@sherabaskhan6: #onthisday

⭐ 𝙏𝙊𝙒𝙉 𝙆𝙄𝙉𝙂 ⭐
⭐ 𝙏𝙊𝙒𝙉 𝙆𝙄𝙉𝙂 ⭐
Open In TikTok:
Region: PK
Friday 29 May 2026 01:08:23 GMT
394094
21034
1295
1407

Music

Download

Comments

srimrankhan804khankhan
S;R 804 :
🥰ماشاء اللہ 🥰ماشاء اللہ 🥰
2026-05-31 06:30:49
4
user78002596
javed :
2026-05-31 14:09:29
3
ahmed.ullaj.ullaj
Ahmed Ullaj Ullaj :
mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah mashaallah so beautiful ❤️😍😍😍😍😍❤️😍😍😍😍😍😍😍
2026-05-31 11:30:33
3
fazalmalik49
Fazal Malik :
2026-05-30 03:07:16
2
waris.khan3798
Waris Khan :
🥰🥰🥰
2026-05-30 09:17:25
1
shahid.gull220
Shahid Gull :
mashallah
2026-05-30 04:30:27
3
sohail.ktk481
Sohail ktk :
jar jar 🥰🥰🥰
2026-05-30 01:37:50
2
shahidullah8685
shahidullah :
2026-05-29 19:13:24
1
user271706951
Bilal Khan :
mashallha ❤️❤️❤️❤️👍👍👍👍👍👍😎😎😎😎😎🥸🥸🥸🥸🥸🥸🥸🥸🥸🥸🤓🤓🤓🤓🤓🤓🤓🫪🫪🫪🫪🫪🫪🫪😍😍😍🥰🥰🥰🥰🥰🤩🤩🤩🤩😆😆😆😆😁😁😁😁😄😄😄😄😃😃😃😀😀😀😀😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-05-31 11:25:21
1
user78002596
javed :
2026-05-31 14:09:43
1
mehad.khan908
Mehad Khan :
2026-05-30 07:13:37
1
user9586163236123
محمد عدنان :
ڈیر خائستہ
2026-05-29 15:27:58
2
mir.khan498
Mir Khan :
2026-05-30 10:21:03
1
sh.kh93
🦅🦅 SHAHID ☝️🦅 :
2026-05-31 03:29:55
1
To see more videos from user @sherabaskhan6, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About