@khunchopbl: Rainy Vietnam misses First and Papa so much! Will you miss me too? I will try my best to meet you both more often 🥹☔️😭 I love our family! #khemjiratheseries #khemjirainvietnam #tlefirstone #tle_mtm #firstone @ว้อทอีฟ - What if @Firstone

TO SAN
TO SAN
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 01 June 2026 10:42:11 GMT
194799
42374
223
891

Music

Download

Comments

pimssunflower
Pim K. :
I love your Rainy’s cosplay so much. 😭💚🩷☔️
2026-06-04 04:18:10
1
ifedyoupancakes
Trứng Chiên Nấm Rơm :
Omg so cuteeeeeee
2026-06-01 13:39:57
121
ayundaramadani33
sagi💫 :
mana mirip lagi sama fristone
2026-06-02 03:18:15
1130
nwe44387
💚💖Rainy💧☔ :
2026-06-02 07:02:20
93
user9923204283293
vava :
Look at the smiles on both of their faces as they smile at their daughter. 🥰🥰🥰
2026-06-01 22:16:25
89
ai.yu.nia
ai yu nia :
gambaran rainy kalo jadi manusia🥰🥰
2026-06-02 04:11:44
234
war.war.naing25
War War Naing :
So cute baby Rainy 💚🩷☔️🌂
2026-06-03 13:52:53
1
captain_fullsun
Hechan Ceunah 💚🩷 :
ngga tapi emang mirip rainy😭
2026-06-01 22:15:49
106
khunchopbl
TO SAN :
Actually, I'm a fan of Rainy 😆🥹🌧️☔️😽
2026-06-02 09:06:09
0
unatallveronica22
vero 🧷 :
que bonito 😭 buena idea ojalá algún día vengan a mi país también 😭❤️
2026-06-02 02:30:43
5
g1hatanavera
Alexa :
Ih lucu banget
2026-06-02 04:43:10
8
ohohtidfon
CHOTIKA🦆🌻🐰🌷💧 :
so cute💕💕
2026-06-04 02:00:17
1
mina_mnm
NJR米娜☔️ :
So cute 🥰
2026-06-04 01:50:28
1
nishimura.riki.is0
PHIAA💜🫶🏻 :
Narakk omgg im gonna cosplay bokbear too when i go to thailanddd🥺🥺
2026-06-03 02:37:16
1
faizaharies
Faizah Aries :
di liatin terus dong sma Firstone😭, mungkin dia mikir kek gini x ya bentukannya klo anak gwe si Rainy hidup beneran cantik lucu imut 🤭
2026-06-02 12:20:54
20
only_thaienthu1
𝓞𝓷𝓵𝔂_𝓣𝓱𝓪𝓲𝓮𝓷𝓽𝓱𝓾 :
kak aku dukung kamu jadi anak tfo, cocokkkk
2026-06-02 05:36:19
19
lchiphmth
daofah nalinda :
hai ảnh nhìn bà hoài luôn hay sao á chắc con gái ảnh đẹp quá mà
2026-06-02 01:05:00
7
miumiu4789
Miumiu4789 :
Pé cosplay Rainy dễ thương quá 🥰🥰🥰
2026-06-02 12:51:46
5
voradapon
Dadadaly🩷 :
น่ารักมากเลย เรนนี่โตขึ้นแล้ว เป็นเวอร์ชั่นที่ดีมากๆ
2026-06-01 23:22:10
31
khayyiiee28
Jinkay :
omg I first saw this on IG and now here🥰 I could watch this a million times 💚🩷🥹
2026-06-02 08:28:12
11
To see more videos from user @khunchopbl, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awalnya cuma dikasih satu obat. Metformin. Katanya ini paling aman buat nurunin gula darah. Tapi lama-lama perut mulas, mual, badan lemes, dan kram. Dokter kasih tambahan: Omeprazole buat lambung, vitamin B12 buat cegah kekurangan. Tapi gula masih tinggi… Lalu datanglah obat kedua: Glibenclamide. Obat untuk paksa pankreas kerja keras produksi insulin. Hasilnya? Gula turun, iya. Tapi muncul efek baru: hipoglikemia. Gemetar, lapar terus, berat badan naik. Kata dokter, ayo atur diet. Tapi metabolisme udah makin rusak. Berat badan naik → tekanan darah ikut naik, kolesterol melonjak. Masuklah tiga obat baru: Amlodipine untuk turunkan tekanan darah, Simvastatin untuk kolesterol, dan Ezetimibe, biar kolesterol dari makanan nggak diserap terlalu banyak. Tapi statin bikin nyeri otot, dan lambat laun merusak liver. Amlodipine bikin kaki bengkak. Solusi dokter? Tambah obat lagi: Furosemide, diuretik buat buang cairan. Tapi furosemide bawa efek samping baru: kalium keluar terlalu banyak. Pasien mulai alami gangguan irama jantung. Solusinya? Tambah lagi: Kalium klorida buat ganti elektrolit, dan Bisoprolol buat bantu stabilkan jantung. Sementara itu ginjal mulai kasih sinyal protes. Dokter tambah lagi: Losartan—pelindung ginjal. Dan untuk cegah komplikasi ginjal lebih parah, ditambahkan Calcium Acetate. Tapi gula darah masih tidak stabil. Pankreas sudah kelelahan. Akhirnya, dokter angkat tangan dan bilang: “Sekarang waktunya mulai insulin.” Insulin Glargine, tiap hari disuntik. Efeknya? Gula darah lebih stabil… tapi berat badan melonjak tajam. Dokter kasih lagi: Orlistat, obat penurun berat badan. Efek samping Orlistat? Diare hebat. Solusinya? Tambah Loperamide, obat antidiare. Dan ketika ginjal benar-benar menyerah, Dialisis pun dimulai. Tubuh makin lemah. Darah makin kental. Epoetin Alfa diberikan buat atasi anemia. Ditambah Clopidogrel, obat pengencer darah buat cegah stroke. Sampai akhirnya… pasien mulai depresi. Terlalu banyak komplikasi. Terlalu lelah dengan obat yang makin banyak, tapi badan makin rusak. Dokter pun kasih: Sertraline, antidepresan. ⸻ Total: 19 obat. Setiap hari. Metformin. Glibenclamide. Sitagliptin. Insulin Glargine. Simvastatin. Ezetimibe. Amlodipine. Losartan. Bisoprolol. Furosemide. Kalium klorida. Omeprazole. Paracetamol. Orlistat. Loperamide. Epoetin Alfa. Calcium Acetate. Sertraline. Clopidogrel. Dan tetap… Diabetesnya tidak sembuh. Gula darah masih naik turun. Ginjal rusak. Liver bengkak. Jantung lemah. Otak bingung. Imun turun. Kualitas hidup nol. Satu obat menyelamatkan satu organ, tapi merusak organ lainnya. Yang satu nurunin kolesterol, tapi rusak liver. Yang satu bantu jantung, tapi bikin gagal ginjal. Yang satu nurunin gula, tapi bikin obesitas. Yang satu buat pencernaan, tapi ganggu penyerapan nutrisi. Sampai tubuh nggak tahu lagi harus menyembuhkan yang mana. Dan akhirnya dokter bilang: “Obatnya sudah maksimal, sekarang kita cuma bisa jaga kualitas hidupnya. Jadi pertanyaannya sekarang: Kamu mau berhenti di tahap mana? Sebelum terlambat, sadarilah: Obat itu kontrol, bukan pemulihan. Kalau hanya bergantung pada obat tanpa ubah gaya hidup, Kamu sedang berjalan pelan-pelan menuju rusaknya tubuhmu sendiri. Masih ada waktu. Masih bisa dibalik. Kalau kamu siap ubah pola makan, atur metabolisme, dan bantu tubuhmu pulih dari dalam… Kamu nggak harus ikut antre di ruang dialisis.#diabetest#diabetestipo2t#diabetestype2h#guladarahtinggih#guladaraha#kencingmanisb#diabetesbasahk#diabeteskeringc#diabeteschecks#diabetessugark#metabolikcsyndrom
Awalnya cuma dikasih satu obat. Metformin. Katanya ini paling aman buat nurunin gula darah. Tapi lama-lama perut mulas, mual, badan lemes, dan kram. Dokter kasih tambahan: Omeprazole buat lambung, vitamin B12 buat cegah kekurangan. Tapi gula masih tinggi… Lalu datanglah obat kedua: Glibenclamide. Obat untuk paksa pankreas kerja keras produksi insulin. Hasilnya? Gula turun, iya. Tapi muncul efek baru: hipoglikemia. Gemetar, lapar terus, berat badan naik. Kata dokter, ayo atur diet. Tapi metabolisme udah makin rusak. Berat badan naik → tekanan darah ikut naik, kolesterol melonjak. Masuklah tiga obat baru: Amlodipine untuk turunkan tekanan darah, Simvastatin untuk kolesterol, dan Ezetimibe, biar kolesterol dari makanan nggak diserap terlalu banyak. Tapi statin bikin nyeri otot, dan lambat laun merusak liver. Amlodipine bikin kaki bengkak. Solusi dokter? Tambah obat lagi: Furosemide, diuretik buat buang cairan. Tapi furosemide bawa efek samping baru: kalium keluar terlalu banyak. Pasien mulai alami gangguan irama jantung. Solusinya? Tambah lagi: Kalium klorida buat ganti elektrolit, dan Bisoprolol buat bantu stabilkan jantung. Sementara itu ginjal mulai kasih sinyal protes. Dokter tambah lagi: Losartan—pelindung ginjal. Dan untuk cegah komplikasi ginjal lebih parah, ditambahkan Calcium Acetate. Tapi gula darah masih tidak stabil. Pankreas sudah kelelahan. Akhirnya, dokter angkat tangan dan bilang: “Sekarang waktunya mulai insulin.” Insulin Glargine, tiap hari disuntik. Efeknya? Gula darah lebih stabil… tapi berat badan melonjak tajam. Dokter kasih lagi: Orlistat, obat penurun berat badan. Efek samping Orlistat? Diare hebat. Solusinya? Tambah Loperamide, obat antidiare. Dan ketika ginjal benar-benar menyerah, Dialisis pun dimulai. Tubuh makin lemah. Darah makin kental. Epoetin Alfa diberikan buat atasi anemia. Ditambah Clopidogrel, obat pengencer darah buat cegah stroke. Sampai akhirnya… pasien mulai depresi. Terlalu banyak komplikasi. Terlalu lelah dengan obat yang makin banyak, tapi badan makin rusak. Dokter pun kasih: Sertraline, antidepresan. ⸻ Total: 19 obat. Setiap hari. Metformin. Glibenclamide. Sitagliptin. Insulin Glargine. Simvastatin. Ezetimibe. Amlodipine. Losartan. Bisoprolol. Furosemide. Kalium klorida. Omeprazole. Paracetamol. Orlistat. Loperamide. Epoetin Alfa. Calcium Acetate. Sertraline. Clopidogrel. Dan tetap… Diabetesnya tidak sembuh. Gula darah masih naik turun. Ginjal rusak. Liver bengkak. Jantung lemah. Otak bingung. Imun turun. Kualitas hidup nol. Satu obat menyelamatkan satu organ, tapi merusak organ lainnya. Yang satu nurunin kolesterol, tapi rusak liver. Yang satu bantu jantung, tapi bikin gagal ginjal. Yang satu nurunin gula, tapi bikin obesitas. Yang satu buat pencernaan, tapi ganggu penyerapan nutrisi. Sampai tubuh nggak tahu lagi harus menyembuhkan yang mana. Dan akhirnya dokter bilang: “Obatnya sudah maksimal, sekarang kita cuma bisa jaga kualitas hidupnya. Jadi pertanyaannya sekarang: Kamu mau berhenti di tahap mana? Sebelum terlambat, sadarilah: Obat itu kontrol, bukan pemulihan. Kalau hanya bergantung pada obat tanpa ubah gaya hidup, Kamu sedang berjalan pelan-pelan menuju rusaknya tubuhmu sendiri. Masih ada waktu. Masih bisa dibalik. Kalau kamu siap ubah pola makan, atur metabolisme, dan bantu tubuhmu pulih dari dalam… Kamu nggak harus ikut antre di ruang dialisis.#diabetest#diabetestipo2t#diabetestype2h#guladarahtinggih#guladaraha#kencingmanisb#diabetesbasahk#diabeteskeringc#diabeteschecks#diabetessugark#metabolikcsyndrom

About