@estefa_hrs: 🙄 #PetsOfTikTok #gatos #perros #friends

Estefanía
Estefanía
Open In TikTok:
Region: CO
Sunday 31 May 2026 02:58:46 GMT
516419
50099
641
11214

Music

Download

Comments

vladruskoova
VLAD :
what the...
2026-06-04 11:32:36
0
sidneii123
Sidneicristiano :
Amor e ódio ao mesmo tempo 😂😂😂😂😂😂
2026-06-03 15:56:06
128
diegocordoba003
diegocordoba003 :
la gata se acordó de algo
2026-05-31 13:56:05
511
flor.cedeo52
Flor Cedeño :
el hijo de ese gato es muy grande 🤣☺️☺️
2026-06-02 00:46:48
193
user2541493692449
user2541493692449 :
entiende, son mordidas de amor puro...🥰
2026-06-02 02:03:27
97
xeedina_
dina_restyani :
dia tu gemes bgt sama anjingnya 😂
2026-06-04 07:28:04
48
susirios81
Antonella :
jajaja ese amor es tóxico
2026-06-02 21:06:02
27
robertomolina02509
Roberto Molina :
Spa gratis pero a que costo
2026-06-02 17:01:44
23
owmila777
Camila Holanda 🪷 :
O gato cria o doguinho.
2026-06-03 18:05:11
9
luciene.justino.m
Luciene Justino madruga :
Como não amar esses bichinhos 🥰🥰
2026-06-03 09:59:48
6
natalyrivas2223
Nataly🇸🇻🇸🇻🇵🇦 :
eso es amor con rabia jajajaa
2026-06-02 19:30:25
24
fedewaili
Fede :
They grow up together
2026-06-04 10:51:29
0
lakarenysusgatos
Educadora Felina :
Le muerde de la emoción ❤️😁
2026-06-01 06:05:16
16
irinarichii
IrinaRichii :
от любви до ненависти 🥰🥰🥰
2026-06-03 19:28:37
8
gloriahernandez9706
MonicaHernadez :
que cosa hermosa, ese amor tan puro
2026-06-02 14:43:35
8
adanegonzalezg
🇬🇹 AdanGonzalez :
Una lamidita y un mordisquito....ahhh, todo me recuerda a tí...❤️❤️❤️
2026-06-02 22:01:40
10
flor.de.prata1932
Flor de Prata :
2026-06-04 01:15:07
55
emmy.escobar.ocho
Emmy Escobar Ochoa :
así no mensa me duele jajajjaja 🥰🥰
2026-06-02 16:53:10
7
supassareeya7
Supassareeya :
ทั้งรักทั้งหมั่นเคี้ยว😁🥰
2026-06-03 16:10:14
6
killer__gorilla
COLD FRONT :
animals are strange
2026-06-03 08:48:04
28
To see more videos from user @estefa_hrs, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

*Momen Suara Prabowo Bergetar saat Pidato di Hadapan Para Hakim* Jakarta – Di tengah pidatonya di gedung Mahkamah Agung, Kamis (12/6), Presiden RI Prabowo Subianto berdiri bukan hanya sebagai kepala negara, tetapi juga sebagai suara dari jutaan rakyat kecil yang mendambakan keadilan. Suaranya bergetar haru saat ia mengingatkan bahwa tidak semua warga punya kekuatan menghadapi hukum, kecuali berharap pada hakim yang adil. Prabowo tampak menahan air mata di saat berbicara di acara pengukuhan 1.451 Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia itu. Ia menahan hari saat menyampaikan pesan mendalam tentang arti keadilan bagi mereka yang paling rentan di masyarakat. Di hadapan para penegak hukum, Prabowo menyampaikan harapan besarnya kepada institusi kehakiman. Baginya, hakim bukan sekadar pejabat negara. Mereka adalah harapan terakhir rakyat yang tak punya kuasa, uang, atau pengaruh. “Anda adalah benteng terakhir keadilan,” ucapnya dengan suara tertahan. Kemudian melanjutkan pidatonya. “Orang miskin, orang kecil, hanya bisa berharap kepada hakim-hakim yang adil,” sambungnya. Kalimat itu mengalir pelan, namun penuh emosi. Sesekali Prabowo berhenti sejenak, mengumpulkan kembali kekuatannya untuk melanjutkan pidato. Ia lalu menggambarkan ketimpangan antara mereka yang kaya dan yang lemah di hadapan hukum. “Orang yang kuat, orang yang punya uang banyak, dia bisa berbuat. Dia bisa punya tim hukum yang luar biasa. Tapi orang kecil hanya tergantung sama hakim yang adil. Hakim yang tidak bisa disogok. Hakim yang tidak bisa dibeli. Hakim yang cinta keadilan. Hakim yang cinta rakyat,” tuturnya lantang. Dalam momen itu, Prabowo juga menunjukkan kesadarannya sebagai pemimpin tertinggi negara. Ia menyatakan telah memerintahkan para menterinya untuk menaikan gaji seluruh hakim di Indonesia sebagai sebuah langkah yang telah dinanti para hakim di seluruh Indonesia selama 18 tahun. Banyak hakim yang hidup miskin meski harus menangani kasus penting. Ia bahkan menyoroti sistem penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, sehebat apapun polisi atau tentara, jika putusan pengadilan tidak adil, maka rakyat tetap akan menjadi korban. Sia-sia kerja keras aparat penegak hukum apabila tidak didukung oleh hakim yang berintegritas. “Percuma kita punya polisi yang hebat, tentara yang hebat, kalau koruptor, maling uang rakyat bisa lolos di pengadilan,” tegasnya. Dalam momen yang menyentuh, Prabowo bahkan menoleh ke arah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang turut hadir dan berkata. “Kasihan ini anak buahmu, Kapolri.” Kalimat itu bukan sekadar pernyataan, melainkan cermin dari keprihatinan Prabowo terhadap aparat di lapangan yang telah bekerja keras, namun terancam kehilangan hasil bila keadilan di pengadilan tak ditegakkan sebagaimana mestinya. #prabowosubianto #prabowo
*Momen Suara Prabowo Bergetar saat Pidato di Hadapan Para Hakim* Jakarta – Di tengah pidatonya di gedung Mahkamah Agung, Kamis (12/6), Presiden RI Prabowo Subianto berdiri bukan hanya sebagai kepala negara, tetapi juga sebagai suara dari jutaan rakyat kecil yang mendambakan keadilan. Suaranya bergetar haru saat ia mengingatkan bahwa tidak semua warga punya kekuatan menghadapi hukum, kecuali berharap pada hakim yang adil. Prabowo tampak menahan air mata di saat berbicara di acara pengukuhan 1.451 Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia itu. Ia menahan hari saat menyampaikan pesan mendalam tentang arti keadilan bagi mereka yang paling rentan di masyarakat. Di hadapan para penegak hukum, Prabowo menyampaikan harapan besarnya kepada institusi kehakiman. Baginya, hakim bukan sekadar pejabat negara. Mereka adalah harapan terakhir rakyat yang tak punya kuasa, uang, atau pengaruh. “Anda adalah benteng terakhir keadilan,” ucapnya dengan suara tertahan. Kemudian melanjutkan pidatonya. “Orang miskin, orang kecil, hanya bisa berharap kepada hakim-hakim yang adil,” sambungnya. Kalimat itu mengalir pelan, namun penuh emosi. Sesekali Prabowo berhenti sejenak, mengumpulkan kembali kekuatannya untuk melanjutkan pidato. Ia lalu menggambarkan ketimpangan antara mereka yang kaya dan yang lemah di hadapan hukum. “Orang yang kuat, orang yang punya uang banyak, dia bisa berbuat. Dia bisa punya tim hukum yang luar biasa. Tapi orang kecil hanya tergantung sama hakim yang adil. Hakim yang tidak bisa disogok. Hakim yang tidak bisa dibeli. Hakim yang cinta keadilan. Hakim yang cinta rakyat,” tuturnya lantang. Dalam momen itu, Prabowo juga menunjukkan kesadarannya sebagai pemimpin tertinggi negara. Ia menyatakan telah memerintahkan para menterinya untuk menaikan gaji seluruh hakim di Indonesia sebagai sebuah langkah yang telah dinanti para hakim di seluruh Indonesia selama 18 tahun. Banyak hakim yang hidup miskin meski harus menangani kasus penting. Ia bahkan menyoroti sistem penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, sehebat apapun polisi atau tentara, jika putusan pengadilan tidak adil, maka rakyat tetap akan menjadi korban. Sia-sia kerja keras aparat penegak hukum apabila tidak didukung oleh hakim yang berintegritas. “Percuma kita punya polisi yang hebat, tentara yang hebat, kalau koruptor, maling uang rakyat bisa lolos di pengadilan,” tegasnya. Dalam momen yang menyentuh, Prabowo bahkan menoleh ke arah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang turut hadir dan berkata. “Kasihan ini anak buahmu, Kapolri.” Kalimat itu bukan sekadar pernyataan, melainkan cermin dari keprihatinan Prabowo terhadap aparat di lapangan yang telah bekerja keras, namun terancam kehilangan hasil bila keadilan di pengadilan tak ditegakkan sebagaimana mestinya. #prabowosubianto #prabowo

About