Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@liftsmaximus:
Maximus Lifts
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 30 May 2026 22:56:00 GMT
752
101
1
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.15MB
)
Watermark .mp4 (
1.77MB
)
Music .mp3
Comments
To see more videos from user @liftsmaximus, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#creatorsearchinsights
Eee thích bài này kkk #xhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
فأن الموت لاقينا💔. #fyp #العباس_عليه_السلام #العباس_ابوفاضل #قصائد_حسينية
Main Aur Tum - Zack Knight. #foryoupage #bollywood #desi #tiktokpakistan #zackknight
eid mubarak ig
#Pov.| Netramu memandang bingkai foto yang terpasang di tembok rumahmu— satu satunya sesuatu yang masih bisa kamu pandang dan kamu rawat. Foto pernikahanmu dan Jay. Ingatanmu kembali ke 3 tahun lalu. di mana di hari itu, kamu yakin Kalian akan saling menggenggam satu sama lain, menghadapi segala jenis masalah, persoalan rumah tangga. Di sana masih terlihat Jelas senyum bahagia tercetak di wajah tampannya. Senyum dan tawa yang kamu pikir hanya untukmu. Apalagi saat dokter mengatakan ada kehidupan lain di dalam rahimmu. Tidak terkira seberapa besar bahagianya Jay, dia mulai berlaku sebagai suami 24/7 untuk istrinya. Jay selalu mengusahakan apapun yang kamu mau dan kamu butuh. Semua terlihat begitu sempurna, begitu bahagia, aman, tenang...... Tapi Kamu lupa, bahwa tuhan akan menguji hambanya dengan bentuk dan rupa yang berbeda-beda. Kamu tidak bisa mempertahankan buah cintamu dan Jay. Janin itu pergi di usia yang ke– 5 bulan, dimana sudah terlihat— bayi laki-laki. Kamu hancur, Jay hancur, bahkan pernikahan kalian perlahan lebih hancur. Perhatian, suara lembutnya, dan tatapan matanya sudah tidak lagi seperti dulu, Semua jelas berubah. Jay mulai pulang jika dia ingat, mengabaikanmu, semua tentangmu, bahkan dia lupa kamu jauh lebih sakit dari siapapun itu. “ Jay.... kenapa baru pulang” binar mata dan senyuman jelas terpancar di wajah cantikmu. “ capek??..... mau aku siapin air hangat” Dari banyaknya pertanyaan yang menumpuk di dalam otakmu,— kemana dia selama ini, di mana dia tidur, apakah dia hidup dengan baik, tapi hanya kata itu yang mampu kamu keluarkan. Jay masih diam, menatapmu dengan tatapan kosong, hampa, bahkan tidak ada sorot rindu, seperti yang kamu rasakan. Yang mana membuat hatimu semakin sakit. “ A–apa mau makan?..... aku siapin ya” “ aku akan mandi” akhirnya suara itu keluar juga, suara yang amat sangat kamu rindukan. Tanpa di minta pun kamu lekas pergi menyiapkan keperluan yang akan di pakai Jay.“ Baiklah, aku akan menyiapkan air hangatnya” Perasan senang, jelas tidak bisa kamu sembunyikan. Stelah menyiapkan Keperluan jay mandi, kamu bergegas ke dapur. Tanganmu dengan lihai menari nari di atas meja dapur. Bebirmu tidak berhenti tersenyum. Walaupun Jay dingin tapi dia mau pulang— itu cukup bagimu, cukup meyakinkan dirimu bahwa dia masih ingat padamu.( mungkin) Acara makan malam berjalan begitu tenang, momen yang sangat kamu rindukan itu. Di mana kamu dan Jay kembali makan di meja yang sama, setelah ber hari-hari ber minggu-minggu bahkan ber bulan-bulan , dia mengabaikanmu. Kamu tidak berhenti berbicara, bercerita tentang hari-harimu tanpa dia, bahkan kamu tidak menunjukkan kesedihanmu sama sekali di depannya. Meskipun terlihat jelas Jay tidak mendengarkanmu dengan baik. “ Jay... mau kemana?” tanyamu saat Jay mulai mwndorong kursinya ke belakang dan berdiri dari tempat itu. “ aku sudah selesai “ jawabnya datar, meninggalkanmu di meja makan itu dengan makanan yang sama sekali belum kamu sentuh, karena asik bercerita dengannya. Sakit...... jelas, hatimu mencelos , perasaan berbunga-bunga tadi berganti dengan sakit yang luar biasa. Bahkan saat kamu masuk kamar pun, Jay tidak berada di sana. Yang kamu yakini dia memilih tidur di kamar tamu. Air matamu tidak bisa lagi kamu tahan, tumpah juga malam itu. Begitu derasnya, begitu pilu dan sesak di dada. Nyatanya mau berpura-pura baik saja pun kamu tidak mampu. ••• Satu bulan berlalu setelah hari itu— hari dimana Jay pulang kerumah, hanya malam itu. Karena paginya bahkan pagi sekali dia sudah pergi lagi, mengabaikan pertanyaanmu, mengabaikan kekawatiranmu. Tidak pernah kembali lagi padamu. Dan malam itu, kamu tahu. Alasan Jay tidak pernah mau kembali ke rumah kalian. Dia sudah menemukan rumah yang lebih indah, lebih ituh, bahkan lebih sempurna dari dirimu. Kamu berdiri di teras rumah yang lebih besar dari milikmu dan Jay. Dengan kaki yang bergetar, tangan penuh keringat dingin, jantungmu berdegub kencang, menunggu pintu kayu itu terbuka. ( + saluran ) #Jay #foryou #au #fyp
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy