@ikiwrrr:

ㅤ
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 29 May 2026 14:06:53 GMT
4645211
616288
721
48415

Music

Download

Comments

qwertyupp11
indomiekriuk :
dari awal emang palsu, tpi aku berusaha menikmati nya dengan tulus
2026-05-29 22:56:07
4485
pasiyyenniki
jstt.a :
guyss, jadi orang tulus ga rugi kok...
2026-05-30 06:42:35
574
froidbeao
ll :
dunia mungkin penuh dengan topeng, tapi saat aku menyukainya aku hanya ingin menjadi diriku yang paling nyata. tak ada kepalsuan, hanya ada aku dan ketulusanku
2026-05-29 14:19:35
849
piklestari_
𝑳 :
dari awal km chat jg aku udh tau..kalau semua itu palsu.. but that's okey
2026-05-30 13:49:31
215
elenx_glow
🌎 :
Gara" gw main di RacunƼOO, sekarang terwujud juga impian gw beli motor king impian gw😁
2026-05-29 23:00:55
5
orreomcflurry
a :
i enjoyed being friends with u
2026-06-01 11:41:10
8
rhel907
aurel :
when ya dapat cinta yang setara??
2026-06-20 00:12:46
17
llluuwwll
🌻 :
dnn trimakasih selalu adaaa
2026-05-29 15:02:54
63
ifabskak
🤷🏻‍♀️. :
pas gw tau itu semua,jujur kecewaaa bangett😌😌
2026-06-02 14:06:34
12
blackkkkkkkkkkkkkkk22
Adityaaaa Galagher :
yukk mengundurkan diri dari hal yang membuat kita mempertanyakan kelayakan dirii.. lovee ur self guys!🤍
2026-06-17 07:03:45
11
yyyyytyuuuu
xcyft :
kadang mikir hidup kok gini bgt ya kok bisa sesedih itu kek ya allah ini berat bgt wallahi😭
2026-05-30 17:00:34
47
ns.fli6
𝓷𝓲𝓬𝓪𝓪🍄 :
Walaupun sakit hati doang tetep makasih yakk udah bikin stres.
2026-06-15 18:23:53
6
twynaye
.𝒕𝒚𝒏𝒏𝒂𝒚𝒘 :
TERIMAKASIH UNTUK SEMUA YANG UDAH KAMU LAKUIN KE AKU YA, aku bakal inget banget pas kita masih sama sama
2026-06-08 09:18:04
10
eirnis212
🥑 :
merelakan seseorang yang kamu cintai, adalah proses panjang yang perlahan mengikis bahagia dalam dirimu. bukan karena cintamu kurang kuat, tapi karena semesta seolah tak pernah berpihak. kamu mencintainya sepenuh hati, kamu pernah berdoa dengan air mata yang jatuh diam-diam di malam hari, kamu pernah berharap setiap harinya hanya tentang dia, tapi pada akhirnya kamu harus sadar, bahwa tidak semua rasa layak diperjuangkan sampai habis-habisan. kamu mulai belajar menerima, walau hatimu menolak. kamu mulai berjalan menjauh, walau jiwamu ingin tetap tinggal. kamu mulai belajar tersenyum, di tengah luka yang tak pernah bisa kamu sembuhkan sendiri. setiap hari kamu berpura-pura tidak apa-apa, walau di dalam kepalamu namanya masih berisik, suaranya masih terngiang, senyumnya masih kamu ingat dengan jelas. kamu mencoba menghapus kenangan, tapi kenangan tak bisa kamu buang begitu saja. kamu mencoba mencintai orang lain, tapi tak ada yang mampu menggantikan tempatnya. kamu mencoba membenci, tapi hatimu tetap lembut jika bicara tentang dia. dan di antara semua itu, kamu tetap mencintai dalam diam, dalam jarak, dalam rindu yang tak bisa kamu tunjukkan. kamu belajar mengikhlaskan tanpa menghapus rasa, belajar menerima tanpa benar-benar rela, dan belajar berjalan sendiri tanpa arah yang jelas. dan mungkin inilah bentuk paling sunyi dari cinta, ketika kamu harus melepaskan seseorang yang kamu tahu, adalah satu-satunya yang ingin kamu genggam selamanya. kamu tetap berdoa agar dia bahagia, walau bukan denganmu. kamu tetap berharap dia baik-baik saja, meski kamu sendiri tidak pernah benar-benar baik semenjak kehilangan dia. dan akhirnya, kamu sadar, bahwa cinta bukan selalu soal memiliki, tapi soal keberanian untuk melepaskan, saat tetap bersamanya hanya membuatmu terluka lebih dalam setiap harinya.
2026-06-02 14:43:18
49
narethakrnj
reth :
yauda gapapa mas ttp orang baik dimataku☹️
2026-06-03 05:36:51
8
zexraa_083
Raa_tipsycakes˚₊· ͟͟͞͞➳❥ :
ka maaf tadi aku bacanya hidung😭🙏💔
2026-06-10 23:20:44
5
ne00n._
🇪🇸 :
sedih bngt tau hal itu ternyata palsuu 🥺🥹
2026-06-03 17:16:58
6
zyxsyaa_
🗿 :
merelakan seseorang yang kamu cintai, adalah proses panjang yang perlahan mengikis bahagia dalam dirimu. bukan karena cintamu kurang kuat, tapi karena semesta seolah tak pernah berpihak. kamu mencintainya sepenuh hati, kamu pernah berdoa dengan air mata yang jatuh diam-diam di malam hari, kamu pernah berharap setiap harinya hanya tentang dia, tapi pada akhirnya kamu harus sadar, bahwa tidak semua rasa layak diperjuangkan sampai habis-habisan. kamu mulai belajar menerima, walau hatimu menolak. kamu mulai berjalan menjauh, walau jiwamu ingin tetap tinggal. kamu mulai belajar tersenyum, di tengah luka yang tak pernah bisa kamu sembuhkan sendiri. setiap hari kamu berpura-pura tidak apa-apa, walau di dalam kepalamu namanya masih berisik, suaranya masih terngiang, senyumnya masih kamu ingat dengan jelas. kamu mencoba menghapus kenangan, tapi kenangan tak bisa kamu buang begitu saja. kamu mencoba mencintai orang lain, tapi tak ada yang mampu menggantikan tempatnya. kamu mencoba membenci, tapi hatimu tetap lembut jika bicara tentang dia. dan di antara semua itu, kamu tetap mencintai dalam diam, dalam jarak, dalam rindu yang tak bisa kamu tunjukkan. kamu belajar mengikhlaskan tanpa menghapus rasa, belajar menerima tanpa benar-benar rela, dan belajar berjalan sendiri tanpa arah yang jelas. dan mungkin inilah bentuk paling sunyi dari cinta, ketika kamu harus melepaskan seseorang yang kamu tahu, adalah satu-satunya yang ingin kamu genggam selamanya. kamu tetap berdoa agar dia bahagia, walau bukan denganmu. kamu tetap berharap dia baik-baik saja, meski kamu sendiri tidak pernah benar-benar baik semenjak kehilangan dia. dan akhirnya, kamu sadar, bahwa cinta bukan selalu soal memiliki, tapi soal keberanian untuk melepaskan, saat tetap bersamanya hanya membuatmu terluka lebih dalam setiap harinya.
2026-06-07 06:29:39
6
apla277
27 :
lagi mempertahanin komunikasi biar masi baik...
2026-05-30 22:46:53
12
To see more videos from user @ikiwrrr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Menyembuhkan luka batin atau self-healing adalah proses emosional yang membutuhkan waktu, kesabaran, dan komitmen penuh terhadap diri sendiri. Luka batin yang dibiarkan menumpuk sering kali menjadi beban berat yang mengganggu kesehatan mental dan aktivitas sehari-hari.  💡Berikut adalah langkah-langkah efektif berdasarkan psikologi untuk memulihkan diri dari luka masa lalu: 1. Akui dan Terima Rasa Sakit (Self-Acceptance) Jangan menyangkal: Langkah pertama adalah mengakui bahwa Anda sedang tidak baik-baik saja. Validasi emosi: Terima semua rasa sedih, marah, atau kecewa sebagai respons yang wajar atas pengalaman traumatis. Berdamai dengan masa lalu: Sadari bahwa masa lalu telah selesai dan tidak bisa diubah lagi. 2. Praktikkan Mindfulness dan Relaksasi Fokus pada masa kini: Latihlah pikiran untuk tetap berada di momen sekarang guna memutus rantai pikiran negatif. Teknik pernapasan: Tarik napas dalam-dalam secara perlahan dan hembuskan untuk menenangkan sistem saraf. Meditasi rutin: Duduk tenang selama beberapa menit setiap hari membantu menjernihkan pikiran dari kecemasan. 3. Berbaik Hati pada Diri Sendiri (Self-Compassion) Maafkan diri sendiri: Berhentilah menyalahkan diri atas kesalahan atau kegagalan yang terjadi di masa lalu. Tulis jurnal (journaling): Tuangkan seluruh beban emosi ke dalam bentuk tulisan atau surat ekspresif untuk melepaskan ganjalan di hati. Ubah dialog batin: Berhentilah mengucapkan kata-kata buruk pada diri sendiri dan mulailah berbicara dengan penuh kasih sayang. 4. Tetapkan Batasan Sosial (Boundaries) Batasi pemicu stres: Ambil jarak dari orang-orang atau lingkungan yang terus-menerus membuka luka lama Anda. Detoks digital: Menarik diri sejenak dari media sosial bisa membantu mengurangi kecemasan akibat membandingkan hidup dengan orang lain. Gunakan waktu untuk me time: Luangkan waktu khusus untuk melakukan hobi, beristirahat, atau menikmati alam guna memulihkan energi. 5. Jalin Koneksi dan Cari Dukungan Bercerita pada orang tepercaya: Bagikan perasaan Anda kepada sahabat dekat atau anggota keluarga yang suportif. Hindari pelarian negatif: Jangan melarikan rasa sakit ke kebiasaan buruk yang merusak tubuh seperti alkohol atau obat terlarang. #fypシ゚ #story #katakata #Tips #Ar_story
Menyembuhkan luka batin atau self-healing adalah proses emosional yang membutuhkan waktu, kesabaran, dan komitmen penuh terhadap diri sendiri. Luka batin yang dibiarkan menumpuk sering kali menjadi beban berat yang mengganggu kesehatan mental dan aktivitas sehari-hari. 💡Berikut adalah langkah-langkah efektif berdasarkan psikologi untuk memulihkan diri dari luka masa lalu: 1. Akui dan Terima Rasa Sakit (Self-Acceptance) Jangan menyangkal: Langkah pertama adalah mengakui bahwa Anda sedang tidak baik-baik saja. Validasi emosi: Terima semua rasa sedih, marah, atau kecewa sebagai respons yang wajar atas pengalaman traumatis. Berdamai dengan masa lalu: Sadari bahwa masa lalu telah selesai dan tidak bisa diubah lagi. 2. Praktikkan Mindfulness dan Relaksasi Fokus pada masa kini: Latihlah pikiran untuk tetap berada di momen sekarang guna memutus rantai pikiran negatif. Teknik pernapasan: Tarik napas dalam-dalam secara perlahan dan hembuskan untuk menenangkan sistem saraf. Meditasi rutin: Duduk tenang selama beberapa menit setiap hari membantu menjernihkan pikiran dari kecemasan. 3. Berbaik Hati pada Diri Sendiri (Self-Compassion) Maafkan diri sendiri: Berhentilah menyalahkan diri atas kesalahan atau kegagalan yang terjadi di masa lalu. Tulis jurnal (journaling): Tuangkan seluruh beban emosi ke dalam bentuk tulisan atau surat ekspresif untuk melepaskan ganjalan di hati. Ubah dialog batin: Berhentilah mengucapkan kata-kata buruk pada diri sendiri dan mulailah berbicara dengan penuh kasih sayang. 4. Tetapkan Batasan Sosial (Boundaries) Batasi pemicu stres: Ambil jarak dari orang-orang atau lingkungan yang terus-menerus membuka luka lama Anda. Detoks digital: Menarik diri sejenak dari media sosial bisa membantu mengurangi kecemasan akibat membandingkan hidup dengan orang lain. Gunakan waktu untuk me time: Luangkan waktu khusus untuk melakukan hobi, beristirahat, atau menikmati alam guna memulihkan energi. 5. Jalin Koneksi dan Cari Dukungan Bercerita pada orang tepercaya: Bagikan perasaan Anda kepada sahabat dekat atau anggota keluarga yang suportif. Hindari pelarian negatif: Jangan melarikan rasa sakit ke kebiasaan buruk yang merusak tubuh seperti alkohol atau obat terlarang. #fypシ゚ #story #katakata #Tips #Ar_story

About