@konakoya:

Kona.koya
Kona.koya
Open In TikTok:
Region: TH
Sunday 31 May 2026 11:35:56 GMT
309
46
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @konakoya, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hukum Resonansi energi secara umum adalah prinsip bahwa segala sesuatu di alam semesta, termasuk pikiran dan emosi, bergetar pada frekuensi tertentu dan cenderung menarik hal-hal yang bergetar pada frekuensi yang sama.  Dalam fisika, Resonansi adalah fenomena di mana sebuah sistem yang bergetar menyebabkan benda lain di dekatnya bergetar dengan amplitudo yang lebih tinggi.  ✅️Banyak orang tidak sadar bahwa komunikasi terbesar manusia tidak terjadi lewat mulut, tapi lewat gelombang otak. ✅️Setiap kali kamu berpikir, otakmu memancarkan gelombang listrik kecil itulah yang disebut brainwave. Gelombang ini nyata, bisa diukur dengan alat EEG (Electroencephalogram). Dan yang menarik, gelombang pikiranmu bisa memengaruhi keadaan orang lain, terutama saat frekuensi emosimu stabil dan tenang. Artinya hukum resonansi bekerja dari dalam keluar. Bukan sulap, bukan sihir, tapi pola kesadaran yang berulang.  Sekarang kita buat lebih sederhana lagi. Kalau kamu terus merasa aku tidak mampu, maka kamu akan menghindari kesempatan, menyeran dan akhirnya hidupmu akan terlihat seperti membuktikan aku memang tidak mampu.  Padahal itu bukan takdir. Itu adalah resonansi yang kamu pelihara. Sebaliknya kalau kamu mulai merasa aku bisa belajar walau di awal belum ada hasil, tapi kamu akan lebin berani mencoba, lebih tahan gagal, lebih terbuka. Dan perlahan realitasmu berubah. Lihat, ini bukan karena semesta tiba-tiba memberi hadiah, tapi karena cara kamu bergerak di dalam hidup berubah.  Inilah inti terdalamnya.  Hukum Resonansi bekerja seperti tombol ajaib. la bekerja seperti arah angin. Kalau arah angin berubah sedikit saja, kapalmu akan sampai di tempat yang berbeda. Dan arah angin itu adalah kesadaranmu. Maka yang perlu kamu lakukan bukan memaksa hidup jadi positif setiap saat. Karena itu justru membuatmu lelah dan tidak Jujur. Yang perlu kamu lakukan jauh lebih sederhana tapi tidak mudah. Sadar.  Sadar saat kamu takut.  Sadar saat kamu marah.  Sadar saat kamu merasa kurang. Bukan untuk dilawan tapi untuk dilihat. Karena saat kamu benar-benar melihat dan sadar, rasa itu tidak lagi mengendalikanmu. Dan saat tidak mengendalikanmu frekuensinya mulai melemah. Perlahan yang muncul bukan lagi reaksi otomatis, tapi hidupmu mulai berubah arah.  Jadi Hukum Resonansi bukan tentang menjadi orang baik atau jahat, bukan tentang menarik kekayaan, atau menghindari kesialan, tapi tentang satu hal yang sangat sederhana. Seberapa jujur kamu dengan apa yang kamu rasakan dan seberapa sadar kamu saat menjalaninya.  Karena pada akhirnya hidup tidak pernah bertanya kamu siapa.  la hanya bertanya...Apa yang sedang  kamu getarkan saat ini?
Hukum Resonansi energi secara umum adalah prinsip bahwa segala sesuatu di alam semesta, termasuk pikiran dan emosi, bergetar pada frekuensi tertentu dan cenderung menarik hal-hal yang bergetar pada frekuensi yang sama. Dalam fisika, Resonansi adalah fenomena di mana sebuah sistem yang bergetar menyebabkan benda lain di dekatnya bergetar dengan amplitudo yang lebih tinggi. ✅️Banyak orang tidak sadar bahwa komunikasi terbesar manusia tidak terjadi lewat mulut, tapi lewat gelombang otak. ✅️Setiap kali kamu berpikir, otakmu memancarkan gelombang listrik kecil itulah yang disebut brainwave. Gelombang ini nyata, bisa diukur dengan alat EEG (Electroencephalogram). Dan yang menarik, gelombang pikiranmu bisa memengaruhi keadaan orang lain, terutama saat frekuensi emosimu stabil dan tenang. Artinya hukum resonansi bekerja dari dalam keluar. Bukan sulap, bukan sihir, tapi pola kesadaran yang berulang. Sekarang kita buat lebih sederhana lagi. Kalau kamu terus merasa aku tidak mampu, maka kamu akan menghindari kesempatan, menyeran dan akhirnya hidupmu akan terlihat seperti membuktikan aku memang tidak mampu. Padahal itu bukan takdir. Itu adalah resonansi yang kamu pelihara. Sebaliknya kalau kamu mulai merasa aku bisa belajar walau di awal belum ada hasil, tapi kamu akan lebin berani mencoba, lebih tahan gagal, lebih terbuka. Dan perlahan realitasmu berubah. Lihat, ini bukan karena semesta tiba-tiba memberi hadiah, tapi karena cara kamu bergerak di dalam hidup berubah. Inilah inti terdalamnya. Hukum Resonansi bekerja seperti tombol ajaib. la bekerja seperti arah angin. Kalau arah angin berubah sedikit saja, kapalmu akan sampai di tempat yang berbeda. Dan arah angin itu adalah kesadaranmu. Maka yang perlu kamu lakukan bukan memaksa hidup jadi positif setiap saat. Karena itu justru membuatmu lelah dan tidak Jujur. Yang perlu kamu lakukan jauh lebih sederhana tapi tidak mudah. Sadar. Sadar saat kamu takut. Sadar saat kamu marah. Sadar saat kamu merasa kurang. Bukan untuk dilawan tapi untuk dilihat. Karena saat kamu benar-benar melihat dan sadar, rasa itu tidak lagi mengendalikanmu. Dan saat tidak mengendalikanmu frekuensinya mulai melemah. Perlahan yang muncul bukan lagi reaksi otomatis, tapi hidupmu mulai berubah arah. Jadi Hukum Resonansi bukan tentang menjadi orang baik atau jahat, bukan tentang menarik kekayaan, atau menghindari kesialan, tapi tentang satu hal yang sangat sederhana. Seberapa jujur kamu dengan apa yang kamu rasakan dan seberapa sadar kamu saat menjalaninya. Karena pada akhirnya hidup tidak pernah bertanya kamu siapa. la hanya bertanya...Apa yang sedang kamu getarkan saat ini?" Dan tanpa suara hidup akan selalu menjawabnya. Kamu akan sampai di satu titik di mana semua konsep runtuh. Baik, buruk, benar, salah, layak, tidak layak. Semuanya perlahan kehilangan Makna. Bukan karena hidup tidak punya arah, tapi karena kamu mulai melihat ini sekedar penilaian. Bahwa selama ini kamu tidak benar-benar hidup. Kamu hanya bereaksi. Bukan Bersaksi. Bereaksi dari luka, bereaksi dari ketakutan, bereaksi dari pola lama yang terus berulang tanpa disadari. Dan kamu menyebutnya ini aku. Padahal itu hanya gema. Hukum Resonansi tidak pernah salah. Yang sering keliru adalah cara kita memahami diri sendiri. Kita ingin hasil berubah, tapi menolak melihat apa yang ada di dalam. Kita ingin hidup lebih ringan, tapi terus menggenggam beban yang sama. Kita ingin damai tapi diam-diam menikmati drama yang kita pelihara. Dan hidup tidak pernah melawanmu. la hanya mengikuti. Mengikuti apa yang paling sering kamu ulang. Mengikuti apa yang paling dalam kamu percayai. Mengikuti apa yg paling jujur kamu rasakan. Bahkan saat kamu mencoba menutupinya. Maka jangan heran jika kamu merasa terjebak dalam pola yang sama. Bertemu orang yang sama dalam wajah yang berbeda. Mengalami luka yang sama dalam cerita yang berbeda waktu yang berbeda. Itu bukan kebetulan. #divinedivein #semuaorang #kultivasi #sorotan #hening #salam #semua #SehatHolistik #edukasi #spiritual #beranda

About