@kalzztzy012: lucu rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berialan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir- karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis, tapi justru berani menangis..

￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 31 May 2026 07:12:48 GMT
820370
62318
1011
5552

Music

Download

Comments

zliaczn
iG : l4nn_ex3 :
kadang penyesalan datang bukan karena kehilangan seseorang yang kita cintai, tapi karena menyadari bahwa kita pernah memiliki kesempatan untuk mendekatinya dan memilih untuk diam. dulu aku selalu berpikir waktu masih panjang. aku selalu merasa masih ada hari esok untuk memulai percakapan, masih ada kesempatan lain untuk mengatakan apa yang sebenarnya kurasakan. tapi ternyata tidak semua hal menunggu kita siap. beberapa orang datang hanya sebentar, lalu pergi ketika kita masih sibuk menunda. aku pernah melihatnya hampir setiap hari. aku tahu caranya tersenyum, tahu hal-hal kecil yang dia sukai, bahkan tahu bagaimana matanya terlihat ketika sedang bahagia. tapi semua itu hanya kusimpan sendiri. aku memilih menjadi penonton dalam kisah yang seharusnya bisa kujalani. aku terlalu takut ditolak, terlalu takut merusak semuanya, sampai akhirnya aku kehilangan kesempatan bahkan sebelum mencoba. yang paling menyakitkan bukan saat dia pergi. yang paling menyakitkan adalah mengetahui bahwa aku tidak pernah benar-benar berusaha untuk membuatnya tinggal. aku hanya berdiri di tempat yang sama, berharap keajaiban datang tanpa keberanian sedikit pun untuk melangkah. sekarang aku sering bertanya pada diriku sendiri. bagaimana jadinya jika dulu aku lebih berani? bagaimana jadinya jika aku memulai percakapan itu? bagaimana jadinya jika aku tidak selalu menunggu waktu yang tepat yang ternyata tidak pernah ada? pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepalaku tanpa pernah membawa jawaban. aku melihatnya bahagia sekarang. mungkin dengan orang lain, mungkin dengan kehidupan yang baru. dan anehnya, aku tidak iri. aku hanya menyesal. karena di antara semua kemungkinan yang pernah ada, aku memilih untuk tidak melakukan apa-apa. aku membiarkan kesempatan itu lewat begitu saja seperti daun yang hanyut di sungai, semakin jauh dan tak mungkin kembali. aku mencoba meyakinkan diri bahwa semua ini memang takdir. bahwa mungkin sejak awal kami memang tidak ditakdirkan bersama. tapi jauh di dalam hati, aku tahu ada bagian dari cerita ini yang bukan salah takdir. melainkan salahku sendiri. salah karena terlalu banyak ragu. salah karena lebih memilih memendam daripada mengungkapkan.
2026-05-31 14:03:12
1340
rhiivy
￴ryy :
baru buka komen langsung di longtext
2026-05-31 15:51:05
847
zakyyyy_72
𝙯𝙖𝙠𝙮?? :
Aku pernah berada di titik di mana seseorang menjadi alasan mengapa hariku terasa lebih berwarna. Setiap kali melihat namanya muncul, ada perasaan yang sulit dijelaskan, seolah semua lelah yang kupendam sepanjang hari menghilang begitu saja. Aku menyimpan banyak harapan, bukan karena aku terlalu percaya diri, tetapi karena hatiku benar-benar percaya bahwa suatu saat aku bisa menjadi seseorang yang berarti untuknya. Aku berusaha hadir, berusaha peduli, dan berusaha menunjukkan bahwa perasaanku bukan sekadar rasa kagum yang datang sesaat lalu pergi begitu saja. Namun seiring waktu, aku mulai memahami bahwa tidak semua perasaan akan menemukan tempat untuk pulang. Aku bisa menyayanginya dengan tulus, tetapi itu tidak berarti aku bisa memilikinya. Aku bisa memberikan perhatian, tetapi itu tidak menjamin bahwa aku akan mendapatkan perasaan yang sama sebagai balasannya. Dan di situlah kesedihan yang sebenarnya muncul. Bukan karena aku tidak cukup berjuang, melainkan karena aku harus menerima kenyataan bahwa ada hal-hal yang memang tidak bisa dipaksa, termasuk hati seseorang. Aku sering membayangkan bagaimana jadinya jika semua berjalan sesuai harapan. Aku membayangkan percakapan yang tak pernah habis, cerita yang saling dibagikan, dan kebersamaan yang mungkin bisa tercipta. Tetapi semua itu hanya hidup di dalam pikiranku sendiri. Kenyataannya, aku tetap berdiri di tempat yang sama, sementara dia berjalan menuju arah yang tidak pernah melibatkanku. Aku melihatnya bahagia, melihatnya tersenyum, dan meskipun aku ikut senang, ada bagian kecil dalam diriku yang merasa sedih karena aku tahu aku bukan alasan di balik senyum itu. Ada malam-malam ketika aku mencoba meyakinkan diri untuk berhenti berharap. Aku berkata pada diriku sendiri bahwa sudah waktunya melepaskan, sudah waktunya menerima bahwa tidak semua cerita harus memiliki akhir yang sesuai dengan keinginan. Tetapi setiap kali aku merasa berhasil melupakan, selalu ada kenangan kecil yang kembali mengingatkanku. Sebuah lagu, sebuah pesan lama, atau bahkan hal sederhana yang pernah kami bicarakan. Rasanya seperti mencoba menutup sebuah buku yang masih ingin kubaca berulang kali
2026-06-01 02:52:27
55
yydanxk
dddnnuuu :
lucu rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berialan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir- karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis, tapi justru berani menangis..
2026-06-03 06:21:19
37
ikyzzzzz03
🕸ikyz... :
gw udh pernah pacaran dapet sakitnya doang😹🥀
2026-06-01 08:05:43
19
uchihawkwkw
Bropiee♟️ :
aku tidak akan kemana mana lagi, aku tetap disini sambil melihat mu dgn pilihan terbaik mu. maaf aku tidak bisa jadi yg terbaik di saat aku bersama mu dulu
2026-06-01 20:34:25
18
xyz_jiz.23
Jizz :
kamu tau ga rasanya dipaksa ngelepas padahal masih mau bertahan? Kamu tau ga rasanya mati-matian buat ngelupain tapi masih sayang banget? Kamu tau ga rasanya pengen ikhlas tapi masih pengen sama-sama? Kamu tau ga rasanya pengen kelihatan baik-baik aja tanpa kamu? Maaf aku ga sekuat itu Jika ditanya kenapa bisa sesayang itu sama kamu aku akan menjawab: "aku jatuh cinta kepadamu disaat aku tidak ingin jatuh cinta kepada siapapun, kamu hadir disaat aku sedang mati rasa, aku sedang hancur, kamu bisa mengembalikan kembali perasaan hatiku yang telah hilang, jatuh cinta kepadamu sungguh diluar kendaliku, dan aku tau bahwa semua perasaan ini ada karenanya" Mungkin melupakan kamu adalah salah satu hal tersulit bagiku, ada sesuatu hal berharga buat aku, yaitu menemukan seseorang yang membuat aku merasa sangat beruntung, tidak bisa dikatakan secara singkat, karena terlalu beruntungnya aku di hadirkan dan juga di izinkan memiliki sosok yang begitu sempurna, yang perangai yang ceria lagi dermawan, sungguh keberuntungan yang sangat berharga bagiku, kamu adalah sosok yang sempurna yaang aku ceritakan, iyaa aku sangat beruntung punya kamu, bertemu denganmu, sampai-sampai aku gatau harus membalas dengan apalagi? Dihadirkan seseorang yang aku anggap sempurna, apa itu bisa dibilang suatu keberuntungan bagiku? Iya bener, kamu suatu keberuntungan buat aku. Kamu begitu berharga, dan sangat berarti. Gaada yang bisa menggantikan mu, karna kamu ya hanya kamu, gaada yang bisa nyamain. Kayaknya aku harus banyak bersyukur dan berterimakasih sama tuhan, karena udah menghadirkan kamu di hidup aku, mewarnai hidup aku, memberikan kenyamanan dan banyak hal istimewa lainnya. Ga terhitung seberapa berharganya kamu buat aku, ibaratkan menunggu sebuah mutiara yang muncul dari balik kerang, sama halnya dengan kamu, kamu adalah hal berharga yang sangat ditunggu, dinantikan, terimakasih ya sudah hadir dihidupku. Tapi kali ini mungkin setelah ga sama kamu, aku ga bakalan lagi mau sama siapapun sama kapan pun, bukan mati rasa, sayangku itu udah habis dikamu, lelah banget rasanya kalau harus mulai dari awal lagi sama orang-orang baru.
2026-06-13 07:30:07
14
nzx.nao6
nzx nao💤 :
apakah aku nggak di izinkan menang sekali saja di hidup orang...
2026-06-01 04:17:53
16
missterius_am25
Inisial -F :
ekonomi jahat banget ya 😔
2026-06-01 00:49:32
17
itsdim71
𝘿𝙞𝙢💫 :
kadang penyesalan datang bukan karena kehilangan seseorang yang kita cintai, tapi karena menyadari bahwa kita pernah memiliki kesempatan untuk mendekatinya dan memilih untuk diam. dulu aku selalu berpikir waktu masih panjang. aku selalu merasa masih ada hari esok untuk memulai percakapan, masih ada kesempatan lain untuk mengatakan apa yang sebenarnya kurasakan. tapi ternyata tidak semua hal menunggu kita siap. beberapa orang datang hanya sebentar, lalu pergi ketika kita masih sibuk menunda. aku pernah melihatnya hampir setiap hari. aku tahu caranya tersenyum, tahu hal-hal kecil yang dia sukai, bahkan tahu bagaimana matanya terlihat ketika sedang bahagia. tapi semua itu hanya kusimpan sendiri. aku memilih menjadi penonton dalam kisah yang seharusnya bisa kujalani. aku terlalu takut ditolak, terlalu takut merusak semuanya, sampai akhirnya aku kehilangan kesempatan bahkan sebelum mencoba. yang paling menyakitkan bukan saat dia pergi. yang paling menyakitkan adalah mengetahui bahwa aku tidak pernah benar-benar berusaha untuk membuatnya tinggal. aku hanya berdiri di tempat yang sama, berharap keajaiban datang tanpa keberanian sedikit pun untuk melangkah. sekarang aku sering bertanya pada diriku sendiri. bagaimana jadinya jika dulu aku lebih berani? bagaimana jadinya jika aku memulai percakapan itu? bagaimana jadinya jika aku tidak selalu menunggu waktu yang tepat yang ternyata tidak pernah ada? pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepalaku tanpa pernah membawa jawaban. aku melihatnya bahagia sekarang. mungkin dengan orang lain, mungkin dengan kehidupan yang baru. dan anehnya, aku tidak iri. aku hanya menyesal. karena di antara semua kemungkinan yang pernah ada, aku memilih untuk tidak melakukan apa-apa. aku membiarkan kesempatan itu lewat begitu saja seperti daun yang hanyut di sungai, semakin jauh dan tak mungkin kembali. aku mencoba meyakinkan diri bahwa semua ini memang takdir. bahwa mungkin sejak awal kami memang tidak ditakdirkan bersama. tapi jauh di dalam hati, aku tahu ada bagian dari cerita ini yang bukan salah takdir. melainkan salahku sendiri. salah karena terlalu banyak ragu. salah karena lebih memilih memendam daripada mengungkapkan
2026-06-01 02:53:36
18
.wtfzwann
zwan 𝐂𝐀𝐒𝐓𝐔𝐒 :
merelakan seseorang yang kamu cintai, adalah proses panjang yang perlahan mengikis bahagia dalam dirimu. bukan karena cintamu kurang kuat, tapi karena semesta seolah tak pernah berpihak. kamu mencintainya sepenuh hati, kamu pernah berdoa dengan air mata yang jatuh diam-diam di malam hari, kamu pernah berharap setiap harinya hanya tentang dia, tapi pada akhirnya kamu harus sadar, bahwa tidak semua rasa layak diperjuangkan sampai habis-habisan. kamu mulai belajar menerima, walau hatimu menolak. kamu mulai berjalan menjauh, walau jiwamu ingin tetap tinggal. kamu mulai belajar tersenyum, di tengah luka yang tak pernah bisa kamu sembuhkan sendiri. setiap hari kamu berpura-pura tidak apa-apa, walau di dalam kepalamu namanya masih berisik, suaranya masih terngiang, senyumnya masih kamu ingat dengan jelas. kamu mencoba menghapus kenangan, tapi kenangan tak bisa kamu buang begitu saja. kamu mencoba mencintai orang lain, tapi tak ada yang mampu menggantikan tempatnya. kamu mencoba membenci, tapi hatimu tetap lembut jika bicara tentang dia. dan di antara semua itu, kamu tetap mencintai dalam diam, dalam jarak, dalam rindu yang tak bisa kamu tunjukkan. kamu belajar mengikhlaskan tanpa menghapus rasa, belajar menerima tanpa benar-benar rela, dan belajar berjalan sendiri tanpa arah yang jelas. dan mungkin inilah bentuk paling sunyi dari cinta, ketika kamu harus melepaskan seseorang yang kamu tahu, adalah satu-satunya yang ingin kamu genggam selamanya. kamu tetap berdoa agar dia bahagia, walau bukan denganmu. kamu tetap berharap dia baik-baik saja, meski kamu sendiri tidak pernah benar-benar baik semenjak kehilangan dia. dan akhirnya, kamu sadar, bahwa cinta bukan selalu soal memiliki, tapi soal keberanian untuk melepaskan, saat tetap bersamanya hanya membuatmu terluka lebih dalam setiap harinya.
2026-06-01 03:24:59
14
damzz318
2️⃣0️⃣1️⃣5️⃣ :
kamu tau ga rasanya dipaksa ngelepas padahal masih mau bertahan? Kamu tau ga rasanya mati-matian buat ngelupain tapi masih sayang banget? Kamu tau ga rasanya pengen ikhlas tapi masih pengen sama-sama? Kamu tau ga rasanya pengen kelihatan baik-baik aja tanpa kamu? Maaf aku ga sekuat itu Jika ditanya kenapa bisa sesayang itu sama kamu aku akan menjawab: "aku jatuh cinta kepadamu disaat aku tidak ingin jatuh cinta kepada siapapun, kamu hadir disaat aku sedang mati rasa, aku sedang hancur, kamu bisa mengembalikan kembali perasaan hatiku yang telah hilang, jatuh cinta kepadamu sungguh diluar kendaliku, dan aku tau bahwa semua perasaan ini ada karenanya" Mungkin melupakan kamu adalah salah satu hal tersulit bagiku, ada sesuatu hal berharga buat aku, yaitu menemukan seseorang yang membuat aku merasa sangat beruntung, tidak bisa dikatakan secara singkat, karena terlalu beruntungnya aku di hadirkan dan juga di izinkan memiliki sosok yang begitu sempurna, yang perangai yang ceria lagi dermawan, sungguh keberuntungan yang sangat berharga bagiku, kamu adalah sosok yang sempurna yaang aku ceritakan, iyaa aku sangat beruntung punya kamu, bertemu denganmu, sampai-sampai aku gatau harus membalas dengan apalagi? Dihadirkan seseorang yang aku anggap sempurna, apa itu bisa dibilang suatu keberuntungan bagiku? Iya bener, kamu suatu keberuntungan buat aku. Kamu begitu berharga, dan sangat berarti. Gaada yang bisa menggantikan mu, karna kamu ya hanya kamu, gaada yang bisa nyamain. Kayaknya aku harus banyak bersyukur dan berterimakasih sama tuhan, karena udah menghadirkan kamu di hidup aku, mewarnai hidup aku, memberikan kenyamanan dan banyak hal istimewa lainnya. Ga terhitung seberapa berharganya kamu buat aku, ibaratkan menunggu sebuah mutiara yang muncul dari balik kerang, sama halnya dengan kamu, kamu adalah hal berharga yang sangat ditunggu, dinantikan, terimakasih ya sudah hadir dihidupku. Tapi kali ini mungkin setelah ga sama kamu, aku ga bakalan lagi mau sama siapapun sama kapan pun, bukan mati rasa, sayangku itu udah habis dikamu, lelah banget rasanya kalau harus mulai dari awal lagi sama orang-orang baru.
2026-06-19 01:05:26
5
np.nand
Nand🍉 :
dan lucunya, manusia sering baru mengerti arti sebuah kesempatan setelah semuanya benar-benar hilang. saat orang itu sudah tidak lagi berada di tempat yang sama, tidak lagi menunggu, tidak lagi menoleh ke arah kita seperti dulu. saat semua yang tersisa hanyalah kenangan kecil yang terus hidup diam-diam di kepala. aku pernah berpikir memendam perasaan adalah cara paling aman untuk melindungi hati. padahal kenyataannya, diam juga bisa menghancurkan seseorang perlahan-lahan. karena ada luka yang tidak datang dari penolakan, melainkan dari rasa penasaran yang tidak pernah selesai. luka karena tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi jika dulu kita sedikit lebih berani. kadang aku membayangkan semesta versi lain. versi di mana aku akhirnya memberanikan diri duduk di sampingnya, memulai percakapan sederhana, tertawa bersama, lalu perlahan menjadi bagian dari hidupnya. mungkin di semesta itu kami tetap tidak bersama. tapi setidaknya aku tidak hidup dengan ribuan “bagaimana jika” seperti sekarang. karena penyesalan ternyata jauh lebih berat daripada kegagalan. kegagalan masih memberi kita jawaban, sedangkan penyesalan hanya memberi ruang kosong yang terus diisi oleh imajinasi dan kemungkinan yang tak pernah terjadi. dan sampai hari ini, aku masih belajar menerima satu hal yang paling sulit: tidak semua kehilangan terjadi karena seseorang pergi. kadang kita kehilangan seseorang hanya karena kita terlalu lama memendam rasa, sampai waktu memutuskan untuk mengambilnya lebih dulu.
2026-06-01 06:27:19
18
ahmad.aja360
アフマド :
day 193 lupain dia
2026-06-09 09:30:35
10
semzrealyy12
Rapzy🙄-am mod di youtube🗿 :
Aku pernah berada di titik di mana seseorang menjadi alasan mengapa hariku terasa lebih berwarna. Setiap kali melihat namanya muncul, ada perasaan yang sulit dijelaskan, seolah semua lelah yang kupendam sepanjang hari menghilang begitu saja. Aku menyimpan banyak harapan, bukan karena aku terlalu percaya diri, tetapi karena hatiku benar-benar percaya bahwa suatu saat aku bisa menjadi seseorang yang berarti untuknya. Aku berusaha hadir, berusaha peduli, dan berusaha menunjukkan bahwa perasaanku bukan sekadar rasa kagum yang datang sesaat lalu pergi begitu saja. Namun seiring waktu, aku mulai memahami bahwa tidak semua perasaan akan menemukan tempat untuk pulang. Aku bisa menyayanginya dengan tulus, tetapi itu tidak berarti aku bisa memilikinya. Aku bisa memberikan perhatian, tetapi itu tidak menjamin bahwa aku akan mendapatkan perasaan yang sama sebagai balasannya. Dan di situlah kesedihan yang sebenarnya muncul. Bukan karena aku tidak cukup berjuang, melainkan karena aku harus menerima kenyataan bahwa ada hal-hal yang memang tidak bisa dipaksa, termasuk hati seseorang. Aku sering membayangkan bagaimana jadinya jika semua berjalan sesuai harapan. Aku membayangkan percakapan yang tak pernah habis, cerita yang saling dibagikan, dan kebersamaan yang mungkin bisa tercipta. Tetapi semua itu hanya hidup di dalam pikiranku sendiri. Kenyataannya, aku tetap berdiri di tempat yang sama, sementara dia berjalan menuju arah yang tidak pernah melibatkanku. Aku melihatnya bahagia, melihatnya tersenyum, dan meskipun aku ikut senang, ada bagian kecil dalam diriku yang merasa sedih karena aku tahu aku bukan alasan di balik senyum itu. Ada malam-malam ketika aku mencoba meyakinkan diri untuk berhenti berharap. Aku berkata pada diriku sendiri bahwa sudah waktunya melepaskan, sudah waktunya menerima bahwa tidak semua cerita harus memiliki akhir yang sesuai dengan keinginan. Tetapi setiap kali aku merasa berhasil melupakan, selalu ada kenangan kecil yang kembali mengingatkanku. Sebuah lagu, sebuah pesan lama, atau bahkan hal sederhana yang pernah kami bicarakan. Rasanya seperti mencoba menutup sebuah buku yang masih ingin kubaca berulang kali
2026-06-03 08:45:56
8
kaayann12
rakaayy :
dan pada akhirnya kita sama sama sembuh, kamu sembuh dengan orang baru, sedangkan aku sembuh dengan waktu.
2026-06-01 03:58:50
33
To see more videos from user @kalzztzy012, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About