@majangmejeng_: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa heran dan stres nilai rupiah melemah cukup
dalam. Menurutnya, nilai tukar dolar AS yang mencapai Rp 17.800 tidak masuk akal.
Sebab, menurut Purbaya, pelemahan ini terjadi saat fundamental ekonomi Indonesia
dinilai bagus.
Ketika ditanya lebih lanjut soal kemungkinan menguji kembali ketahanan (stress test)
Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) akibat tren pelemahan nilai tukar,
Purbaya menyatakan tidak. Sebab, pihaknya telah menghitung berbagai simulasi
sebelumnya, termasuk jika harga minyak dunia menyentuh US$ 100 dolar dan
pergerakan kurs. Justru Purbaya berkelakar bahwa dirinya yang stres.
Meskipun rupiah melemah, Purbaya mengatakan imbal hasil (yield) di pasar obligasi
Indonesia mengalami penurunan. Hal ini tak lepas dari aksi pemerintah melakukan
intervensi di pasar Surat Berharga Negara (SBN) atau treasury operation demi menjaga
stabilitas nilai tukar.
Menurut Purbaya, selama pasar obligasi Indonesia terkendali, aliran modal asing
masuk. Ke depan, lanjut Purbaya, akan ada aksi lagi untuk menjaga nilai tukar rupiah.
Sebagaimana yang diketahui nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)
hampir menyentuh level Rp 17.800/US$. Berdasarkan data Bloomberg, pada
penutupan perdagangan Selasa (26/5/2026), dolar AS menguat 0,29% (52 poin) atau
berada di level Rp 17.795.
Sumber: finance.detik.com
Majang Mejeng
Region: ID
Thursday 28 May 2026 11:37:55 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @majangmejeng_, please go to the Tikwm
homepage.