@aii23866: توقعاتكم لنتيجة المباراة الاخيرة والحاسمة؟ ⚽️ لبنان 🆚 اليمن 🏆 الجولة الأخيرة من تصفيات كأس آسيا 📆 الخميس 4 يونيو 2026 🕐 الساعة: 7:00 مساءً - مكة 🏟️ استاد حمد الكبير - قطر 📺 قناة الكأس #كأس_آسيا #كأس_آسيا2027 #AFC #منتخب_اليمن #المنتخب_اليمني

♡ جَيـــــــّزآنـــــــٌي ♡
♡ جَيـــــــّزآنـــــــٌي ♡
Open In TikTok:
Region: SA
Monday 01 June 2026 08:20:07 GMT
18768
717
34
31

Music

Download

Comments

user377993802137
الحساني ابو اصيل :
ان شاء الله تعالى يكون ٢ لليمن
2026-06-04 13:53:27
1
user3610710132725
user3610710132725 :
كل يمني بده الفوز بس الفوز حق قناة المنار ومااجمل دولة لبنان
2026-06-04 13:20:44
1
user1605269555976
آْمـޢـيـޢـرّآْلـޢـشـޢـهـޢـرّهـ :
3الصلح البنان 🥰4الصلح اليمن
2026-06-04 12:58:39
1
soso.3378
سَوسُو :
اليوم المباره، ولامتى
2026-06-04 08:40:26
1
user7111878610313
الحيسي :
222222
2026-06-04 11:13:13
0
ebudawood9ohkp
Eau Dawood :
بتوفيق
2026-06-04 13:53:04
0
user2050563711994
ابراهيم عسر :
انشاء الله الفوز اليمن
2026-06-04 09:04:59
0
user87170846777533
حمودي :
ان شاء الله فوز المنتخب اليمني
2026-06-01 10:12:13
2
user3842014484688
.. :
اليمن ميه ميه
2026-06-04 07:07:34
0
user81639909082571
نبض الحياه :
إن شاءالله فوز ليمن
2026-06-04 07:00:11
0
sltan0702
بنت اليمن، ، :
على الله
2026-06-04 06:08:18
0
xjy161
ملوك المجد :
أن شاء الله فوز المنتخب الوطني اليمني
2026-06-01 18:38:01
0
122moh4
محمد عوض يحيئ الدوسي :
اليمن بي إذن الله
2026-06-03 20:34:20
0
user12087615203613
يماني حر😇 :
ان شاءلله فوز اليماني
2026-06-01 21:35:52
0
user3970421106065
user3970421106065 :
انشاءالله الفوز اليمن انشاءالله
2026-06-01 20:53:19
0
user107701481222
ثابت جواس الردفاني :
اليمن ٢ لبنان١
2026-06-04 07:08:36
0
user80236733748522
لصبر حدود :
يارب يفوزو علا طول
2026-06-01 17:39:54
0
vyuh22
ابونادر القميشي ✌✌ :
اليمن
2026-06-01 18:20:33
0
user96819491927365
خديجة هرهرة :
أن شاءالله الفوز للمنتخب اليمني باذن الله يارب أجبر خاطرلاعبينا ياالله ياقوي ياجبار
2026-06-01 22:10:31
0
user1332709377209
user1332709377209 :
🥰🥰🥰
2026-06-04 09:59:57
0
user1296827815361
ساهر الليل 😎💯 :
🥰🥰🥰🥰
2026-06-02 18:34:16
0
musad.alfal
Musad Al-Fal :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-02 05:04:07
0
user1875281972222
ابو رهيب :
🥰🥰🥰
2026-06-02 03:39:21
0
sallh706
((صــ⚔️ـالــح💖)) :
💙💙💙
2026-06-01 08:43:02
0
To see more videos from user @aii23866, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemerintah Indonesia mulai gerak konkret atasi tekanan kurs di tengah dolar AS yang sempat tembus Rp17.900 pada Jumat (29/5/2026). Detik Finance melaporkan pada Minggu (31/5/2026) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung membuka jurus baru Kemenkeu dalam Kuliah Umum di Institut Pertanian Bogor: terbitkan surat utang dengan mata uang non-USD. Strategi pembiayaan ini fokus ke Samurai bonds (denominasi Yen Jepang), Dim Sum bonds (Renminbi China), dan Kangoroo bonds (Dolar Australia). Tujuannya jelas: kurangi ketergantungan RI terhadap dolar AS sekaligus dapat tingkat bunga yang lebih kompetitif. Juda Agung paparkan tiga strategi fiskal utama yang diterapkan pemerintah secara konsisten: pertama, pengendalian belanja negara (jaga BBM subsidi tidak naik, efisiensi program MBG dengan pengurangan hari Sabtu, fokus belanja produktif untuk pertumbuhan & lapangan kerja). Kedua, optimalisasi penerimaan negara lewat momentum kenaikan harga komoditas plus implementasi sistem Coretax untuk perpajakan. Ketiga, strategi pembiayaan non-USD yang udah disebutkan. Buat masyarakat & investor Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati dengan kritis. Pertama, strategi diversifikasi mata uang utang ini sebenarnya udah lazim dipakai negara emerging market lain (Brazil, India, Filipina). Kalau eksekusinya bagus, RI bisa kurangi exposure ke volatilitas USD. Tapi efektivitasnya tergantung volume & timing penerbitan. Kedua, performa ekonomi RI Q1 2026 menurut Kemenkeu: pertumbuhan 5,61%, inflasi terjaga 2,42%, defisit fiskal 0,64% (April), plus yield SBN terjaga. Angka ini relatif kuat di tengah tekanan global (perang Iran, inflasi AS 3,8%, BOK hawkish). Ketiga, buat investor: pantau penerbitan SBN/SBSN dalam beberapa minggu ke depan, plus saham bank besar (BMRI, BBRI, BBNI, BBCA) yang punya treasury operations. Diversifikasi portfolio pakai sebagian instrumen non-USD bisa jadi hedging natural. Pantau katalis: implementasi DSI 1 Juni, keputusan FOMC bulan depan, plus pergerakan Yen & Renminbi terhadap rupiah. sumber: TWS News  @tradewithsuli  #kontencom #kontencomxtws
Pemerintah Indonesia mulai gerak konkret atasi tekanan kurs di tengah dolar AS yang sempat tembus Rp17.900 pada Jumat (29/5/2026). Detik Finance melaporkan pada Minggu (31/5/2026) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung membuka jurus baru Kemenkeu dalam Kuliah Umum di Institut Pertanian Bogor: terbitkan surat utang dengan mata uang non-USD. Strategi pembiayaan ini fokus ke Samurai bonds (denominasi Yen Jepang), Dim Sum bonds (Renminbi China), dan Kangoroo bonds (Dolar Australia). Tujuannya jelas: kurangi ketergantungan RI terhadap dolar AS sekaligus dapat tingkat bunga yang lebih kompetitif. Juda Agung paparkan tiga strategi fiskal utama yang diterapkan pemerintah secara konsisten: pertama, pengendalian belanja negara (jaga BBM subsidi tidak naik, efisiensi program MBG dengan pengurangan hari Sabtu, fokus belanja produktif untuk pertumbuhan & lapangan kerja). Kedua, optimalisasi penerimaan negara lewat momentum kenaikan harga komoditas plus implementasi sistem Coretax untuk perpajakan. Ketiga, strategi pembiayaan non-USD yang udah disebutkan. Buat masyarakat & investor Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati dengan kritis. Pertama, strategi diversifikasi mata uang utang ini sebenarnya udah lazim dipakai negara emerging market lain (Brazil, India, Filipina). Kalau eksekusinya bagus, RI bisa kurangi exposure ke volatilitas USD. Tapi efektivitasnya tergantung volume & timing penerbitan. Kedua, performa ekonomi RI Q1 2026 menurut Kemenkeu: pertumbuhan 5,61%, inflasi terjaga 2,42%, defisit fiskal 0,64% (April), plus yield SBN terjaga. Angka ini relatif kuat di tengah tekanan global (perang Iran, inflasi AS 3,8%, BOK hawkish). Ketiga, buat investor: pantau penerbitan SBN/SBSN dalam beberapa minggu ke depan, plus saham bank besar (BMRI, BBRI, BBNI, BBCA) yang punya treasury operations. Diversifikasi portfolio pakai sebagian instrumen non-USD bisa jadi hedging natural. Pantau katalis: implementasi DSI 1 Juni, keputusan FOMC bulan depan, plus pergerakan Yen & Renminbi terhadap rupiah. sumber: TWS News @tradewithsuli #kontencom #kontencomxtws

About