Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@vlencyah_:
Velencyah_
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 28 May 2026 12:57:19 GMT
25723
3638
21
446
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.65MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.65MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
hellboi.666 :
mommyyyy
2026-05-30 11:37:28
0
darzzy :
2026-06-01 12:05:11
0
Narapidana# :
MasyaAllah
2026-05-30 02:25:04
0
A :
2026-05-28 14:24:06
1
Hanamic17🤡 :
wow cute
2026-05-28 21:42:31
0
garr :
masih sepi nih
2026-05-28 13:31:46
1
celanashop4 :
Celanos
2026-05-29 12:06:11
0
Bobi prayoga :
Apakah ini MBG
2026-05-29 07:42:37
0
NO76ACC463366 :
pertama
2026-05-28 13:09:54
0
info :
cantik banget ya Allah jadi semangat belajar 😁😁
2026-05-28 13:41:19
0
ryhann :
sumpah ini cantik banget sii
2026-05-29 23:49:16
0
user676mr :
kak kamu SBY ya Susilo Bambang You are so beautiful
2026-05-28 16:09:14
0
youngwildnfree :
sengaja ga follow biar ga ngilang dri fyp
2026-05-28 16:15:33
0
Rothschild :
🌹🌹
2026-05-29 17:02:09
0
jevon :
🥰🥰🥰
2026-05-28 15:51:21
0
Ferdiann01 :
🥰🥰🥰
2026-05-30 07:16:20
0
To see more videos from user @vlencyah_, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
grrr🤍🫢
مش انا عطلتكوا😂
Encore dipp... 🔥😭 @🌀 𝑵𝒐_𝑭𝒂𝒄𝒆 🥷 #creatorsearchinsights #viral #fyp #tiktok #capcut
saudades dessa época #puxacorte #foryou #foryoupage #nostalgia
ピースださ笑笑#fypp #岡山
Sekarang banyak orang Kristen aktif melayani di gereja. Kita mungkin menjadi pemimpin pujian, pengkhotbah, pengajar sekolah minggu, atau bahkan melakukan misi ke berbagai tempat. Kita berbicara dengan lembut, penuh kasih, dan sabar kepada jemaat atau orang-orang yang kita layani. Namun, pernahkah kita merenung, apakah sikap kita di gereja selaras dengan sikap kita di rumah? Apakah kita melayani dengan penuh kasih di gereja, tetapi di rumah kita kasar, pemarah, atau tidak sabar terhadap pasangan dan anak-anak? Rasul Paulus dalam Efesus 4:29 mengingatkan kita untuk tidak mengeluarkan perkataan kotor, melainkan perkataan yang membangun dan membawa kasih karunia. Banyak dari kita terjebak dalam kemunafikan rohani. Kita mampu menampilkan citra yang saleh dan penuh kasih di hadapan jemaat, tetapi di balik pintu rumah, kita menjadi pribadi yang berbeda. Kita mungkin fasih berbicara tentang kasih Tuhan di gereja, tetapi di rumah kita menyakiti hati orang-orang terdekat dengan kata-kata kasar, kritik yang menghancurkan, atau sikap dingin. Kita lupa bahwa pelayanan yang sejati dimulai dari rumah. Ketika kita melayani di gereja, tetapi kasar di rumah, maka pelayanan kita menjadi topeng yang menutupi hati yang keras. Kita mencemarkan nama Tuhan dan menjadi batu sandungan bagi keluarga kita sendiri. Renungan ini memanggil kita untuk menyelaraskan pelayanan kita dengan hidup kita, terutama di lingkungan terdekat kita: keluarga. Tuhan tidak butuh pelayanan yang hebat dari hati yang tidak mengasihi. Dia merindukan hati yang penuh kasih, yang melayani dengan motivasi yang murni, dan yang melihat setiap orang yang dilayani sebagai pribadi yang berharga di mata-Nya, dimulai dari keluarga kita sendiri. Mari kita berhenti berpura-pura. Biarkan setiap pelayanan yang kita lakukan lahir dari hati yang penuh kasih kepada Tuhan dan sesama. Biarkan Roh Kudus mengubah hati kita, sehingga perkataan dan sikap kita di rumah pun mencerminkan kasih Kristus. Hanya dengan hati yang diubahkan, pelayanan kita akan menjadi berkenan di hadapan Tuhan dan membawa berkat bagi keluarga kita.
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy