@pureespresso4: I Love You...🎼🎼 #celinedion #song #lyrics #foryou #pureespresso4

Pureespresso🎼
Pureespresso🎼
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 30 May 2026 13:10:36 GMT
610135
20099
172
3197

Music

Download

Comments

omarjouhri1
omar jouhri :
❤️Bonjour merveilleusement bien passé une agréable journée bisous bon weekend ❤️
2026-06-13 09:57:02
1
gtlambeth
GTLambeth :
Memories of my special man who I lost in 2021.
2026-06-05 07:03:26
16
suelov1
🦋🕊️SILLIONAIRE🔐❤️ :
Here in June😭🥰2026
2026-06-13 10:21:54
2
mamyshesha
Mamy Shesha🍁😎 :
Crazy in love 🥰
2026-06-13 05:18:05
1
erezi.ftima
Erezi Fátima :
adoooro essa música 🎶 ❤️❤️❤️❤️
2026-06-12 23:46:13
1
fatoucha5383
Fatoucha :
2026-06-12 23:21:02
1
ecaterina2935
Ecaterina :
Beautiful song💓💓💓
2026-06-02 19:12:45
10
user78552843761116
วีรศักดิ์ :
เพลงเพราะครับ
2026-06-13 00:27:56
1
universo88870
Gaia888♥️🙏♥️ :
Victor Ti Amo ♥️✨
2026-06-02 11:58:45
5
ya.astou.ndir
Ya Astou Ndir :
2026-06-11 01:37:22
2
happeezd
happeez :
beautiful song and voice.
2026-06-13 04:22:35
1
thabysteezy
thabysteezy#1 :
Old is gold ✨️
2026-06-12 03:15:52
2
yan.azzi7
yan azzi :
I love u but your gone
2026-06-11 16:09:12
1
darcilene_santos
Darcilene_Santos :
amo essa música
2026-06-10 23:18:31
1
user4915861390000
sonia :
Amo esta canción ♥️
2026-06-09 20:00:53
1
meire.nascimento7624
𝕸𝖊𝖎𝖗𝖊 :
2026-06-09 16:53:58
1
user4709473951002
Cathy#🥰 :
Hard to embrace the sone unless you broken hearted 😂
2026-06-10 18:13:21
2
user85027403
user :
I absolutely love this song 😍
2026-06-09 15:08:46
1
To see more videos from user @pureespresso4, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kematian guru agung atau akrab dipanggil Wen Yuan, semua bermula ketika langit Yankang diselimuti awan hitam pekat. Ancaman besar datang dari Surga Tinggi yang mengirimkan para dewa palsu untuk memusnahkan Qin Mu sang Kaisar Manusia, sekaligus menghapus Yankang dari peta dunia.  Di tengah situasi penuh keputusasaan, Jiang Baigui meminta Qin Mu mengaktifkan Segel Kaisar Manusia. Meski Qin Mu sempat menganggap segel itu tak lagi berguna, kenyataannya segel tersebut merupakan panggilan sakral bagi para pejuang di seluruh penjuru Yuandu—sebuah janji balas budi yang diwariskan sejak era Kaisar Manusia pertama, dan kini kembali bergema. Di belahan dunia lain, Wen Yuan yang sedang berada di Bumi Barat mendengar panggilan itu melalui cermin sekte. Sebagai sosok yang telah bersumpah melindungi Qin Mu dan Sekte Iblis Tianmo Tiansheng, ia langsung memahami bahwa ini adalah perjalanan tanpa jalan pulang. Bahkan kalimat perpisahannya kepada sang putra, Ge Ke, terasa seperti pertanda pilu bahwa dirinya takkan pernah kembali lagi. Bersama Taoist Linjing dari generasinya, Wen Yuan memilih berdiri di garda terdepan demi mengulur waktu turunnya delapan belas dewa palsu. Sementara itu, Hakim Tua tidak ikut bertarung secara langsung karena diperintahkan bersembunyi untuk mengumpulkan abu maupun jasad mereka apabila pertempuran berakhir dengan kekalahan. Pertarungan pun pecah dengan dahsyat. Taoist Linjing bertarung dalam jarak dekat dengan gaya brutal dan tanpa rasa takut, sedangkan Wen Yuan menopang pertempuran dari belakang menggunakan sihir-sihir tingkat tinggi. Di tengah hujan cahaya spiritual dan tekanan para dewa palsu, bendera Sekte Tianmo Tiansheng terus berkibar gagah di tangan Wen Yuan. Namun pada akhirnya, takdir berkata lain. Saat tubuhnya telah dipenuhi luka dan Qi di dalam dirinya hampir habis, Wen Yuan tetap memilih maju. Dengan mengorbankan seluruh kultivasi, sisa energi, bahkan nyawanya sendiri, ia melepaskan satu serangan pamungkas yang berhasil melukai para dewa palsu. Langit seolah ikut berduka; hujan darah turun membasahi bumi menjadi saksi gugurnya sang Guru Agung. Setelah pertempuran berakhir, Hakim Tua lah yang menguburkan Wen Yuan. Meski begitu, kematian Wen Yuan bukanlah akhir dari segalanya. Di kemudian hari, ia bereinkarnasi dengan wajah, tubuh, dan ingatan yang tetap sama seperti kehidupan sebelumnya. Bahkan ia kembali ke Tianmo Tiansheng dan menjadi Ketua Sekte Muda.  #wenyuan #qinmu #talesofherdinggods #margaxing #donghuaedit
Kematian guru agung atau akrab dipanggil Wen Yuan, semua bermula ketika langit Yankang diselimuti awan hitam pekat. Ancaman besar datang dari Surga Tinggi yang mengirimkan para dewa palsu untuk memusnahkan Qin Mu sang Kaisar Manusia, sekaligus menghapus Yankang dari peta dunia. Di tengah situasi penuh keputusasaan, Jiang Baigui meminta Qin Mu mengaktifkan Segel Kaisar Manusia. Meski Qin Mu sempat menganggap segel itu tak lagi berguna, kenyataannya segel tersebut merupakan panggilan sakral bagi para pejuang di seluruh penjuru Yuandu—sebuah janji balas budi yang diwariskan sejak era Kaisar Manusia pertama, dan kini kembali bergema. Di belahan dunia lain, Wen Yuan yang sedang berada di Bumi Barat mendengar panggilan itu melalui cermin sekte. Sebagai sosok yang telah bersumpah melindungi Qin Mu dan Sekte Iblis Tianmo Tiansheng, ia langsung memahami bahwa ini adalah perjalanan tanpa jalan pulang. Bahkan kalimat perpisahannya kepada sang putra, Ge Ke, terasa seperti pertanda pilu bahwa dirinya takkan pernah kembali lagi. Bersama Taoist Linjing dari generasinya, Wen Yuan memilih berdiri di garda terdepan demi mengulur waktu turunnya delapan belas dewa palsu. Sementara itu, Hakim Tua tidak ikut bertarung secara langsung karena diperintahkan bersembunyi untuk mengumpulkan abu maupun jasad mereka apabila pertempuran berakhir dengan kekalahan. Pertarungan pun pecah dengan dahsyat. Taoist Linjing bertarung dalam jarak dekat dengan gaya brutal dan tanpa rasa takut, sedangkan Wen Yuan menopang pertempuran dari belakang menggunakan sihir-sihir tingkat tinggi. Di tengah hujan cahaya spiritual dan tekanan para dewa palsu, bendera Sekte Tianmo Tiansheng terus berkibar gagah di tangan Wen Yuan. Namun pada akhirnya, takdir berkata lain. Saat tubuhnya telah dipenuhi luka dan Qi di dalam dirinya hampir habis, Wen Yuan tetap memilih maju. Dengan mengorbankan seluruh kultivasi, sisa energi, bahkan nyawanya sendiri, ia melepaskan satu serangan pamungkas yang berhasil melukai para dewa palsu. Langit seolah ikut berduka; hujan darah turun membasahi bumi menjadi saksi gugurnya sang Guru Agung. Setelah pertempuran berakhir, Hakim Tua lah yang menguburkan Wen Yuan. Meski begitu, kematian Wen Yuan bukanlah akhir dari segalanya. Di kemudian hari, ia bereinkarnasi dengan wajah, tubuh, dan ingatan yang tetap sama seperti kehidupan sebelumnya. Bahkan ia kembali ke Tianmo Tiansheng dan menjadi Ketua Sekte Muda. #wenyuan #qinmu #talesofherdinggods #margaxing #donghuaedit

About