akhirnya ia menunduk ke arahmu. “Trust me,” bisiknya rendah. “Lo satu-satunya adkel paling nyolot dan tengil yang bikin gue nggak bisa berhenti ngejar.” Kamu hanya mendelik dengan wajah muak. Sementara retina Keonho tak sedikitpun berpaling dari wajahmu. Senyum khasnya juga tak kunjung pudar. “Btw hari ini lo cantik banget. Mau pulang bareng?” Kamu berdecak. “Basi.” Tanpa menunggu balasan lagi, kamu langsung pergi meninggalkannya begitu saja. Dan begitulah hari-harimu berjalan. Tak pernah lepas dari gombalan, rayuan, dan segala cara menyebalkan yang Keonho lakukan untuk mendekatimu. Namun sayangnya, kamu bukan tipe perempuan yang mudah menelan semuanya mentah-mentah. Sementara Keonho, cowok itu juga bukan tipe yang mudah menyerah. Karena baginya, kamu memang berbeda. ••• Bel istirahat berbunyi sekitar 5 menit yang lalu. Begitu kakimu melangkah keluar kelas, sebuah tangan tiba-tiba merangkul bahumu dari belakang. Tidak lain dan tidak bukan—Keonho. Tanpa dosa, cowok itu merangkulmu santai dengan satu tangan masuk ke saku celananya. “Kita jadi makan siang bareng kan, sayang? Kantin luar apa dalem? Gue traktir.” Kamu spontan berdecak risih sambil melepas rangkulannya paksa. “Nggak usah nempel-nempel bisa nggak sih, Kak?” “Kakak nggak malu diliatin banyak orang?” kesalmu. Keonho terdiam sebentar. Matanya menyapu koridor yang ramai dengan ekspresi—(+🗨️ ) #pov #keonho #cortis #keonhoedit #fypage
POV | Bagi Keonho, kamu adalah tantangan. Terlihat mudah digapai, tapi tak semudah itu untuk ditaklukkan. Kamu—Wakil Ketua OSIS SMA Harapan Bangsa. Siswi langganan olimpiade sains dengan segudang prestasi dan relasi. Wajar jika banyak orang mengenalmu. Wajar juga jika cukup banyak laki-laki diam-diam mengagumimu. Namun di sekolah ini, semua orang juga mengenal Keonho. Kakak kelas paling dicari, sekaligus murid paling populer sepanjang sejarah SMANSA di angkatannya. Ketua basis dan kapten basket yang namanya nyaris tak pernah absen dari obrolan para siswi di setiap jam istirahat. Tingginya semampai, wajah nyaris sempurna, dan pesona yang membuat siapa pun mudah jatuh hati padanya. Dan Keonho sadar akan hal itu. Perempuan mana pun yang ia inginkan biasanya akan datang dengan sendirinya. Sayangnya, kamu bukan salah satunya. Meski beberapa pekan terakhir kamu sadar sedang menjadi targetnya, kamu tetap bersikap acuh. Tak peduli pada segala perhatian kecil yang mulai ia berikan. Karena kamu tahu satu hal, Keonho terlalu redflag. Bahkan kamu sering menyebutnya duta playboy kelas kakap. Keonho terlalu friendly, terlalu mudah membuat perempuan lain salah paham lewat sikap dan perlakuannya. Dan kamu tahu, dia sengaja melakukannya. Kamu tahu itu adalah salah satu senjata klasik yang selalu ia gunakan setiap kali mendekati perempuan mana pun. ••• Sorakan para murid bergema memenuhi seluruh lapangan setelah pertandingan class meeting berakhir. Kamu berdiri tak jauh dari luar lapangan dengan almet abu-abu OSIS dan kartu panitia yang masih menggantung di lehermu. Dari kejauhan, terlihat segerombolan laki-laki tengah melakukan selebrasi kemenangan, termasuk Keonho—kapten tim basket kelas dua belas yang baru saja membawa timnya menang. Dan tentu saja, pusat perhatian itu lagi-lagi jatuh padanya. Tawanya paling keras, gayanya paling tengil. Belum lagi bagaimana cowok itu dengan santainya menebar pesona di tengah lapangan yang langsung disambut sorakan para siswi. Menyebalkan, memang. Tak lama, Keonho berlari ke arahmu. Keringat yang membasahi tubuhnya sama sekali tak mengurangi pesonanya. Jika dilihat lagi malah membuatnya terlihat semakin menarik. Beberapa pasang mata langsung tertuju pada kalian. “Gimana?” tanyanya sambil menyeringai tengil. “Gue keren banget kan, sayang?” Kamu spontan memalingkan wajah sambil melipat tangan dengan malas. “So? Masih belum suka juga? Sekeren ini loh, kapten basket SMANSA.” Kamu menatapnya datar. “Keren aja nggak cukup, kalau cewek yang kakak giniin lebih dari satu.” Jawabanmu membuat Keonho terkekeh pelan. Cowok itu mendekat satu langkah sebelum akhirnya ia menunduk ke arahmu. “Trust me,” bisiknya rendah. “Lo satu-satunya adkel paling nyolot dan tengil yang bikin gue nggak bisa berhenti ngejar.” Kamu hanya mendelik dengan wajah muak. Sementara retina Keonho tak sedikitpun berpaling dari wajahmu. Senyum khasnya juga tak kunjung pudar. “Btw hari ini lo cantik banget. Mau pulang bareng?” Kamu berdecak. “Basi.” Tanpa menunggu balasan lagi, kamu langsung pergi meninggalkannya begitu saja. Dan begitulah hari-harimu berjalan. Tak pernah lepas dari gombalan, rayuan, dan segala cara menyebalkan yang Keonho lakukan untuk mendekatimu. Namun sayangnya, kamu bukan tipe perempuan yang mudah menelan semuanya mentah-mentah. Sementara Keonho, cowok itu juga bukan tipe yang mudah menyerah. Karena baginya, kamu memang berbeda. ••• Bel istirahat berbunyi sekitar 5 menit yang lalu. Begitu kakimu melangkah keluar kelas, sebuah tangan tiba-tiba merangkul bahumu dari belakang. Tidak lain dan tidak bukan—Keonho. Tanpa dosa, cowok itu merangkulmu santai dengan satu tangan masuk ke saku celananya. “Kita jadi makan siang bareng kan, sayang? Kantin luar apa dalem? Gue traktir.” Kamu spontan berdecak risih sambil melepas rangkulannya paksa. “Nggak usah nempel-nempel bisa nggak sih, Kak?” “Kakak nggak malu diliatin banyak orang?” kesalmu. Keonho terdiam sebentar. Matanya menyapu koridor yang ramai dengan ekspresi—(+🗨️ ) #pov #keonho #cortis #keonhoedit #fypage

About