@manishathapa898: #treandingsong #Manishathapa #sudurpachimelicheli❤️😇 #dhangadhimuser #hilightseveryonefollowers

Manisha Thapa
Manisha Thapa
Open In TikTok:
Region: NP
Sunday 31 May 2026 10:14:53 GMT
4905
660
44
8

Music

Download

Comments

diwakarmishra627
diwakarmishra627 :
👍👍👍
2026-06-02 11:43:15
0
mehediking991
🌿🍁🌻Mehedi🌻🍁🌿 :
so sweet 💞💞💞
2026-06-01 04:39:44
0
ganesh.cdry3
Ganesh CDRY :
Baball❤️
2026-05-31 14:21:19
0
dipu.bista62
dipu 🫀 :
Ali ramro dance garnu nw😁😂
2026-05-31 10:28:55
0
kevinkham
🌹Kevin 🎶 केविन🌹 :
😇 muy bien niña 😇
2026-05-31 11:18:06
0
sudarshandas62
sudarshandas62 :
wow so sweety 🌹🌹🌹🌹
2026-06-03 09:45:35
0
md...shohidulla
🥀নিখোঁজ🥀🥺♡ :
hi
2026-05-31 10:22:45
0
dharma.raj.timils28
Dharma Raj Timilsina :
🥰🥰🥰
2026-05-31 12:40:10
1
shristirawat89
SiRu..😽 :
🥰🥰
2026-05-31 10:26:48
1
chhaya.katuwal5
Chhaya Katuwal :
🥰🥰🥰
2026-05-31 10:17:41
1
smriti______________sob
✧ Smrïtï ✧ :
❤️
2026-05-31 10:35:40
1
yuwaraj.singh
YST: YUBI🌺🖤 :
🌷🌷
2026-05-31 10:19:22
1
its_me_nanu1432
🌙 :
🥰🥰🥰
2026-06-05 15:44:26
0
dhirendrachy6
Dhirendra Chaudhry❣️🙏🇳🇵 :
❤️❤️❤️
2026-06-05 02:59:08
0
kamalranamagar128
Kamalmagar99 :
🥰🥰🥰
2026-06-06 12:15:17
0
janu.pc234
Janu Ansari :
🥰🥰🥰
2026-06-06 12:13:47
0
userpfh8kn5gdm
sukrodas9220192 :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-05 15:42:39
0
daraikanchi
aashish darai :
👍👍👍🌹🌹🌹🥰🥰
2026-06-02 04:40:22
0
dhirendrachy6
Dhirendra Chaudhry❣️🙏🇳🇵 :
😁😁😁
2026-06-05 02:59:05
0
mrprakash185
🇳🇵Mr༄𝖕𝖗𝖆𝖐𝖆𝖘𝖍☠🇷🇴 :
🥰🥰🥰
2026-06-03 12:36:17
0
dhanathagunna46
dhanathagunna46 :
❤️❤️❤️
2026-06-03 12:30:49
0
rajeshking1437
🆁🅰🅹🅴🆂🅷 🅺🅸🅽🅶 :
🥰🥰🥰
2026-06-03 07:29:17
0
chunnu705
Karkee____🤍 :
🥰🥰🥰
2026-06-01 17:06:14
1
gagan.2084
𝓖𝓪𝓰𝓪𝓷 ❤️❤️🥀🥀🥀🥀🥀🥀 :
🥰🥰🥰
2026-06-01 21:14:53
0
khaas____1
khaas___1 :
🥰🥰🥰
2026-05-31 10:18:40
0
To see more videos from user @manishathapa898, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#Pov.| Netramu memandang bingkai foto yang terpasang di tembok rumahmu— satu satunya sesuatu yang masih bisa kamu pandang dan kamu rawat. 
 Foto pernikahanmu dan Jay. Ingatanmu kembali ke 3 tahun lalu. di mana di hari itu, kamu yakin Kalian akan saling menggenggam satu sama lain, menghadapi segala jenis masalah, persoalan rumah tangga.
 Di sana masih terlihat Jelas senyum bahagia tercetak di wajah tampannya. Senyum dan tawa yang kamu pikir hanya untukmu.
 Apalagi saat dokter mengatakan ada kehidupan lain di dalam rahimmu. Tidak terkira seberapa besar bahagianya Jay, dia mulai berlaku sebagai suami 24/7 untuk istrinya. Jay selalu mengusahakan apapun yang kamu mau dan kamu butuh.
 Semua terlihat begitu sempurna, begitu bahagia, aman, tenang......
 Tapi Kamu lupa, bahwa tuhan akan menguji hambanya dengan bentuk dan rupa yang berbeda-beda. Kamu tidak bisa mempertahankan buah cintamu dan Jay. Janin itu pergi di usia yang ke– 5 bulan, dimana sudah terlihat— bayi laki-laki.
 Kamu hancur, Jay hancur, bahkan pernikahan kalian perlahan lebih hancur. Perhatian, suara lembutnya, dan tatapan matanya sudah tidak lagi seperti dulu, Semua jelas berubah.
 Jay mulai pulang jika dia ingat, mengabaikanmu, semua tentangmu, bahkan dia lupa kamu jauh lebih sakit dari siapapun itu.
 “ Jay.... kenapa baru pulang” binar mata dan senyuman jelas terpancar di wajah cantikmu.
 “ capek??..... mau aku siapin air hangat” 
 Dari banyaknya pertanyaan yang menumpuk di dalam otakmu,— kemana dia selama ini, di mana dia tidur, apakah dia hidup dengan baik, tapi hanya kata itu yang mampu kamu keluarkan.
 Jay masih diam, menatapmu dengan tatapan kosong, hampa, bahkan tidak ada sorot rindu, seperti yang kamu rasakan. Yang mana membuat hatimu semakin sakit.
 “ A–apa mau makan?..... aku siapin ya” 
 “ aku akan mandi” akhirnya suara itu keluar juga, suara yang amat sangat kamu rindukan.
 Tanpa di minta pun kamu lekas pergi menyiapkan keperluan yang akan di pakai Jay.“ Baiklah, aku akan menyiapkan air hangatnya”
 Perasan senang, jelas tidak bisa kamu sembunyikan. Stelah menyiapkan Keperluan jay mandi, kamu bergegas ke dapur. Tanganmu dengan lihai menari nari di atas meja dapur. Bebirmu tidak berhenti tersenyum. 
 Walaupun Jay dingin tapi dia mau pulang— itu cukup bagimu, cukup meyakinkan dirimu bahwa dia masih ingat padamu.( mungkin)
 Acara makan malam berjalan begitu tenang, momen yang sangat kamu rindukan itu. Di mana kamu dan Jay kembali makan di meja yang sama, setelah ber hari-hari ber minggu-minggu bahkan ber bulan-bulan , dia mengabaikanmu.
 Kamu tidak berhenti berbicara, bercerita tentang hari-harimu tanpa dia, bahkan kamu tidak menunjukkan kesedihanmu sama sekali di depannya. Meskipun terlihat jelas Jay tidak mendengarkanmu dengan baik.
 “ Jay... mau kemana?” tanyamu saat Jay mulai mwndorong kursinya ke belakang dan berdiri dari tempat itu.
 “ aku sudah selesai “ jawabnya datar, meninggalkanmu di meja makan itu dengan makanan yang sama sekali belum kamu sentuh, karena asik bercerita dengannya.
 Sakit...... jelas, hatimu mencelos , perasaan berbunga-bunga tadi berganti dengan sakit yang luar biasa.
 Bahkan saat kamu masuk kamar pun, Jay tidak berada di sana. Yang kamu yakini dia memilih tidur di kamar tamu. 
 Air matamu tidak bisa lagi kamu tahan, tumpah juga malam itu. Begitu derasnya, begitu pilu dan sesak di dada. Nyatanya mau berpura-pura baik saja pun kamu tidak mampu.
 •••
 Satu bulan berlalu setelah hari itu— hari dimana Jay pulang kerumah, hanya malam itu. Karena paginya bahkan pagi sekali dia sudah pergi lagi, mengabaikan pertanyaanmu, mengabaikan kekawatiranmu. Tidak pernah kembali lagi padamu.
 Dan malam itu, kamu tahu. Alasan Jay tidak pernah mau kembali ke rumah kalian. Dia sudah menemukan rumah yang lebih indah, lebih ituh, bahkan lebih sempurna dari dirimu.
 Kamu berdiri di teras rumah yang lebih besar dari milikmu dan Jay. Dengan kaki yang bergetar, tangan penuh keringat dingin, jantungmu berdegub kencang, menunggu pintu kayu itu terbuka.
 ( + saluran ) #Jay #foryou #au #fyp
#Pov.| Netramu memandang bingkai foto yang terpasang di tembok rumahmu— satu satunya sesuatu yang masih bisa kamu pandang dan kamu rawat. Foto pernikahanmu dan Jay. Ingatanmu kembali ke 3 tahun lalu. di mana di hari itu, kamu yakin Kalian akan saling menggenggam satu sama lain, menghadapi segala jenis masalah, persoalan rumah tangga. Di sana masih terlihat Jelas senyum bahagia tercetak di wajah tampannya. Senyum dan tawa yang kamu pikir hanya untukmu. Apalagi saat dokter mengatakan ada kehidupan lain di dalam rahimmu. Tidak terkira seberapa besar bahagianya Jay, dia mulai berlaku sebagai suami 24/7 untuk istrinya. Jay selalu mengusahakan apapun yang kamu mau dan kamu butuh. Semua terlihat begitu sempurna, begitu bahagia, aman, tenang...... Tapi Kamu lupa, bahwa tuhan akan menguji hambanya dengan bentuk dan rupa yang berbeda-beda. Kamu tidak bisa mempertahankan buah cintamu dan Jay. Janin itu pergi di usia yang ke– 5 bulan, dimana sudah terlihat— bayi laki-laki. Kamu hancur, Jay hancur, bahkan pernikahan kalian perlahan lebih hancur. Perhatian, suara lembutnya, dan tatapan matanya sudah tidak lagi seperti dulu, Semua jelas berubah. Jay mulai pulang jika dia ingat, mengabaikanmu, semua tentangmu, bahkan dia lupa kamu jauh lebih sakit dari siapapun itu. “ Jay.... kenapa baru pulang” binar mata dan senyuman jelas terpancar di wajah cantikmu. “ capek??..... mau aku siapin air hangat” Dari banyaknya pertanyaan yang menumpuk di dalam otakmu,— kemana dia selama ini, di mana dia tidur, apakah dia hidup dengan baik, tapi hanya kata itu yang mampu kamu keluarkan. Jay masih diam, menatapmu dengan tatapan kosong, hampa, bahkan tidak ada sorot rindu, seperti yang kamu rasakan. Yang mana membuat hatimu semakin sakit. “ A–apa mau makan?..... aku siapin ya” “ aku akan mandi” akhirnya suara itu keluar juga, suara yang amat sangat kamu rindukan. Tanpa di minta pun kamu lekas pergi menyiapkan keperluan yang akan di pakai Jay.“ Baiklah, aku akan menyiapkan air hangatnya” Perasan senang, jelas tidak bisa kamu sembunyikan. Stelah menyiapkan Keperluan jay mandi, kamu bergegas ke dapur. Tanganmu dengan lihai menari nari di atas meja dapur. Bebirmu tidak berhenti tersenyum. Walaupun Jay dingin tapi dia mau pulang— itu cukup bagimu, cukup meyakinkan dirimu bahwa dia masih ingat padamu.( mungkin) Acara makan malam berjalan begitu tenang, momen yang sangat kamu rindukan itu. Di mana kamu dan Jay kembali makan di meja yang sama, setelah ber hari-hari ber minggu-minggu bahkan ber bulan-bulan , dia mengabaikanmu. Kamu tidak berhenti berbicara, bercerita tentang hari-harimu tanpa dia, bahkan kamu tidak menunjukkan kesedihanmu sama sekali di depannya. Meskipun terlihat jelas Jay tidak mendengarkanmu dengan baik. “ Jay... mau kemana?” tanyamu saat Jay mulai mwndorong kursinya ke belakang dan berdiri dari tempat itu. “ aku sudah selesai “ jawabnya datar, meninggalkanmu di meja makan itu dengan makanan yang sama sekali belum kamu sentuh, karena asik bercerita dengannya. Sakit...... jelas, hatimu mencelos , perasaan berbunga-bunga tadi berganti dengan sakit yang luar biasa. Bahkan saat kamu masuk kamar pun, Jay tidak berada di sana. Yang kamu yakini dia memilih tidur di kamar tamu. Air matamu tidak bisa lagi kamu tahan, tumpah juga malam itu. Begitu derasnya, begitu pilu dan sesak di dada. Nyatanya mau berpura-pura baik saja pun kamu tidak mampu. ••• Satu bulan berlalu setelah hari itu— hari dimana Jay pulang kerumah, hanya malam itu. Karena paginya bahkan pagi sekali dia sudah pergi lagi, mengabaikan pertanyaanmu, mengabaikan kekawatiranmu. Tidak pernah kembali lagi padamu. Dan malam itu, kamu tahu. Alasan Jay tidak pernah mau kembali ke rumah kalian. Dia sudah menemukan rumah yang lebih indah, lebih ituh, bahkan lebih sempurna dari dirimu. Kamu berdiri di teras rumah yang lebih besar dari milikmu dan Jay. Dengan kaki yang bergetar, tangan penuh keringat dingin, jantungmu berdegub kencang, menunggu pintu kayu itu terbuka. ( + saluran ) #Jay #foryou #au #fyp

About