@igorswag1: 😳😱🦾👨🏻‍🔧⚙️ #humor #tonystark #genio #tecnologia #ingeniero

igor LSW 🎭📚
igor LSW 🎭📚
Open In TikTok:
Region: ES
Saturday 30 May 2026 00:36:26 GMT
532521
93600
147
40630

Music

Download

Comments

jonyma2
JM-GARCIA :
es muy brusco ese invento
2026-06-11 16:25:21
60
fenekiyn2
♡shizuka-★🥢🍪 :
el de la teoria del bing bang
2026-05-30 15:15:43
3738
_gcg_2
_GCG_ :
al próximo Howard wolowitz
2026-05-30 18:35:20
221
issaquitoelprozit0
issaquitoelprozito :
estoy decepcionado de mi mismo al entender rápido
2026-06-11 16:46:16
14
gustavosantiagocruzrojas
✠ :
Howard Wolowitz referencia?
2026-05-30 16:47:11
36
elcaramiguel
🔪 Fabi. :
el papá pidiéndole la máquina prestada
2026-06-01 02:30:44
51
diego.rsm11
『RSM★DϟEGO :
este crack le dió me gusta Ami story
2026-05-30 01:13:08
52
woas119
camilo :
tutorial pls
2026-05-30 00:38:39
40
mateomuller123
Mateo Cárdenas :
harvis aumenta la velocidad
2026-06-01 05:27:36
34
jhosua.gonzalez5
Joshua González :
2026-05-30 01:39:23
15
tilin6350
️David 👤 :
el hijo:
2026-05-31 07:50:05
11
goy__381
reyzyzz :
video infravalorado
2026-05-30 14:34:21
78
kentakakura539
KEN TAKAKURA :
yarvis velocidad 3 por favor
2026-05-31 14:51:58
5
jota_2k0
𝓙𝓪𝓶𝓮𝓼 𝓕𝓮𝓻𝓃á𝓃𝓭𝓮𝔃 :
2026-05-31 18:39:32
16
To see more videos from user @igorswag1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About